Berapa Harga Saham Sea Saat IPO di NYSE? Ini Sejarah dan Pergerakannya
Sea Limited menjadi salah satu perusahaan teknologi Asia Tenggara yang paling menarik perhatian investor global dalam beberapa tahun terakhir. Perusahaan induk dari Shopee, Garena, dan SeaMoney ini pernah menjadi salah satu saham teknologi dengan pertumbuhan tercepat di pasar Amerika Serikat.
Tidak sedikit investor yang penasaran mengenai berapa harga saham Sea saat IPO di NYSE, terutama karena pergerakan sahamnya sempat melejit sangat tinggi setelah pandemi. Nah, supaya lebih paham, berikut penjelasan lengkap tentang sejarah IPO Sea Limited dan perjalanan sahamnya sampai sekarang.
Apa Itu Sea Limited?
Sea Limited adalah perusahaan teknologi asal Singapura yang bergerak di tiga bisnis utama, yaitu e-commerce, gaming, dan layanan keuangan digital.
Beberapa produk paling populer milik Sea antara lain:
- Shopee
- Garena
- SeaMoney
Sea awalnya lebih dikenal lewat Garena sebagai publisher game online populer seperti Free Fire. Namun, pertumbuhan Shopee membuat perusahaan ini berkembang menjadi raksasa teknologi terbesar di Asia Tenggara.
Kenapa Sea Menarik Perhatian Investor?
Ada beberapa alasan kenapa Sea berhasil menarik perhatian investor global:
- Pertumbuhan bisnis digital Asia Tenggara sangat cepat
- Shopee berhasil mendominasi pasar e-commerce regional
- Free Fire sempat menjadi game mobile paling populer di dunia
- Potensi fintech SeaMoney dianggap sangat besar
- Model bisnisnya mirip kombinasi Amazon, MercadoLibre, dan Tencent
Karena alasan tersebut, banyak investor melihat Sea sebagai salah satu perusahaan teknologi Asia dengan potensi pertumbuhan jangka panjang yang besar.
Kapan Sea Limited IPO di NYSE?
Sea Limited resmi melakukan IPO (Initial Public Offering) di Bursa Saham New York atau NYSE pada 20 Oktober 2017. Perusahaan menggunakan kode saham SE di NYSE. IPO ini menjadi salah satu momen penting karena Sea berhasil menjadi salah satu startup Asia Tenggara pertama yang mendapatkan perhatian besar dari investor Amerika Serikat.
Berapa Harga Saham Sea Saat IPO di NYSE?
Harga saham Sea saat IPO di NYSE adalah sekitar US$15 per saham.
Pada saat IPO, Sea berhasil mengumpulkan dana sekitar US$884 juta, menjadikannya salah satu IPO teknologi terbesar dari Asia Tenggara saat itu.
Valuasi perusahaan ketika IPO diperkirakan mencapai sekitar US$4,9 miliar.
Performa Hari Pertama IPO
Di hari pertama perdagangan, saham Sea langsung mengalami kenaikan cukup signifikan.
Saham SE ditutup naik lebih dari 8% dari harga IPO, menandakan antusiasme investor terhadap prospek perusahaan teknologi Asia Tenggara sangat tinggi.
Momentum ini juga memperlihatkan bahwa investor global mulai melirik potensi ekonomi digital di kawasan Asia Tenggara.
Perjalanan Saham Sea Setelah IPO
Setelah IPO, perjalanan saham Sea bisa dibilang sangat volatil namun menarik. Pada awal-awal setelah listing, saham Sea sempat bergerak cukup lambat. Namun situasi berubah drastis saat pandemi COVID-19 terjadi.
Bisnis Shopee melonjak karena tren belanja online meningkat tajam. Di saat yang sama, Garena juga menikmati lonjakan pengguna game online. Akibatnya, saham Sea sempat melejit dari sekitar US$15 saat IPO menjadi lebih dari US$300 pada tahun 2021.
Kenaikan tersebut membuat Sea menjadi salah satu saham teknologi dengan performa terbaik di dunia pada periode tersebut.
Namun setelah itu, saham Sea juga mengalami koreksi cukup besar akibat:
- Perlambatan pertumbuhan teknologi global
- Kenaikan suku bunga AS
- Tekanan profitabilitas
- Persaingan e-commerce yang semakin ketat
Meski begitu, Sea tetap menjadi salah satu perusahaan teknologi terbesar di Asia Tenggara hingga saat ini.
Faktor yang Membuat Saham Sea Pernah Melejit
Ada beberapa faktor utama yang membuat saham Sea sempat mengalami kenaikan luar biasa:
1. Pertumbuhan Shopee Sangat Cepat
Shopee berhasil menjadi platform e-commerce dominan di Asia Tenggara dan beberapa negara Amerika Latin.
Pertumbuhan pengguna dan transaksi yang sangat tinggi membuat investor optimis terhadap masa depan perusahaan.
2. Free Fire Meledak Secara Global
Game Free Fire menjadi mesin uang utama Sea selama beberapa tahun.
Popularitas game tersebut menghasilkan profit besar yang membantu pendanaan ekspansi Shopee.
3. Momentum Saham Teknologi
Pada periode 2020–2021, saham teknologi global memang sedang booming.
Likuiditas tinggi dan suku bunga rendah membuat investor agresif membeli saham growth seperti Sea.
4. Potensi Fintech SeaMoney
SeaMoney dianggap memiliki peluang besar di sektor pembayaran digital dan layanan keuangan Asia Tenggara.
Bisnis ini menjadi salah satu alasan kenapa valuasi Sea terus meningkat.
Apakah Saham Sea Masih Menarik?
Saham Sea masih dianggap menarik oleh sebagian investor, terutama bagi yang percaya terhadap pertumbuhan ekonomi digital Asia Tenggara.
Namun, investor juga perlu memahami bahwa saham teknologi seperti Sea memiliki volatilitas tinggi.
Beberapa hal yang masih menjadi perhatian investor saat ini antara lain:
- Profitabilitas jangka panjang
- Persaingan e-commerce
- Pertumbuhan gaming
- Kondisi ekonomi global
- Suku bunga AS
Karena itu, penting untuk tetap melakukan riset sebelum membeli saham Sea.
Cara Beli Saham Sea di NYSE
Saat ini investor Indonesia juga bisa membeli saham Sea di NYSE melalui aplikasi investasi saham AS yang menyediakan akses pasar global.
Secara umum langkahnya seperti berikut:
- Membuka akun saham global
- Verifikasi identitas
- Deposit dana dalam USD
- Cari kode saham “SE”
- Tentukan jumlah pembelian
- Lakukan transaksi
Sebelum membeli, pastikan kamu memahami risiko investasi saham luar negeri, termasuk fluktuasi harga dan nilai tukar dolar AS.
Pada akhirnya, mengetahui berapa harga saham Sea saat IPO di NYSE bisa menjadi pelajaran menarik tentang bagaimana perusahaan teknologi Asia Tenggara berkembang di pasar global. Dari harga IPO sekitar US$15 hingga sempat menyentuh ratusan dolar, perjalanan Sea menunjukkan bagaimana pertumbuhan teknologi bisa menciptakan peluang besar sekaligus risiko tinggi bagi investor.
Yuk Mulai Investasi di Saham AS Sekarang!
Sekarang kamu bisa beli saham AS dari perusahaan ternama seperti Tesla, McDonalds, Google, Apple, hingga Unilever di Reku. Download aplikasi Reku sekarang dan mulai berinvestasi di aset global!

