Investasi
Market
Learning Hub
Keamanan
Biaya
Lainnya
Unduh Aplikasi Reku
google-icon

Reku Kampus

Crypto
Saham
Trading
Investasi
Finansial
Teori
Kamus
Cara Beli Saham IPO untuk Pemula, Lengkap dan Mudah Dipahami
Saham
Bagikan!

Cara Beli Saham IPO untuk Pemula, Lengkap dan Mudah Dipahami

18 May 2026
4 menit membaca
Cara Beli Saham IPO untuk Pemula, Lengkap dan Mudah Dipahami

Banyak investor pemula tertarik membeli saham IPO karena dianggap punya peluang keuntungan menarik. Saat sebuah perusahaan pertama kali melantai di bursa, harga sahamnya sering menjadi perhatian karena berpotensi naik signifikan pada awal perdagangan. Namun, meski terlihat menguntungkan, membeli saham IPO tetap membutuhkan pemahaman yang baik agar keputusan investasi lebih matang.

Lalu, sebenarnya bagaimana cara beli saham IPO? Apa saja syaratnya? Apakah cocok untuk pemula? Simak pembahasannya secara lengkap di bawah ini.

Apa Itu Saham IPO?

IPO atau Initial Public Offering adalah proses ketika perusahaan pertama kali menawarkan sahamnya kepada publik melalui bursa saham. Setelah IPO, masyarakat umum bisa membeli saham perusahaan tersebut dan menjadi bagian dari pemilik perusahaan.

Sederhananya, sebelum IPO, kepemilikan saham biasanya hanya dimiliki pendiri, investor awal, atau institusi tertentu. Setelah resmi tercatat di bursa, saham tersebut bisa dibeli oleh investor ritel.

IPO sering dianggap sebagai momen penting bagi perusahaan karena digunakan untuk menghimpun dana guna ekspansi bisnis, membayar utang, atau meningkatkan reputasi perusahaan.

Kenapa Banyak Orang Tertarik Saham IPO?

Ada beberapa alasan kenapa saham IPO sering menarik perhatian investor.

  1. Potensi harga naik saat hari pertama listing
    Beberapa saham IPO bisa mengalami kenaikan harga signifikan ketika pertama kali diperdagangkan. Hal ini membuat investor berharap mendapatkan capital gain.
  2. Kesempatan membeli saham sejak awal perusahaan masuk bursa
    Investor punya peluang masuk lebih awal sebelum perusahaan berkembang lebih besar.
  3. Banyak perusahaan besar memulai perjalanan dari IPO
    Banyak perusahaan sukses yang dulunya memulai perjalanan dari IPO, sehingga investor tertarik mencari peluang serupa.

Meski begitu, tidak semua saham IPO langsung naik. Ada juga yang turun setelah listing.

Cara Beli Saham IPO

Buat pemula, cara beli saham IPO sebenarnya cukup sederhana. Berikut langkah-langkahnya:

1. Buka rekening saham

Kamu perlu memiliki rekening efek melalui sekuritas atau aplikasi investasi saham yang terdaftar resmi.

2. Aktivasi rekening dana investor (RDI)

RDI digunakan sebagai tempat penyimpanan dana untuk transaksi saham.

3. Cari jadwal IPO

Perhatikan perusahaan yang akan melakukan IPO. Biasanya informasi ini tersedia di aplikasi sekuritas atau pengumuman bursa.

4. Baca prospektus perusahaan

Prospektus berisi informasi penting seperti:

  • Profil perusahaan
  • Model bisnis
  • Risiko usaha
  • Penggunaan dana IPO
  • Kinerja keuangan

Jangan langsung membeli tanpa membaca bagian ini.

5. Pesan saham saat masa penawaran

Pada periode penawaran awal, investor bisa melakukan pemesanan saham IPO melalui sistem elektronik.

6. Tunggu penjatahan saham

Jika peminat tinggi, bisa terjadi oversubscribe. Artinya jumlah saham yang kamu dapatkan bisa lebih sedikit dari pesanan.

7. Saham masuk ke portofolio

Setelah proses selesai, saham akan masuk ke akun investasi dan bisa diperdagangkan saat listing.

Syarat Membeli Saham IPO

Sebelum membeli saham IPO, ada beberapa syarat dasar:

  • Memiliki akun sekuritas aktif
  • Sudah memiliki RDI
  • Dana mencukupi untuk pemesanan saham
  • Memahami minimum pembelian lot
  • Mengetahui jadwal penawaran IPO

Syaratnya relatif mudah sehingga pemula pun bisa ikut berpartisipasi.

Keuntungan Membeli Saham IPO

Berikut beberapa manfaat membeli saham IPO.

1. Potensi return menarik

Jika perusahaan diminati pasar, harga saham bisa naik setelah listing.

2. Masuk lebih awal

Investor bisa membeli saham sebelum perusahaan berkembang lebih besar.

3. Diversifikasi portofolio

IPO bisa menjadi tambahan instrumen investasi.

4. Peluang jangka panjang

Kalau fundamental perusahaan bagus, saham bisa bertumbuh dalam jangka panjang.

Risiko Membeli Saham IPO

Selain peluang, ada juga risiko yang wajib dipahami.

1. Harga sangat volatil

Harga saham IPO bisa bergerak sangat cepat, naik atau turun.

2. Informasi historis terbatas

Perusahaan yang baru IPO belum tentu punya rekam jejak panjang sebagai emiten publik.

3. Oversubscribe

Kamu belum tentu mendapatkan jumlah saham sesuai pesanan.

4. Risiko overvalued

Ada saham IPO yang masuk pasar dengan valuasi tinggi sehingga ruang kenaikannya terbatas.

Tips Memilih Saham IPO yang Bagus

Supaya tidak asal ikut tren, berikut beberapa tips penting.

1. Baca prospektus dengan teliti

Lihat bisnis perusahaan, utang, laba, hingga strategi pertumbuhan.

2. Perhatikan sektor industri

Pilih sektor yang punya potensi berkembang.

3. Evaluasi valuasi

Bandingkan harga IPO dengan kinerja perusahaan.

4. Lihat reputasi perusahaan

Track record manajemen juga penting.

5. Jangan FOMO

Banyak investor membeli saham IPO hanya karena hype. Hindari keputusan emosional.

Apakah Saham IPO Cocok untuk Pemula?

Jawabannya: bisa cocok, asalkan memahami risikonya.

Saham IPO bisa menjadi pengalaman belajar yang menarik karena kamu bisa melihat bagaimana perusahaan mulai diperdagangkan di bursa. Namun, bukan berarti semua IPO selalu menghasilkan keuntungan.

Untuk pemula, sebaiknya:

  • Mulai dengan nominal kecil
  • Jangan menggunakan seluruh modal
  • Fokus belajar analisis fundamental
  • Pahami risiko volatilitas
  • Jangan mengejar keuntungan cepat

Kalau mindset investasi masih jangka panjang dan disiplin belajar, saham IPO bisa menjadi pilihan yang layak dipertimbangkan.

Memahami cara beli saham IPO sangat penting sebelum mulai berinvestasi. Prosesnya memang cukup mudah, mulai dari membuka rekening saham, membaca prospektus, melakukan pemesanan, hingga menunggu saham tercatat di portofolio.

Meski menawarkan potensi keuntungan menarik, saham IPO juga punya risiko yang tidak kecil. Jadi, buat pemula, kuncinya bukan sekadar ikut tren, tapi memahami bisnis perusahaan dan mengelola risiko dengan baik. Dengan pendekatan yang tepat, saham IPO bisa menjadi langkah awal belajar investasi saham yang lebih cerdas.

Yuk Mulai Investasi di Saham AS Sekarang! 

Sekarang kamu bisa beli saham AS dari perusahaan ternama seperti Tesla, McDonalds, Google, Apple, hingga Unilever di Reku. Download aplikasi Reku sekarang dan mulai berinvestasi di aset global!

Kasih Maharani
PenulisKasih Maharani
Bagikan!
Artikel Terkait
    Saham IPO yang Bagus, Ini Cara Memilih dan Ciri-Cirinya
  1. Saham IPO yang Bagus, Ini Cara Memilih dan Ciri-Cirinya
  2. 22 May 2026
    1 menit membaca
    Saham
    Perbandingan IPO Amerika vs IPO Indonesia, Mana yang Lebih Menarik?
  3. Perbandingan IPO Amerika vs IPO Indonesia, Mana yang Lebih Menarik?
  4. 22 May 2026
    1 menit membaca
    Saham
    Saham IPO Jangka Panjang atau Pendek? Ini Perbedaan dan Strateginya
  5. Saham IPO Jangka Panjang atau Pendek? Ini Perbedaan dan Strateginya
  6. 21 May 2026
    1 menit membaca
    Saham
Analisis
Analisa pasar yang mendalam
Blog
Pelajari lebih lanjut strategi investasi dan serba-serbi dunia finansial
FAQ
Cari tahu berbagai berita kripto dan saham terbaru
Market
Mulai jelajahi dan investasi aset Crypto dan Saham AS di Reku