MarketTrade
Products
Wallet
Learning Hub
Unduh Aplikasi Reku
google-icon

Reku Kampus

Blog
Teori
Tutorial
Kamus Kripto
Inilah 4 Laporan Keuangan yang Wajib Kamu Tahu Beserta Contohnya
Teori
Bagikan!

Inilah 4 Laporan Keuangan yang Wajib Kamu Tahu Beserta Contohnya

09 July 2024
4 menit membaca
Inilah 4 Laporan Keuangan yang Wajib Kamu Tahu Beserta Contohnya

Mengelola keuangan bisnis adalah kunci untuk mencapai kesuksesan jangka panjang. Salah satu alat yang paling penting dalam manajemen keuangan adalah laporan keuangan. Tapi, apa sebenarnya laporan keuangan itu, dan bagaimana cara membacanya? Dalam artikel ini, kami akan membahas secara lengkap contoh laporan keuangan yang wajib kamu tahu. Dari neraca hingga laporan arus kas, kami akan membantu kamu memahami setiap detailnya sehingga kamu bisa mengambil keputusan yang lebih cerdas untuk bisnismu. Mari kita mulai perjalanan ini dan pelajari bersama-sama!

Pengertian

Laporan keuangan adalah dokumen yang mencatat dan merangkum aktivitas keuangan suatu entitas dalam periode tertentu. Dokumen ini mencakup neraca, laporan laba rugi, laporan arus kas, dan laporan perubahan ekuitas. Dengan kata lain, laporan keuangan memberikan gambaran menyeluruh tentang kondisi keuangan perusahaan, termasuk aset, kewajiban, pendapatan, dan pengeluaran. Laporan ini sangat penting karena menjadi alat utama untuk mengevaluasi kinerja perusahaan dan membuat keputusan bisnis yang strategis.

Pentingnya Laporan Keuangan

Mengapa laporan keuangan begitu penting? Pertama, laporan ini membantu manajemen dalam mengelola keuangan perusahaan dengan lebih efisien. Dengan melihat data historis dan tren keuangan, manajemen dapat merencanakan anggaran, mengidentifikasi area yang perlu diperbaiki, dan membuat keputusan yang lebih baik untuk masa depan perusahaan. Kedua, laporan keuangan juga penting bagi para investor dan kreditur. Mereka menggunakan informasi ini untuk menilai kesehatan keuangan perusahaan dan menentukan apakah mereka akan berinvestasi atau memberikan pinjaman.

Selain itu, laporan keuangan juga memiliki peran vital dalam memenuhi kewajiban hukum dan regulasi. Perusahaan diwajibkan untuk menyusun dan melaporkan keuangan mereka secara berkala kepada otoritas terkait. Ini tidak hanya membantu menjaga transparansi, tetapi juga membangun kepercayaan dengan pemangku kepentingan. Dengan kata lain, laporan keuangan bukan hanya dokumen formalitas, tetapi juga alat strategis yang esensial dalam menjalankan dan mengembangkan bisnis.

Jenis-Jenis Laporan Keuangan

Ada beberapa jenis laporan keuangan yang penting untuk dipahami dan digunakan dalam menjalankan bisnis. Masing-masing laporan memiliki peran dan fungsi khusus yang membantu memberikan gambaran menyeluruh tentang kondisi keuangan perusahaan. Berikut adalah beberapa jenis laporan keuangan yang wajib kamu tahu.

1. Neraca (Balance Sheet) 

Neraca adalah laporan yang memberikan gambaran tentang posisi keuangan perusahaan pada suatu titik waktu tertentu. Laporan ini menunjukkan aset, kewajiban, dan ekuitas perusahaan. Aset mencakup semua yang dimiliki perusahaan, seperti kas, inventaris, dan properti. Kewajiban mencakup hutang dan kewajiban lainnya yang harus dibayar oleh perusahaan. Ekuitas adalah selisih antara aset dan kewajiban, yang menunjukkan nilai bersih dari perusahaan. Dengan melihat neraca, kamu bisa mengetahui apakah perusahaan memiliki cukup aset untuk menutupi kewajibannya.

2. Laporan Laba Rugi (Income Statement) 

Laporan laba rugi, juga dikenal sebagai laporan pendapatan, merangkum pendapatan dan pengeluaran perusahaan selama periode tertentu. Laporan ini menunjukkan apakah perusahaan menghasilkan laba atau menderita rugi selama periode tersebut. Pendapatan mencakup semua uang yang diterima dari penjualan produk atau layanan, sementara pengeluaran mencakup biaya operasional seperti gaji, sewa, dan bahan baku. Dengan laporan laba rugi, kamu bisa melihat seberapa efektif perusahaan dalam menghasilkan keuntungan.

3. Laporan Arus Kas (Cash Flow Statement) 

Laporan arus kas menunjukkan aliran masuk dan keluar kas perusahaan selama periode tertentu. Laporan ini dibagi menjadi tiga bagian: arus kas dari aktivitas operasional, investasi, dan pendanaan. Arus kas operasional mencakup aktivitas sehari-hari yang menghasilkan pendapatan. Arus kas investasi mencakup pembelian dan penjualan aset jangka panjang. Arus kas pendanaan mencakup transaksi yang mempengaruhi ekuitas dan utang perusahaan. Laporan arus kas penting untuk memahami likuiditas perusahaan dan kemampuannya untuk memenuhi kewajiban jangka pendek.

4. Laporan Perubahan Ekuitas (Statement of Changes in Equity) 

Laporan perubahan ekuitas menggambarkan perubahan dalam ekuitas pemegang saham selama periode tertentu. Laporan ini mencakup keuntungan atau kerugian bersih, dividen yang dibayarkan, dan transaksi lain yang mempengaruhi ekuitas. Dengan laporan ini, kamu bisa melihat bagaimana keputusan bisnis tertentu, seperti pembayaran dividen atau penerbitan saham baru, mempengaruhi nilai ekuitas pemegang saham. Laporan ini membantu pemangku kepentingan memahami bagaimana kebijakan perusahaan memengaruhi kekayaan mereka.

Contoh Laporan Keuangan PT Virbar Tbk

1. Laporan Neraca

Menampilkan posisi keuangan perusahaan pada waktu tertentu. Ini mencakup aset, kewajiban, dan ekuitas pemegang saham.

PT Virbar Tbk 

Laporan Neraca 

Per 31 Desember 2023

2. Laporan Laba Rugi

Menggambarkan kinerja keuangan perusahaan selama periode tertentu. Ini menunjukkan pendapatan, biaya, dan laba bersih.

PT Virbar Tbk

Laporan Laba Rugi

Untuk Tahun yang Berakhir pada 31 Desember 2023

3. Laporan Arus Kas

Menunjukkan aliran kas masuk dan keluar dari aktivitas operasi, investasi, dan pendanaan.

PT Virbar Tbk

Laporan Arus Kas

Untuk Tahun yang Berakhir pada 31 Desember 2023

4. Laporan Perubahan Ekuitas

Mencatat perubahan dalam ekuitas pemegang saham selama periode tertentu.

PT Virbar Tbk

Laporan Perubahan Ekuitas

Untuk Tahun yang Berakhir pada 31 Desember 2023

Membeli Aset Kripto dengan Aplikasi Reku

Sekarang kamu bisa membeli Bitcoin, Ethereum, dan crypto lainnya aplikasi Reku. Aplikasi ini memungkinkan investor untuk membeli crypto secara online dengan aman dan mudah karena diawasi oleh BAPPEBTI.

Langkah-langkah Membeli Aset Kripto di Reku

  1. Unduh dan Daftar: Unduh aplikasi Reku dan lakukan pendaftaran dengan mengikuti petunjuk yang ada.
  2. Verifikasi Akun: Lakukan verifikasi akun kurang dari 5 menit, sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
  3. Deposit Rupiah: Lakukan deposit dalam bentuk Rupiah ke aplikasi Reku. Kamu bisa melakukan transfer dari berbagai bank dan e-wallet, seperti BCA, Mandiri, CIMB Niaga, OVO, Dana, dan lain-lain.
  4. Pilih Aset Kripto: Cari crypto yang ingin kamu beli dari 100+ daftar aset kripto yang dimiliki Reku.
  5. Beli Crypto: Lakukan pembelian dengan mode Pro maupun Lightning sesuai preferensimu.

Foto diambil dari Freepik.