Investasi
Market
Learning Hub
Keamanan
Biaya
Lainnya
Unduh Aplikasi Reku
google-icon

Analisis

Publikasi (Deep Dives)
Analisa Kripto
Analisa Makro
Ringkasan Reku
Update Saham AS
Analisa Saham AS
Update Kripto

Rekap Sepekan: Supply Squeeze Bitcoin & Kebangkitan Ethereum di Tengah Ledakan Adopsi Kripto
Bagikan!

Rekap Sepekan: Supply Squeeze Bitcoin & Kebangkitan Ethereum di Tengah Ledakan Adopsi Kripto

30 April 2026
3 menit membaca
Rekap Sepekan: Supply Squeeze Bitcoin & Kebangkitan Ethereum di Tengah Ledakan Adopsi Kripto

Minggu ini, pasar kripto dipenuhi sinyal kuat yang bisa menentukan arah ke depan. Mulai dari semakin ketatnya supply Bitcoin akibat akumulasi institusi, lonjakan adopsi sebagai alat pembayaran, hingga kembalinya sentimen positif di Ethereum berkat inflow ETF dan aktivitas staking besar. Di sisi lain, likuiditas stablecoin yang terus mencetak rekor serta tren tokenisasi aset dunia nyata (RWA) menunjukkan fondasi ekosistem semakin matang. Semua ini bukan sekadar pergerakan jangka pendek, tapi bagian dari perubahan struktural yang bisa mendorong fase pertumbuhan berikutnya

  1. Institusi Kuasai 16%+ Bitcoin, Supply Makin Ketat
    Kepemilikan Bitcoin oleh institusi kini sudah menembus 16% dari total supply, naik signifikan dari sekitar 8% di 2024. Dalam waktu singkat, ratusan ribu BTC berpindah dari retail ke ETF, perusahaan, dan bahkan pemerintah. Dengan supply Bitcoin yang terbatas (21 juta dan sebagian tidak akan pernah beredar), tren ini menciptakan supply squeeze struktural di mana ketersediaan BTC di pasar terus menyusut sementara demand meningkat. Kondisi ini secara teori bisa mendorong harga naik lebih agresif dalam jangka panjang.
  2. Ethereum Menguat: Inflow ETF Balik, Staking Besar, Upgrade Dekat
    Sentimen terhadap Ethereum (ETH) kembali positif setelah ETF mencatat inflow sekitar $23,4 juta dan institusi seperti Grayscale serta Bitmine melakukan staking hampir $500 juta ETH dalam waktu singkat. Aktivitas ini mengurangi supply beredar sekaligus menunjukkan kepercayaan terhadap ETH sebagai aset produktif (yield). Ditambah katalis besar Glamsterdam upgrade di 2026 yang akan meningkatkan skalabilitas, Ethereum saat ini berada di fase pemulihan dengan potensi upside jangka menengah jika berhasil menembus resistance penting.

 

  1. Ledakan Adopsi Bitcoin sebagai Pembayaran
    Adopsi Bitcoin sebagai alat pembayaran melonjak pesat dengan lebih dari 808.000 bisnis sudah menerima BTC, bertambah sekitar 1 bisnis setiap 8 detik. Inovasi seperti Lightning Network (settlement instan), zero fee hingga 2026, dan tap-to-pay NFC tanpa QR code membuat penggunaan BTC semakin praktis. Menariknya, merchant tetap menerima USD (tanpa risiko volatilitas), sehingga hambatan utama adopsi hampir hilang. Ini memperkuat narasi Bitcoin bukan hanya sebagai store of value, tapi juga sebagai money yang benar-benar digunakan.
  2. Rencana Cadangan Bitcoin AS: Potensi Supply Shock Besar
    AS berpotensi membeli 200.000 BTC per tahun selama 5 tahun (total 1 juta BTC) melalui regulasi baru (ARMA). Jika terealisasi, ini akan menciptakan ketidakseimbangan besar antara supply dan demand karena jumlah tersebut jauh melebihi produksi harian miner. Ditambah akumulasi dari ETF, perusahaan seperti Strategy, dan whale, pasar bisa menghadapi defisit supply ekstrem. Skenario ini berpotensi memicu rally besar yang tidak bisa dijelaskan dengan model harga konvensional.
  3. Stablecoin & RWA Naik: Likuiditas dan Tokenisasi Makin Kuat
    Market cap USDT mencapai rekor $189,8 miliar (menguasai ~60% pasar), menunjukkan arus dana yang terus masuk ke ekosistem kripto. Di sisi lain, tren tokenisasi aset dunia nyata (RWA) juga makin matang, terlihat dari dominasi Ondo Finance di saham tokenized Ethereum dan pertumbuhan TVL di jaringan seperti Stellar. Kombinasi likuiditas besar dari stablecoin dan ekspansi RWA ini menjadi fondasi penting untuk fase adopsi berikutnya membuka akses investasi global dan memperluas use case kripto di dunia nyata.

Aplikasi Crypto Indonesia untuk Staking dan Trading

Gabung bersama jutaan pengguna lain di Reku, aplikasi crypto Indonesia yang menawarkan fitur staking crypto dan trading yang aman. Download aplikasi Reku sekarang dan mulai berinvestasi!

Disclaimer: Analisa market ini adalah hal yang bersifat informasional. Ini bukan merupakan tawaran untuk menjual atau ajakan untuk membeli atau menjual aset kripto dan saham AS apa pun di PT Rekeningku Dotcom Indonesia, perusahaan yang dibatasi oleh pihak atau entitas lain yang diorganisir, dikendalikan, atau dikelola oleh Reku, dan oleh karena itu tidak dapat diandalkan penuh sehubungan dengan pembelian atau penjualan aset kripto dan saham AS.

Dengan melakukan perdagangan aset kripto dan saham AS berarti nasabah sudah mengetahui ada unsur resiko di dalam aktivitas tersebut. Perubahan harga aset kripto sangat fluktuatif. Diharapkan menggunakan analisa cermat sebelum melakukan aktivitas membeli atau menjual aset kripto dan saham AS. Kami tidak memaksa nasabah untuk melakukan jual-beli aset kripto dan saham AS sebagai investasi atau mencari keuntungan, yang berarti semua aktivitas perdagangan merupakan keputusan individu dari pengguna.

Kasih Maharani
PenulisKasih Maharani
Bagikan!
Analisis
Analisa pasar yang mendalam
Blog
Pelajari lebih lanjut strategi investasi dan serba-serbi dunia finansial
FAQ
Cari tahu berbagai berita kripto dan saham terbaru
Market
Mulai jelajahi dan investasi aset Crypto dan Saham AS di Reku