<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0">
    <channel>
        <title><![CDATA[Feed - Inflasi Amerika Turun 2.4%, Akankah Saham Teknologi Naik?]]></title>
        <description><![CDATA[Indeks Harga Konsumen (CPI) merupakan indikator utama yang digunakan untuk mengukur inflasi, mencerminkan kenaikan biaya barang dan jasa di seluruh ekonomi Amerika Serikat. Data terbaru yang dirilis Departemen Tenaga Kerja menunjukkan bahwa inflasi Amerika turun sedikit dibandingkan periode sebelumnya, namun tetap lebih tinggi dari yang diharapkan pasar. Data Inflasi Terbaru CPI Aktual: 2,4% (sedikit di&hellip;]]></description>
        <link>https://reku.id/analysis/inflasi-amerika-turun-2-4-akankah-saham-teknologi-naik</link>
        <generator>PT. Rekeningku Dotcom Indonesia</generator>
        <lastBuildDate>Sun, 20 Sep 2026 20:47:59 GMT</lastBuildDate>
        <atom:link href="https://reku.id/analysis/inflasi-amerika-turun-2-4-akankah-saham-teknologi-naik/feed" rel="self" type="application/rss+xml"/>
        <pubDate>Fri, 11 Oct 2024 08:11:30 GMT</pubDate>
    </channel>
</rss>