Cara Beli Saham IPO Amerika untuk Pemula, Ini Langkah dan Risikonya
Banyak investor tertarik mengikuti IPO (Initial Public Offering) perusahaan-perusahaan besar di Amerika Serikat. Tidak heran, sejumlah perusahaan teknologi ternama seperti Airbnb, Coinbase, hingga Reddit sempat menjadi sorotan saat pertama kali melantai di bursa saham.
Bagi investor Indonesia, peluang untuk berinvestasi di pasar global kini semakin terbuka. Namun, cara beli saham IPO Amerika memiliki beberapa perbedaan dibanding membeli saham yang sudah diperdagangkan di pasar sekunder. Ada syarat, proses penjatahan, hingga risiko yang perlu dipahami sebelum ikut berpartisipasi.
Lalu, bagaimana cara membeli saham IPO Amerika? Simak panduan lengkapnya berikut ini.
Apa Itu Saham IPO Amerika?
Saham IPO Amerika adalah saham perusahaan yang baru pertama kali menawarkan kepemilikannya kepada publik melalui proses Initial Public Offering (IPO) di bursa saham Amerika Serikat seperti NASDAQ atau NYSE.
Melalui IPO, perusahaan menghimpun dana dari investor untuk mendukung ekspansi bisnis, pengembangan produk, pelunasan utang, atau kebutuhan operasional lainnya.
Karena belum memiliki riwayat perdagangan di pasar publik, saham IPO sering dianggap memiliki potensi pertumbuhan yang menarik. Namun, saham IPO juga memiliki tingkat risiko yang relatif lebih tinggi dibanding saham yang sudah lama tercatat di bursa.
Cara Beli Saham IPO Amerika
Berikut langkah-langkah umum yang perlu dilakukan untuk membeli saham IPO Amerika.
- Membuka Akun Broker Internasional
Langkah pertama adalah menggunakan broker atau platform investasi yang menyediakan akses ke pasar saham Amerika dan fitur IPO access. Tidak semua broker menyediakan layanan pembelian saham IPO. Oleh karena itu, pastikan broker yang dipilih mendukung akses ke penawaran saham perdana.
- Deposit Dana
Setelah akun aktif, investor perlu menyetorkan dana ke akun investasi. Karena saham Amerika diperdagangkan menggunakan dolar AS, dana biasanya akan dikonversi ke mata uang tersebut sebelum digunakan untuk bertransaksi.
- Mengecek IPO Calendar
Broker biasanya menyediakan kalender IPO yang berisi informasi penting seperti:
- Nama perusahaan
- Jadwal IPO
- Kisaran harga penawaran
- Jumlah saham yang ditawarkan
- Tanggal listing
Informasi ini dapat membantu investor memilih IPO yang sesuai dengan strategi investasinya.
- Membaca Prospektus
Sebelum mengajukan pesanan, penting untuk mempelajari prospektus perusahaan. Beberapa informasi yang perlu diperhatikan antara lain:
- Model bisnis
- Pertumbuhan pendapatan
- Laporan keuangan
- Penggunaan dana IPO
- Risiko usaha
- Valuasi perusahaan
- Mengajukan IPO Order
Jika IPO tersedia untuk investor ritel, kamu dapat mengajukan pesanan sesuai jumlah saham atau nominal investasi yang diinginkan. Namun perlu diingat bahwa pengajuan pesanan tidak menjamin seluruh saham yang diminta akan diperoleh.
- Menunggu Allocation
Jika permintaan investor melebihi jumlah saham yang tersedia, broker akan melakukan proses allocation atau penjatahan. Dalam kondisi oversubscribed, investor sering kali hanya mendapatkan sebagian dari jumlah saham yang dipesan.
- Saham Listing di NASDAQ atau NYSE
Setelah resmi tercatat di bursa, saham akan mulai diperdagangkan secara publik. Pada tahap ini investor dapat:
- Menjual saham untuk mengejar capital gain
- Menahan saham untuk investasi jangka panjang
- Menambah posisi jika prospek perusahaan masih menarik
Syarat Membeli Saham IPO Amerika
Secara umum, syarat membeli saham IPO Amerika meliputi:
- Memiliki akun broker internasional
- Menyelesaikan proses verifikasi identitas (KYC)
- Memiliki dana investasi yang cukup
- Memenuhi ketentuan broker terkait IPO access
- Memahami risiko investasi saham luar negeri
Perlu diketahui bahwa tidak semua IPO Amerika tersedia untuk investor internasional atau investor ritel.
Keuntungan Membeli Saham IPO Amerika
- Akses ke Perusahaan Global
Investor dapat berinvestasi pada perusahaan global di berbagai sektor seperti teknologi, AI, fintech, cloud computing, kendaraan listrik, hingga biotech. Kesempatan ini memungkinkan investor mendapatkan eksposur ke perusahaan yang mungkin belum tersedia di pasar domestik.
- Potensi Capital Gain
Salah satu daya tarik utama IPO adalah peluang memperoleh keuntungan apabila harga saham naik setelah mulai diperdagangkan di bursa. Fenomena ini sering dikenal sebagai listing gain.
- Diversifikasi Portofolio Internasional
Investasi di pasar Amerika dapat membantu menyebarkan risiko ke berbagai negara, sektor, dan mata uang. Diversifikasi yang baik dapat membuat portofolio menjadi lebih seimbang dalam jangka panjang.
Perbedaan Saham IPO Amerika dan IPO Indonesia
| Aspek | IPO Amerika | IPO Indonesia |
| Bursa | NASDAQ, NYSE | BEI |
| Mata Uang | Dolar AS | Rupiah |
| Regulasi | SEC | OJK dan BEI |
| Risiko Kurs | Ada | Tidak ada |
| Akses Investor | Tergantung broker | Relatif lebih mudah |
| Biaya Transaksi | Umumnya lebih tinggi | Relatif lebih rendah |
| Pilihan Emiten | Banyak perusahaan global | Fokus perusahaan domestik |
Apakah Saham IPO Amerika Cocok untuk Pemula?
Saham IPO Amerika dapat menjadi pilihan menarik bagi investor yang ingin mendapatkan eksposur ke perusahaan-perusahaan global dan melakukan diversifikasi portofolio.
Namun, investor pemula perlu memahami bahwa saham IPO memiliki risiko yang lebih tinggi dibanding membeli saham yang sudah memiliki riwayat perdagangan panjang. Selain itu, ada faktor tambahan seperti risiko kurs, regulasi internasional, dan volatilitas pasar yang perlu dipertimbangkan.
Jika masih dalam tahap belajar, sebaiknya mulai dengan nominal yang sesuai kemampuan dan fokus pada perusahaan yang memiliki fundamental kuat. Dengan riset yang matang dan strategi yang jelas, saham IPO Amerika dapat menjadi bagian dari portofolio investasi jangka panjang yang lebih terdiversifikasi.
Bagi investor Indonesia yang ingin berinvestasi di pasar global, kini kamu juga bisa membeli saham AS dan ETF populer melalui Reku. Dengan akses ke berbagai perusahaan global seperti Apple, Google, Tesla, Microsoft, dan NVIDIA, diversifikasi investasi internasional menjadi lebih mudah dilakukan dalam satu aplikasi.
Yuk Mulai Investasi di Saham AS Sekarang!
Sekarang kamu bisa beli saham AS dari perusahaan ternama seperti Tesla, McDonalds, Google, Apple, hingga Unilever di Reku. Download aplikasi Reku sekarang dan mulai berinvestasi di aset global!


