MarketTrade
Products
Wallet
Learning Hub
Unduh Aplikasi Reku
google-icon

Reku Kampus

Blog
Teori
Tutorial
Kamus Kripto
Mengenal Apa itu IPO Saham, dan Bagaimana Prosesnya?
Teori
Bagikan!

Mengenal Apa itu IPO Saham, dan Bagaimana Prosesnya?

27 June 2024
3 menit membaca
Mengenal Apa itu IPO Saham, dan Bagaimana Prosesnya?

Bagi banyak orang, dunia investasi saham bisa terasa membingungkan, terutama ketika menghadapi berbagai istilah yang tidak familiar. Salah satu istilah yang sering muncul adalah IPO saham. Tapi, apa sebenarnya IPO saham itu? Artikel ini akan membahas secara lengkap dan mudah dipahami tentang apa itu IPO saham, bagaimana prosesnya, serta keuntungan dan risikonya. Yuk, simak lebih lanjut!

Apa Itu IPO Saham?

IPO, atau Initial Public Offering, adalah proses di mana sebuah perusahaan menjual sahamnya kepada publik untuk pertama kali. Sebelum IPO, perusahaan tersebut biasanya adalah perusahaan swasta yang sahamnya hanya dimiliki oleh pendiri, investor awal, dan mungkin karyawan. Dengan melakukan IPO, perusahaan tersebut berubah status menjadi perusahaan publik, dan sahamnya mulai diperdagangkan di bursa saham.

Proses IPO

1. Persiapan Internal

Proses IPO dimulai dengan persiapan internal di dalam perusahaan. Manajemen perusahaan harus memastikan bahwa mereka siap untuk menjadi perusahaan publik. Ini melibatkan penyiapan laporan keuangan yang transparan, membangun struktur tata kelola yang baik, dan memenuhi berbagai persyaratan regulasi.

2. Memilih Underwriter

Underwriter adalah lembaga keuangan, biasanya bank investasi, yang membantu perusahaan dalam proses IPO. Mereka membantu menentukan harga saham yang akan ditawarkan, mengatur dokumen-dokumen yang diperlukan, dan memasarkan saham kepada investor. Underwriter juga berperan dalam menilai berapa banyak saham yang harus diterbitkan dan pada harga berapa.

3. Menyusun Prospektus

Prospektus adalah dokumen resmi yang menjelaskan segala sesuatu tentang perusahaan yang akan go public. Ini termasuk informasi tentang bisnis perusahaan, keuangan, risiko, dan tujuan penggunaan dana dari IPO. Prospektus harus disetujui oleh otoritas pasar modal sebelum saham dapat dijual kepada publik.

4. Roadshow

Roadshow adalah rangkaian presentasi yang dilakukan oleh manajemen perusahaan dan underwriter kepada calon investor untuk mempromosikan saham yang akan dijual. Tujuannya adalah untuk menarik minat investor dan mengukur permintaan pasar terhadap saham tersebut.

5. Penetapan Harga

Setelah roadshow selesai, underwriter dan perusahaan akan menetapkan harga akhir untuk saham yang akan ditawarkan. Harga ini ditentukan berdasarkan permintaan pasar dan valuasi perusahaan.

6. Penawaran dan Perdagangan

Setelah harga ditetapkan, saham mulai ditawarkan kepada publik pada tanggal yang telah ditentukan. Setelah penawaran, saham tersebut mulai diperdagangkan di bursa saham, seperti Bursa Efek Indonesia (BEI).

Keuntungan IPO

1. Akses Modal

Dengan menjual saham kepada publik, perusahaan dapat mengumpulkan sejumlah besar dana yang dapat digunakan untuk ekspansi, penelitian dan pengembangan, atau membayar utang. Ini adalah salah satu cara paling efektif untuk meningkatkan modal dalam jumlah besar.

2. Meningkatkan Profil Perusahaan

Menjadi perusahaan publik dapat meningkatkan profil dan reputasi perusahaan. Ini bisa membantu dalam menarik pelanggan baru, mitra bisnis, dan karyawan berbakat.

3. Likuiditas bagi Pemegang Saham Awal

IPO memberikan kesempatan kepada pemegang saham awal, seperti pendiri dan investor awal, untuk menjual sebagian saham mereka dan mencairkan investasinya. Ini juga memungkinkan mereka untuk merealisasikan keuntungan dari investasi mereka.

Risiko IPO

1. Volatilitas Harga

Saham perusahaan yang baru saja melakukan IPO sering kali mengalami volatilitas harga yang tinggi. Ini bisa menjadi risiko bagi investor yang membeli saham pada harga penawaran tetapi melihat nilai saham tersebut turun setelah mulai diperdagangkan di pasar.

2. Tekanan Publik dan Regulator

Menjadi perusahaan publik berarti harus tunduk pada tekanan dari pasar dan regulasi yang lebih ketat. Perusahaan harus mematuhi aturan pelaporan keuangan yang ketat dan menghadapi pengawasan publik yang lebih besar.

3. Biaya yang Tinggi

Proses IPO bisa sangat mahal. Biaya untuk membayar underwriter, biaya hukum, biaya audit, dan biaya lainnya bisa sangat signifikan. Ini bisa menjadi beban bagi perusahaan, terutama jika IPO tidak berjalan sesuai harapan.

IPO saham adalah langkah besar bagi perusahaan yang ingin meningkatkan modal dan mengembangkan bisnisnya. Namun, proses ini juga datang dengan berbagai tantangan dan risiko yang harus dipertimbangkan dengan matang. Bagi investor, berpartisipasi dalam IPO bisa menjadi peluang untuk mendapatkan keuntungan yang signifikan, tetapi juga memerlukan pemahaman mendalam tentang perusahaan dan pasar.

Dengan memahami apa itu IPO saham, prosesnya, serta keuntungan dan risikonya, kamu bisa membuat keputusan investasi yang lebih bijaksana dan informatif. Semoga artikel ini membantu kamu memahami dunia IPO saham dengan lebih baik!

Keamanan Investasimu Prioritas Kami!

Aplikasi Reku tersedia di Android dan App Store. Download untuk mulai investasi lebih dari 100 aset kripto yang terdaftar. Alasan kenapa Reku menjadi pilihan bagi jutaan pengguna di Indonesia:

  • Fee transaksi sangat rendah
  • Tersedia mode Pro dan mode Lightning, cocok untuk segala jenis investor
  • Staking dengan APY hingga 12.5% dan berlisensi BAPPEBTI
  • Bisa mulai dengan modal Rp5.000
  • Analisa setiap minggu dari Crypto Researcher Reku

Tunggu apa lagi? Ayo mulai perjalanan investasimu di Reku sekarang!

 

Foto diambil dari Freepik