MarketTrade
Products
Wallet
Learning Hub
Unduh Aplikasi Reku
google-icon

Reku Kampus

Blog
Teori
Tutorial
Kamus Kripto
Apa Itu Penny Stocks? Inilah Pengertian, Keuntungan, dan Risikonya
Teori
Bagikan!

Apa Itu Penny Stocks? Inilah Pengertian, Keuntungan, dan Risikonya

04 July 2024
5 menit membaca
Apa Itu Penny Stocks? Inilah Pengertian, Keuntungan, dan Risikonya

Tertarik untuk mengenal lebih dalam dunia investasi saham dengan potensi keuntungan besar? Yuk, pelajari tentang penny stocks! Saham-saham berharga murah ini sering dianggap sebagai “permata tersembunyi” oleh para investor berani. Namun, selain peluang yang menjanjikan, ada juga risiko yang perlu kamu ketahui. Dalam artikel ini, kami akan membahas secara lengkap pengertian penny stocks, keuntungan yang bisa kamu raih, dan risiko yang harus diwaspadai. Siap untuk mengeksplorasi lebih lanjut? Mari kita mulai!

Apa Itu Penny Stocks?

Penny stocks, atau saham receh, adalah saham-saham perusahaan kecil yang diperdagangkan dengan harga sangat rendah, biasanya di bawah $5 per saham. Saham jenis ini sering kali diperdagangkan di bursa over-the-counter (OTC) daripada di bursa utama seperti NYSE atau NASDAQ. Meskipun harganya murah, penny stocks menawarkan potensi keuntungan besar karena fluktuasi harganya yang signifikan.

Namun, penny stocks juga memiliki risiko yang tinggi. Karena perusahaan-perusahaan ini biasanya kurang stabil dan kurang dikenal, informasi tentang kinerja dan keuangan mereka sering kali terbatas. Volatilitas tinggi dan likuiditas rendah membuat penny stocks menjadi pilihan yang lebih spekulatif dibandingkan saham-saham besar. Oleh karena itu, penting bagi kamu untuk melakukan penelitian menyeluruh sebelum memutuskan berinvestasi di penny stocks.

Keuntungan Berinvestasi di Penny Stocks

Berinvestasi di penny stocks bisa memberikan beberapa keuntungan yang menarik. Yuk, kita lihat tiga keuntungan utama yang bisa kamu dapatkan!

1. Potensi Keuntungan Besar

Penny stocks memiliki potensi keuntungan yang sangat besar karena harganya yang rendah dan fluktuasi yang tinggi. Pergerakan harga yang signifikan bisa memberikan peluang keuntungan yang luar biasa dalam waktu singkat. Jika kamu bisa memilih saham yang tepat, kenaikan harga sebesar beberapa sen saja bisa berarti keuntungan berlipat ganda.

2. Akses yang Terjangkau

Salah satu keuntungan terbesar dari penny stocks adalah aksesibilitasnya. Dengan harga per saham yang sangat rendah, kamu bisa membeli jumlah saham yang lebih besar dengan modal yang relatif kecil. Ini membuat penny stocks menjadi pilihan yang menarik bagi investor pemula atau mereka yang ingin mendiversifikasi portofolio dengan risiko yang lebih tinggi.

3. Kesempatan Menemukan Perusahaan Muda dengan Potensi Besar

Penny stocks seringkali berasal dari perusahaan-perusahaan kecil yang baru memulai dan berpotensi berkembang pesat di masa depan. Dengan melakukan riset yang baik, kamu bisa menemukan perusahaan-perusahaan yang sedang tumbuh dan berpotensi menjadi pemimpin pasar di industri mereka. Berinvestasi di perusahaan-perusahaan ini pada tahap awal bisa memberikan keuntungan besar jika perusahaan tersebut berhasil berkembang.

Risiko Berinvestasi di Penny Stocks

Seperti investasi lainnya, penny stocks juga memiliki risiko yang harus kamu pertimbangkan. Yuk, kita lihat tiga risiko utama yang mungkin kamu hadapi!

1. Volatilitas Tinggi

Penny stocks dikenal dengan volatilitasnya yang sangat tinggi. Harga saham bisa berubah drastis dalam waktu singkat, yang berarti kamu bisa kehilangan investasi kamu dengan cepat. Fluktuasi harga yang tajam ini membuat penny stocks menjadi pilihan investasi yang sangat berisiko.

2. Kurangnya Informasi

Banyak perusahaan yang terdaftar sebagai penny stocks memiliki sedikit atau bahkan tidak ada informasi yang tersedia untuk publik. Kurangnya transparansi ini bisa membuat sulit bagi kamu untuk melakukan riset yang mendalam dan membuat keputusan investasi yang terinformasi. Perusahaan kecil sering kali tidak diwajibkan untuk memenuhi standar pelaporan yang ketat seperti perusahaan besar.

3. Likuiditas Rendah

Penny stocks seringkali memiliki volume perdagangan yang rendah, yang berarti bisa sulit untuk membeli atau menjual saham tanpa mempengaruhi harga pasar secara signifikan. Likuiditas rendah ini bisa membuat sulit bagi kamu untuk keluar dari posisi investasi saat dibutuhkan, terutama jika ada penurunan harga yang tajam.

Cara Memilih Penny Stocks yang Potensial

Memilih penny stocks yang potensial memang bisa menantang, tapi dengan beberapa tips berikut, kamu bisa meningkatkan peluang untuk menemukan saham yang menguntungkan.

1. Riset Mendalam

Lakukan riset mendalam tentang perusahaan yang kamu minati. Cari informasi mengenai kinerja keuangan, manajemen, produk atau layanan yang ditawarkan, serta potensi pertumbuhan di masa depan. Riset ini akan membantu kamu memahami apakah perusahaan memiliki dasar yang kuat untuk berkembang.

2. Periksa Volume Perdagangan

Pilih penny stocks dengan volume perdagangan yang cukup tinggi. Volume perdagangan yang tinggi menunjukkan minat dan likuiditas yang lebih besar, sehingga kamu bisa lebih mudah membeli dan menjual saham tanpa mempengaruhi harga pasar terlalu banyak. Volume yang rendah bisa membuat sulit untuk keluar dari investasi saat dibutuhkan.

3. Pantau Sentimen Pasar

Perhatikan sentimen pasar dan berita terkait perusahaan atau sektor industri dari penny stocks yang kamu pilih. Berita positif atau tren industri yang berkembang bisa menjadi indikator bahwa saham tersebut memiliki potensi kenaikan. Sebaliknya, berita negatif bisa menjadi tanda untuk berhati-hati.

Tips Berinvestasi di Penny Stocks

Investasi di penny stocks bisa jadi menguntungkan jika dilakukan dengan hati-hati. Berikut beberapa tips yang bisa kamu ikuti.

1. Mulai dengan Dana Kecil

Penny stocks cenderung lebih berisiko dibanding saham lainnya. Mulailah dengan dana kecil untuk mengurangi potensi kerugian. Dengan modal kecil, kamu bisa belajar dan memahami dinamika pasar penny stocks tanpa mempertaruhkan terlalu banyak uang.

2. Gunakan Strategi Diversifikasi

Jangan menaruh semua telur dalam satu keranjang. Diversifikasi portofolio kamu dengan membeli penny stocks dari berbagai sektor atau industri. Ini membantu mengurangi risiko jika satu sektor mengalami penurunan. Dengan portofolio yang terdiversifikasi, kamu bisa mengurangi potensi kerugian dan meningkatkan peluang mendapatkan keuntungan.

3. Gunakan Batasan Kerugian

Tentukan batas kerugian sebelum kamu mulai berinvestasi. Misalnya, jika saham turun hingga 20%, kamu akan menjualnya untuk mencegah kerugian lebih lanjut. Disiplin dengan batasan kerugian ini penting untuk menjaga modal kamu dan menghindari kerugian besar yang tidak terduga.

4. Hindari Hype dan Rumor

Penny stocks seringkali menjadi target hype dan rumor yang tidak berdasar. Jangan terbawa oleh berita sensasional atau tip yang tidak jelas sumbernya. Selalu kembali ke riset dan analisis kamu sendiri. Hindari keputusan investasi yang didasarkan pada emosi atau informasi yang tidak dapat diverifikasi.

5. Tetap Disiplin dan Sabar

Investasi di penny stocks memerlukan disiplin dan kesabaran. Jangan berharap mendapatkan keuntungan besar dalam waktu singkat. Tetap disiplin dengan strategi investasi kamu dan bersabar menunggu perkembangan yang sesuai. Kadang-kadang, butuh waktu bagi perusahaan kecil untuk tumbuh dan menunjukkan kinerja yang solid.

Membeli Aset Kripto dengan Aplikasi Reku

Sekarang kamu bisa membeli Bitcoin, Ethereum, dan crypto lainnya aplikasi Reku. Aplikasi ini memungkinkan investor untuk membeli crypto secara online dengan aman dan mudah karena diawasi oleh BAPPEBTI.

Langkah-langkah Membeli Aset Kripto di Reku

  1. Unduh dan Daftar: Unduh aplikasi Reku dan lakukan pendaftaran dengan mengikuti petunjuk yang ada.
  2. Verifikasi Akun: Lakukan verifikasi akun kurang dari 5 menit, sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
  3. Deposit Rupiah: Lakukan deposit dalam bentuk Rupiah ke aplikasi Reku. Kamu bisa melakukan transfer dari berbagai bank dan e-wallet, seperti BCA, Mandiri, CIMB Niaga, OVO, Dana, dan lain-lain.
  4. Pilih Aset Kripto: Cari crypto yang ingin kamu beli dari 100+ daftar aset kripto yang dimiliki Reku.
  5. Beli Crypto: Lakukan pembelian dengan mode Pro maupun Lightning sesuai preferensimu.

Foto diambil dari Freepik.