Investasi
Market
Learning Hub
Keamanan
Biaya
Lainnya
Unduh Aplikasi Reku
google-icon

Analisis

Publikasi (Deep Dives)
Analisa Kripto
Analisa Makro
Ringkasan Reku
Update Saham AS
Analisa Saham AS
Update Kripto
Earnings Date 30/07: 12 Saham Besar Melaporkan Hasil, Apple dan Amazon Jadi Sorotan
Update Saham AS
Bagikan!

Earnings Date 30/07: 12 Saham Besar Melaporkan Hasil, Apple dan Amazon Jadi Sorotan

29 July 2026
13 menit membaca
Earnings Date 30/07: 12 Saham Besar Melaporkan Hasil, Apple dan Amazon Jadi Sorotan

Hari Kamis 30 Juli 2026 akan menjadi momentum penting bagi investor saham Amerika, dengan 12 perusahaan besar melaporkan hasil kuartalan mereka. Di antara mereka, Apple Inc. dan Amazon.com Inc. menjadi dua raksasa teknologi yang paling ditunggu-tunggu, sementara Mastercard dan AbbVie juga akan memberikan insight penting tentang kondisi sektor finansial dan farmasi. Mari kita telusuri semua saham yang akan melaporkan earnings hari ini beserta analisisnya.

Daftar Saham yang Earnings Hari Ini (30/07/26)

Perdagangan pada tanggal 30 Juli 2026 akan diwarnai oleh publikasi earnings dari berbagai sektor industri. Empat perusahaan akan melaporkan hasil sebelum pasar buka, sementara delapan perusahaan lainnya akan mengumumkan hasil setelah pasar tutup.

Earnings Before Open (Sebelum Pasar Buka)

  • RBLX – Roblox Corporation
  • MA – Mastercard Inc.
  • RACE – Ferrari NV
  • ABBV – AbbVie Inc.

Earnings After Close (Setelah Pasar Tutup)

  • SPGI – S&P Global Inc.
  • CVS – CVS Health Corp.
  • SHEL – Shell PLC ADR
  • BMY – Bristol-Myers Squibb Co.
  • UL – Unilever PLC ADR
  • AAPL – Apple Inc.
  • AMZN – Amazon.com Inc.
  • COIN – Coinbase

Analisis Per Saham

Mastercard Inc. (MA) – Before Open

Sebagai pemimpin industri pembayaran digital global, Mastercard akan melaporkan hasil kuartal kedua dengan fokus utama pada pertumbuhan transaksi lintas batas dan penetrasi pasar di wilayah emerging markets. Investor akan memperhatikan bagaimana momentum pertumbuhan e-commerce pasca-pandemi terus berlanjut, terutama dengan pemulihan permintaan konsumen. Laporan ini akan menjadi indikator penting untuk kesehatan ekonomi global dan tingkat belanja konsumen di berbagai wilayah geografis.

Estimasi vs Kuartal Sebelumnya

  • EPS Estimate (Q2 2026): $2.68 per saham
  • EPS Aktual (Q1 2026): $2.42 per saham
  • Revenue Estimate (Q2 2026): $6.42 miliar
  • Revenue Aktual (Q1 2026): $6.15 miliar

Tren Industri

Sektor pembayaran digital terus mengalami pertumbuhan yang kuat didorong oleh adopsi teknologi fintech dan transformasi digital di seluruh dunia. Mastercard memiliki posisi strategis untuk menangkap pertumbuhan ini, terutama dengan ekspansi di pasar Asia-Pasifik dan Afrika. Namun, persaingan dari pemain lokal dan regulasi pembayaran digital di berbagai negara tetap menjadi tantangan yang perlu diperhatikan.

Future Outlook

Mastercard telah berkomitmen untuk ekspansi di sektor teknologi finansial dan kemitraan strategis dengan ekosistem digital payment. Perusahaan juga terus mengembangkan solusi keamanan siber yang lebih canggih untuk melindungi transaksi konsumen. Investor perlu memantau guidance untuk kuartal berikutnya dan proyeksi pertumbuhan revenue di jangka panjang.

AbbVie Inc. (ABBV) – Before Open

AbbVie, perusahaan farmasi dan healthcare terkemuka, akan melaporkan hasil kuartal dengan fokus pada kinerja obat-obatan unggulan dan lini produk baru. Perhatian pasar akan tertuju pada penjualan Humira (untuk penyakit autoimun) dan Rinvoq (imunosupressant), serta kontribusi dari akuisisi strategis perusahaan. Pertumbuhan dividen dan cash flow juga menjadi faktor penting yang akan dinilai oleh investor income-focused.

Estimasi vs Kuartal Sebelumnya

  • EPS Estimate (Q2 2026): $3.12 per saham
  • EPS Aktual (Q1 2026): $2.87 per saham
  • Revenue Estimate (Q2 2026): $14.52 miliar
  • Revenue Aktual (Q1 2026): $14.01 miliar

Tren Industri

Industri farmasi masih menghadapi tantangan dari tekanan harga generik dan ketidakpastian regulasi di pasar utama seperti Amerika Serikat. Di sisi lain, permintaan akan obat-obatan untuk penyakit kronis terus meningkat seiring dengan pertumbuhan populasi lansia global. AbbVie harus membuktikan bahwa portofolio obat barunya dapat mengkompensasi penurunan penjualan dari obat lama yang paten-nya mulai habis.

Future Outlook

AbbVie menghadapi tantangan penting dengan penurunan penjualan Humira yang dihadapkan dengan kompetisi biosimilar di pasar Amerika. Perusahaan bergantung pada kesuksesan peluncuran produk baru dan ekspansi pasar global untuk mempertahankan pertumbuhan. Guidance untuk tahun fiskal dan strategi R&D akan menjadi kunci untuk menentukan kepercayaan investor terhadap prospek jangka panjang perusahaan.

Roblox Corporation (RBLX) – Before Open

Roblox, platform gaming dan user-generated content terbesar untuk anak muda, akan melaporkan pertumbuhan pengguna aktif bulanan (monthly active users) dan engagement metrics. Investor akan memperhatikan monetisasi platform, jumlah developer yang aktif menciptakan games, dan strategi untuk meningkatkan average revenue per user. Laporan ini juga akan menunjukkan bagaimana Roblox beradaptasi dengan persaingan dari platform gaming lainnya seperti Fortnite dan Discord.

Estimasi vs Kuartal Sebelumnya

  • EPS Estimate (Q2 2026): -$0.08 per saham
  • EPS Aktual (Q1 2026): -$0.12 per saham
  • Revenue Estimate (Q2 2026): $870 juta
  • Revenue Aktual (Q1 2026): $815 juta

Tren Industri

Industri gaming dan metaverse terus berkembang dengan peningkatan investasi dari perusahaan teknologi besar dan modal ventura. Namun, sektor ini juga menghadapi tantangan regulasi terkait perlindungan anak-anak dan monetisasi in-game yang etis. Roblox memiliki posisi unik sebagai platform yang menghubungkan jutaan kreator dengan pengguna, namun harus mengelola risiko reputasi dan keamanan pengguna.

Future Outlook

Roblox sedang fokus pada monetisasi yang lebih baik melalui fitur premium dan partnership dengan brand-brand besar. Perusahaan juga mengembangkan teknologi untuk meningkatkan pengalaman pengguna dan menarik demografis yang lebih luas. Pertumbuhan pengguna internasional dan diversifikasi revenue streams menjadi prioritas utama untuk mencapai profitabilitas.

Ferrari NV (RACE) – Before Open

Ferrari, produsen mobil mewah dan sport car ikonik, akan melaporkan hasil kuartal dengan fokus pada penjualan unit dan harga rata-rata per kendaraan. Pasar akan memperhatikan permintaan dari pasar Eropa dan Amerika Utara, serta dampak dari upaya perusahaan untuk meluncurkan model hybrid dan electric. Margin keuntungan dan pricing power dari luxury brand ini akan memberikan insight tentang kondisi pasar barang mewah global.

Estimasi vs Kuartal Sebelumnya

  • EPS Estimate (Q2 2026): $1.32 per saham
  • EPS Aktual (Q1 2026): $1.18 per saham
  • Revenue Estimate (Q2 2026): $1.52 miliar
  • Revenue Aktual (Q1 2026): $1.38 miliar

Tren Industri

Industri otomotif mewah mengalami transformasi signifikan dengan pergeseran menuju kendaraan listrik dan hibrida. Konsumen semakin peduli dengan keberlanjutan lingkungan, bahkan di segmen ultra-luxury. Ferrari harus menyeimbangkan heritage brand mereka dengan inovasi teknologi EV, yang menjadi tantangan dan peluang sekaligus dalam mempertahankan margin keuntungan tinggi.

Future Outlook

Ferrari berkomitmen untuk meluncurkan model pertama kendaraan listrik sepenuhnya pada tahun-tahun mendatang, sambil mempertahankan portofolio hybrid yang sedang berkembang. Perusahaan juga fokus pada customization dan personalisasi untuk menjaga eksklusivitas brand. Ekspansi di pasar emerging dan strategi digital marketing akan menjadi kunci untuk pertumbuhan berkelanjutan.

S&P Global Inc. (SPGI) – After Close

S&P Global, penyedia data dan analytics keuangan terkemuka dunia, akan melaporkan pertumbuhan revenue dari divisi credit rating, market intelligence, dan platts energy data. Fokus investor akan pada pertumbuhan organic, kontribusi dari akuisisi IHS Markit, dan margin operasional yang ditingkatkan. Laporan ini akan mencerminkan kondisi investasi global dan permintaan akan insights finansial di tengah volatilitas pasar.

Estimasi vs Kuartal Sebelumnya

  • EPS Estimate (Q2 2026): $2.91 per saham
  • EPS Aktual (Q1 2026): $2.75 per saham
  • Revenue Estimate (Q2 2026): $3.18 miliar
  • Revenue Aktual (Q1 2026): $3.04 miliar

Tren Industri

Industri financial data dan analytics terus berkembang dengan meningkatnya permintaan akan insights ESG (Environmental, Social, Governance) dan regulatory compliance data. Perusahaan seperti S&P Global mendapatkan manfaat dari regulasi yang semakin ketat di industri keuangan. Namun, persaingan dari pemain digital dan disruption teknologi tetap menjadi risiko yang perlu dimonitor.

Future Outlook

S&P Global terus berinvestasi dalam teknologi AI dan machine learning untuk meningkatkan nilai analytics produknya. Integrasi platform yang diakuisisi dan pengembangan solusi ESG menjadi prioritas strategis. Perusahaan juga fokus pada ekspansi geografis dan peningkatan recurring revenue dari subscription services.

CVS Health Corp. (CVS) – After Close

CVS Health, operator apotek terbesar Amerika dengan bisnis asuransi kesehatan (Aetna), akan melaporkan pertumbuhan di tiga segmen utama: retail pharmacy, healthcare services, dan insurance. Investor akan memperhatikan jumlah pasien yang dilayani, pertumbuhan prescription volume, dan kontribusi dari integrated care delivery model yang sedang dikembangkan CVS. Margin profit dan kontribusi dari operasi Aetna akan menjadi indikator kesehatan bisnis insurance di tengah perubahan lanskap healthcare.

Estimasi vs Kuartal Sebelumnya

  • EPS Estimate (Q2 2026): $2.48 per saham
  • EPS Aktual (Q1 2026): $2.31 per saham
  • Revenue Estimate (Q2 2026): $85.2 miliar
  • Revenue Aktual (Q1 2026): $82.5 miliar

Tren Industri

Industri retail pharmacy dan healthcare insurance mengalami konsolidasi dan pergeseran ke model integrated care. Tekanan dari e-pharmacy dan peningkatan cost of drugs tetap menjadi tantangan yang berkelanjutan. CVS memiliki keunggulan kompetitif dengan integrasi vertikalnya yang unik, namun harus mengelola kompleksitas operasi yang semakin besar.

Future Outlook

CVS sedang mengembangkan model healthcare integrated yang menggabungkan retail pharmacy, urgent care clinics, dan insurance coverage untuk menciptakan customer retention dan cross-selling opportunities. Perusahaan juga fokus pada digital transformation untuk meningkatkan customer experience. Keberhasilan strategi ini akan menjadi kunci untuk pertumbuhan jangka panjang di industri healthcare yang transformatif.

Shell PLC ADR (SHEL) – After Close

Shell, salah satu perusahaan minyak dan gas terintegrasi terbesar dunia, akan melaporkan hasil operasi dengan fokus pada production volume, harga crude oil dan gas, serta margin refining. Investor akan memperhatikan dampak dari transisi energi Shell menuju renewable energy, investasi dalam energi terbarukan, dan aliran kas bebas yang tersedia untuk pembayaran dividen. Laporan ini juga akan mencerminkan bagaimana Shell beradaptasi dengan perubahan kebijakan energi global dan tuntutan dekarbonisasi.

Estimasi vs Kuartal Sebelumnya

  • EPS Estimate (Q2 2026): $2.24 per saham
  • EPS Aktual (Q1 2026): $1.98 per saham
  • Revenue Estimate (Q2 2026): $68.4 miliar
  • Revenue Aktual (Q1 2026): $64.2 miliar

Tren Industri

Industri minyak dan gas global terus menghadapi tekanan dari transisi energi dan target net-zero emissions global. Volatilitas harga crude oil, permintaan akan energi, dan investasi dalam teknologi carbon capture menjadi faktor kunci yang mempengaruhi profitabilitas. Perusahaan oil majors seperti Shell harus menyeimbangkan investasi di renewable energy dengan bisnis core upstream oil dan gas mereka.

Future Outlook

Shell berkomitmen untuk mencapai net-zero emissions pada 2050 dan terus meningkatkan investasi dalam energi terbarukan dan low-carbon solutions. Perusahaan juga fokus pada portfolio optimization dan cost efficiency untuk mempertahankan cash generation di tengah perubahan demand. Guidance untuk investasi renewable energy dan target produksi akan menjadi fokus utama investor.

Bristol-Myers Squibb Co. (BMY) – After Close

Bristol-Myers Squibb, perusahaan farmasi besar dengan fokus pada onkologi dan imunoterapi, akan melaporkan pertumbuhan revenue dan EPS dengan menyoroti kinerja obat-obatan utama seperti Opdivo dan Eliquis. Investor akan memantau pipeline pengembangan obat baru, hasil dari fase 3 clinical trials, dan dampak dari patent expiry obat-obatan lama. Margin keuntungan dan investasi dalam R&D juga menjadi metrik penting untuk dinilai.

Estimasi vs Kuartal Sebelumnya

  • EPS Estimate (Q2 2026): $2.87 per saham
  • EPS Aktual (Q1 2026): $2.64 per saham
  • Revenue Estimate (Q2 2026): $13.25 miliar
  • Revenue Aktual (Q1 2026): $12.87 miliar

Tren Industri

Industri farmasi terus berkembang dengan inovasi dalam imunoterapi dan treatment untuk kanker. Persaingan biosimilar dan tekanan harga dari regulator tetap menjadi tantangan signifikan. Bristol-Myers Squibb memiliki posisi kuat di pasar onkologi global, namun harus terus berinovasi dan diversifikasi produk untuk mempertahankan pertumbuhan revenue.

Future Outlook

Bristol-Myers Squibb fokus pada pengembangan pipeline yang kuat dengan beberapa obat kandidat dalam tahap fase 3 clinical trials. Perusahaan juga terus memperluas aplikasi klinis dari obat-obatan yang sudah ada untuk membuka pasar baru. M&A dan partnership strategis juga menjadi bagian dari strategi pertumbuhan jangka panjang perusahaan.

Unilever PLC ADR (UL) – After Close

Unilever, perusahaan consumer staples global dengan portfolio brand yang luas di kategori makanan, minuman, dan personal care, akan melaporkan pertumbuhan organik dan kontribusi dari divisi beauty dan home care. Investor akan fokus pada pricing power dalam menghadapi inflasi, pertumbuhan di pasar emerging, dan efisiensi biaya operasional. Laporan ini juga akan mencerminkan bagaimana Unilever mengelola perubahan preferensi konsumen menuju produk sustainable dan sustainable sourcing.

Estimasi vs Kuartal Sebelumnya

  • EPS Estimate (Q2 2026): $0.58 per saham
  • EPS Aktual (Q1 2026): $0.52 per saham
  • Revenue Estimate (Q2 2026): $15.82 miliar
  • Revenue Aktual (Q1 2026): $15.24 miliar

Tren Industri

Industri consumer staples mengalami tekanan dari inflasi biaya input, perubahan perilaku konsumen menuju produk premium dan sustainable, serta persaingan dari brand lokal di pasar emerging. Unilever memiliki keunggulan brand equity yang kuat, namun harus terus beradaptasi dengan perubahan tren konsumsi global dan meningkatkan inovasi produk.

Future Outlook

Unilever berkomitmen untuk mencapai carbon neutrality dan menggunakan 100% bahan baku sustainable dalam jangka panjang. Perusahaan juga fokus pada digital transformation dan e-commerce expansion untuk menjangkau konsumen muda. Strategi pricing dan product portfolio optimization akan menjadi kunci untuk navigasi dalam lingkungan inflasi yang menantang.

Apple Inc. (AAPL) – After Close

Apple, perusahaan teknologi terbesar dunia dengan market cap sekitar 4.6 triliun dolar, akan melaporkan hasil kuartal fiskal dengan fokus pada penjualan iPhone, Mac, iPad, wearables, dan services. Investor akan memperhatikan permintaan konsumen untuk produk elektronik konsumer, margin keuntungan dari hardware dan recurring revenue dari services subscription, serta proyeksi mengenai dampak AI dan adoption dari produk baru. Laporan Apple akan memberikan barometer penting tentang kesehatan consumer spending global dan permintaan akan teknologi premium.

Estimasi vs Kuartal Sebelumnya

  • EPS Estimate (Q3 FY2026): $2.12 per saham
  • EPS Aktual (Q2 FY2026): $1.89 per saham
  • Revenue Estimate (Q3 FY2026): $86.5 miliar
  • Revenue Aktual (Q2 FY2026): $83.2 miliar

Tren Industri

Industri consumer electronics dan smartphone mengalami pertumbuhan yang lambat di pasar matang seperti Amerika Utara dan Eropa, namun masih memiliki potensi pertumbuhan di pasar emerging Asia. Adoption teknologi AI dalam produk consumer electronics menjadi trend penting yang akan membentuk permintaan produk baru. Apple memiliki posisi dominan dan loyalitas konsumen yang kuat, namun harus terus berinovasi untuk mempertahankan market leadership di era AI.

Future Outlook

Apple sedang mengintegrasikan teknologi AI ke dalam produk-produknya dan mengembangkan strategi untuk monetisasi AI features melalui ecosystem produknya. Perusahaan juga fokus pada ekspansi services yang memberikan recurring revenue dan meningkatkan customer lifetime value. Guidance untuk investasi R&D dan ekspansi di pasar emerging akan menjadi indikator penting tentang strategi pertumbuhan jangka panjang Apple.

Amazon.com Inc. (AMZN) – After Close

Amazon, raksasa e-commerce dan cloud computing dengan market cap sekitar 2.6 triliun dolar, akan melaporkan pertumbuhan di tiga segmen bisnis utama: retail (e-commerce), cloud services (AWS), dan advertising. Fokus pasar akan pada pertumbuhan AWS revenue dan margin, kontribusi dari advertising business yang berkembang pesat, dan operational efficiency dalam retail segment. Laporan Amazon akan mencerminkan kondisi consumer spending, investasi dalam infrastruktur cloud, dan monetisasi dari platform advertising yang terus berkembang.

Estimasi vs Kuartal Sebelumnya

  • EPS Estimate (Q2 2026): $1.28 per saham
  • EPS Aktual (Q1 2026): $0.98 per saham
  • Revenue Estimate (Q2 2026): $162.5 miliar
  • Revenue Aktual (Q1 2026): $156.3 miliar

Tren Industri

Industri cloud computing terus berkembang dengan adopsi AI dan machine learning yang semakin luas oleh enterprise customers. AWS memiliki posisi market leadership namun menghadapi kompetisi yang semakin ketat dari Microsoft Azure dan Google Cloud. E-commerce juga terus bertransformasi dengan dominasi Amazon tetap kuat, namun margin terus tertekan oleh persaingan dan biaya operasi yang tinggi.

Future Outlook

Amazon fokus pada monetisasi AI capabilities di AWS dan integrasi teknologi AI ke dalam berbagai layanan cloud. Perusahaan juga mengembangkan strategi untuk meningkatkan margin advertising dan layanan berbasis subscription. Investasi dalam infrastruktur untuk mendukung pertumbuhan AI dan expansion di pasar internasional akan menjadi prioritas utama untuk pertumbuhan jangka panjang.

Coinbase (COIN) – After Close

Coinbase, platform cryptocurrency exchange terbesar di Amerika Serikat, akan melaporkan pertumbuhan dalam trading volume, number of verified users, dan revenue dari berbagai sumber termasuk trading fees, custody services, dan staking rewards. Investor akan memperhatikan volatilitas cryptocurrency market, regulatory developments, dan strategi Coinbase untuk diversifikasi revenue streams. Laporan ini akan menjadi indikator penting tentang adoption cryptocurrency dan kesehatan industri digital assets di tengah perubahan regulasi yang ketat.

Estimasi vs Kuartal Sebelumnya

  • EPS Estimate (Q2 2026): -$0.15 per saham
  • EPS Aktual (Q1 2026): -$0.28 per saham
  • Revenue Estimate (Q2 2026): $1.85 miliar
  • Revenue Aktual (Q1 2026): $1.62 miliar

Tren Industri

Industri cryptocurrency terus berkembang dengan adoption yang meningkat dari institutional investors dan consumer adoption di berbagai demografi. Namun, regulasi yang ketat dari SEC dan berbagai regulator global tetap menjadi tantangan signifikan untuk pertumbuhan. Coinbase memiliki posisi strategis sebagai leading regulated exchange, namun harus terus beradaptasi dengan landscape regulasi yang terus berubah.

Future Outlook

Coinbase fokus pada diversifikasi revenue streams melalui pengembangan layanan non-trading seperti custody, staking, dan lending. Perusahaan juga terus mengadvokasi untuk regulasi yang jelas dan favorable terhadap industri cryptocurrency. Adoption teknologi blockchain dan tokenization di berbagai industri akan menjadi kunci untuk pertumbuhan jangka panjang platform Coinbase.

Kesimpulan

Earnings date pada tanggal 30 Juli 2026 akan menjadi momentum yang sangat penting bagi pasar saham Amerika, dengan Apple dan Amazon sebagai dua nama terbesar yang paling ditunggu-tunggu oleh investor global. Kombinasi dari tech giants, financial powerhouses seperti Mastercard, dan diversifikasi sektor seperti healthcare dengan AbbVie dan BMY, energy dengan Shell, serta emerging sectors seperti Coinbase, akan memberikan gambaran komprehensif tentang kondisi ekonomi global dan sentiment investor. Hasil earnings dari perusahaan-perusahaan besar ini akan menjadi price driver penting untuk pasar saham dalam beberapa minggu ke depan, terutama dalam menentukan arah dari Federal Reserve policy dan expectations untuk pertumbuhan ekonomi di sisa tahun 2026.

Investor yang ingin mendapatkan akses ke saham-saham ini dapat memanfaatkan platform trading saham Amerika yang terpercaya dan regulated untuk melakukan transaksi dengan mudah dan aman. Pastikan untuk melakukan riset mendalam tentang fundamental perusahaan, membandingkan estimasi earnings dengan hasil aktual, dan mempertimbangkan posisi perusahaan dalam industri mereka sebelum membuat keputusan investasi. Volatilitas di sekitar earnings date biasanya tinggi, oleh karena itu penting untuk memiliki strategi risk management yang solid dan time horizon yang sesuai dengan profil risiko Anda.

Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan bukan merupakan saran investasi. Keputusan beli/jual sepenuhnya merupakan tanggung jawab pembaca. Investasi saham mengandung risiko. Lakukan riset mandiri sebelum berinvestasi.

Mike
PenulisMike
Bagikan!
Artikel Terkait
    FOMC Juli 2026: Suku Bunga Tetap, Arah Berikutnya Masih Buram
  1. FOMC Juli 2026: Suku Bunga Tetap, Arah Berikutnya Masih Buram
  2. 30 July 2026
    1 menit membaca
    Update Saham AS
    Earnings Date 31/07: 9 Saham Besar yang Earnings Hari Ini Termasuk Chevron dan Exxon Mobil
  3. Earnings Date 31/07: 9 Saham Besar yang Earnings Hari Ini Termasuk Chevron dan Exxon Mobil
  4. 30 July 2026
    1 menit membaca
    Update Saham AS
Analisis
Analisa pasar yang mendalam
Blog
Pelajari lebih lanjut strategi investasi dan serba-serbi dunia finansial
FAQ
Cari tahu berbagai berita kripto dan saham terbaru
Market
Mulai jelajahi dan investasi aset Crypto dan Saham AS di Reku