MarketTrade
Products
Wallet
Learning Hub
Unduh Aplikasi Reku
google-icon

Reku Kampus

Blog
Teori
Tutorial
Kamus Kripto
Cara Kerja Saham: Panduan Investasi Saham yang Tepat untuk Pemula
Teori
Bagikan!

Cara Kerja Saham: Panduan Investasi Saham yang Tepat untuk Pemula

19 June 2024
3 menit membaca
Cara Kerja Saham: Panduan Investasi Saham yang Tepat untuk Pemula

Saham adalah instrumen investasi yang sangat populer dan sering menjadi pilihan utama bagi banyak orang. Memahami cara kerja saham adalah langkah penting untuk memulai perjalanan investasi kamu. Artikel ini akan menjelaskan dasar-dasar cara kerja saham, bagaimana kamu bisa mulai berinvestasi, dan beberapa strategi yang dapat kamu gunakan untuk memaksimalkan keuntungan.

Apa itu Saham?

Saham adalah bagian kepemilikan dari suatu perusahaan. Ketika kamu membeli saham, kamu membeli sebagian kecil dari perusahaan tersebut. Sebagai pemilik saham, kamu memiliki hak untuk mendapatkan sebagian dari keuntungan perusahaan, yang disebut dividen, serta memiliki hak suara dalam rapat pemegang saham.

Bagaimana Saham Bekerja?

Saham diterbitkan oleh perusahaan yang ingin mengumpulkan dana untuk berbagai tujuan seperti ekspansi bisnis, penelitian dan pengembangan, atau pelunasan utang. Perusahaan-perusahaan ini menjual sahamnya di pasar saham melalui proses yang disebut Initial Public Offering (IPO). Setelah IPO, saham tersebut diperdagangkan di bursa saham seperti Bursa Efek Indonesia (BEI), New York Stock Exchange (NYSE), atau Nasdaq.

Mekanisme Menentukan Harga Saham

Harga saham ditentukan oleh mekanisme pasar, yaitu berdasarkan penawaran dan permintaan. Jika banyak orang ingin membeli saham tertentu, maka harga saham tersebut akan naik. Sebaliknya, jika banyak orang ingin menjual saham tersebut, maka harga akan turun. Faktor-faktor yang mempengaruhi harga saham meliputi kinerja perusahaan, kondisi ekonomi, sentimen pasar, dan berita-berita terkini.

Cara Membeli dan Menjual Saham

Untuk membeli dan menjual saham, kamu memerlukan akun di perusahaan sekuritas atau broker. Berikut langkah-langkah dasar untuk mulai berinvestasi saham:

  1. Buka Rekening Saham
    Pertama, kamu perlu membuka rekening saham di perusahaan sekuritas. Pilih perusahaan yang terpercaya dan memiliki biaya transaksi yang kompetitif.
  2. Setor Dana
    Setelah rekening saham kamu aktif, setorkan dana ke rekening tersebut. Dana ini akan digunakan untuk membeli saham.
  3. Pilih Saham
    Lakukan riset dan pilih saham yang ingin kamu beli. Kamu bisa melihat laporan keuangan perusahaan, analisis pasar, dan rekomendasi dari analis.
  4. Lakukan Transaksi
    Gunakan platform trading yang disediakan oleh perusahaan sekuritas untuk membeli saham. Masukkan kode saham, jumlah saham yang ingin dibeli, dan harga yang kamu inginkan.
  5. Pantau Investasi
    Setelah membeli saham, pantau investasi kamu secara berkala. Perhatikan kinerja saham tersebut dan berita terkait perusahaan.

Apa itu Dividen dan Capital Gain dalam Saham?

Dividen adalah bagian dari keuntungan perusahaan yang dibagikan kepada pemegang saham. Tidak semua perusahaan membayar dividen, biasanya perusahaan besar yang sudah mapan lebih cenderung membayar dividen. Dividen bisa dibayarkan dalam bentuk tunai atau saham tambahan.

Selain dividen, kamu juga bisa mendapatkan keuntungan dari selisih harga jual dan beli saham, yang disebut capital gain. Jika kamu membeli saham dengan harga rendah dan menjualnya dengan harga tinggi, kamu akan mendapatkan capital gain. Namun, jika harga saham turun dan kamu menjualnya dengan harga lebih rendah dari harga beli, kamu akan mengalami capital loss.

Risiko Investasi Saham

Investasi saham menawarkan potensi keuntungan yang tinggi, tetapi juga memiliki risiko. Harga saham bisa sangat volatile, dan kamu bisa kehilangan sebagian atau seluruh modal yang diinvestasikan. Beberapa risiko yang perlu diperhatikan antara lain:

  1. Risiko Pasar
    Risiko ini terkait dengan fluktuasi harga saham secara umum karena perubahan kondisi pasar.
  2. Risiko Perusahaan
    Risiko ini terkait dengan kinerja perusahaan tempat kamu berinvestasi. Perusahaan bisa mengalami kerugian, kebangkrutan, atau masalah lainnya yang mempengaruhi harga saham.
  3. Risiko Likuiditas
    Risiko ini terjadi ketika kamu sulit menjual saham dengan harga yang diinginkan karena kurangnya pembeli.

Strategi Investasi Saham

Untuk mengurangi risiko dan memaksimalkan keuntungan, ada beberapa strategi investasi yang bisa kamu gunakan:

  1. Diversifikasi
    Investasikan dana kamu di berbagai saham dari sektor yang berbeda untuk mengurangi risiko. Jika satu saham mengalami penurunan, saham lainnya mungkin bisa mengimbangi kerugian tersebut.
  2. Investasi Jangka Panjang
    Memegang saham untuk jangka waktu yang lebih lama bisa membantu mengatasi fluktuasi pasar jangka pendek dan memanfaatkan pertumbuhan perusahaan dalam jangka panjang.
  3. Analisis Fundamental dan Teknikal
    Gunakan analisis fundamental untuk menilai kinerja dan prospek perusahaan. Analisis teknikal, yang melibatkan analisis grafik harga saham, juga bisa membantu menentukan waktu yang tepat untuk membeli atau menjual saham.
  4. Dollar-Cost Averaging
    Metode ini melibatkan pembelian saham dalam jumlah yang sama secara berkala, terlepas dari harga saham saat itu. Ini membantu mengurangi dampak fluktuasi harga dan mengurangi risiko investasi.

Investasi saham bisa menjadi cara yang efektif untuk meningkatkan kekayaan kamu, tetapi penting untuk memahami cara kerjanya dan risiko yang terlibat. Dengan melakukan riset, memilih saham yang tepat, dan menggunakan strategi investasi yang baik, kamu bisa memaksimalkan keuntungan dan mencapai tujuan keuangan kamu.

Investasi Lebih Percaya Diri dengan Analisa Unggulan!

Dengan pengalaman lebih dari 10 tahun, tim riset Reku siap memberikan analisa unggulan untuk investasimu. Siapkan strategi investasimu dengan lebih banyak analisa terkini di sini.

Download aplikasi Reku untuk pengalaman investasi yang lebih aman dan nyaman.

Foto diambil dari Freepik.