MarketTrade
Products
Wallet
Learning Hub
Unduh Aplikasi Reku
google-icon

Reku Kampus

Blog
Teori
Tutorial
Kamus Kripto
Panduan Lengkap: Apa Itu Mutual Fund dan Bedanya dengan ETF?
Teori
Bagikan!

Panduan Lengkap: Apa Itu Mutual Fund dan Bedanya dengan ETF?

24 June 2024
4 menit membaca
Panduan Lengkap: Apa Itu Mutual Fund dan Bedanya dengan ETF?

Investasi adalah kunci menuju kebebasan finansial jangka panjang, dan salah satu instrumen yang semakin populer adalah Exchange Traded Fund atau ETF. Bagi banyak orang, ETF mungkin terdengar asing, tetapi sebenarnya merupakan alternatif menarik dalam dunia investasi. Bedanya dengan reksa dana konvensional, ETF dapat diperdagangkan seperti saham di bursa efek. Dalam artikel ini, kita akan menjelaskan secara mendalam mengenai apa itu ETF, perbedaannya dengan reksa dana, dan mengapa ETF menjadi pilihan menarik bagi para investor.

Apa Itu Mutual Fund?

Mutual fund atau reksa dana adalah bentuk investasi di mana investor menyerahkan dana dan pengelolaan investasi kepada seorang manajer investasi. Manajer investasi bertugas untuk mengalokasikan dana ke berbagai portofolio efek atau sekuritas berdasarkan profil risiko serta tujuan investor. Hal ini memungkinkan investor untuk mendapatkan diversifikasi yang lebih baik dibandingkan dengan membeli saham individual. Penting untuk memilih manajer investasi yang berpengalaman dan diawasi oleh otoritas pasar modal untuk mengurangi risiko dan meningkatkan potensi keuntungan.

Apa Itu Exchange Traded Fund (ETF)?

Jika kamu sedang mencari cara untuk berinvestasi dengan lebih fleksibel, Exchange Traded Fund atau ETF bisa menjadi pilihan menarik. ETF adalah jenis reksa dana yang diperdagangkan di bursa seperti saham. Mirip dengan reksa dana konvensional, ETF mengumpulkan dana dari investor untuk diinvestasikan ke dalam beragam aset seperti saham, obligasi, atau komoditas.

Dibandingkan dengan reksa dana tradisional, ETF memiliki keunggulan dalam kemudahan jual beli di pasar saham sesuai dengan harga pasar yang ditentukan oleh supply dan demand. Meski demikian, ETF tetap terikat pada Manajer Investasi (MI) yang mengelola portofolio asetnya. Jadi, yuk simak lebih dalam tentang bagaimana ETF dapat menjadi pilihan cerdas dalam mengembangkan portofolio investasi kamu!

Keunggulan Exchange Traded Fund (ETF)

Exchange Traded Fund (ETF) memiliki sejumlah keunggulan yang sangat menguntungkan bagi investor:

  1. Likuiditas Tinggi

ETF diperdagangkan di bursa seperti saham, memungkinkan investor untuk melakukan pembelian dan penjualan kapan saja selama jam perdagangan tanpa harus menunggu waktu tertentu.

  1. Transparansi

Komposisi portofolio ETF secara rutin dipublikasikan, memberikan investor gambaran yang jelas tentang aset-aset yang dimiliki. Hal ini memungkinkan investor untuk memantau pergerakan portofolio kapanpun dan dimanapun mereka berada.

  1. Biaya Rendah

Biaya manajemen (management fee) untuk ETF cenderung lebih rendah dibandingkan dengan reksa dana lainnya. Dalam reksa dana konvensional, investor membayar biaya manajemen kepada manajer investasi, sedangkan ETF memungkinkan investor untuk mengelola investasinya sendiri dengan biaya yang lebih rendah.

Perbedaan Mutual Fund dengan Exchange Traded Fund (ETF)

Exchange Traded Fund (ETF) adalah instrumen investasi yang mungkin belum familiar bagi sebagian orang. Namun, di balik kompleksitasnya, ETF menawarkan keunggulan yang menarik bagi para investor modern. ETF mirip dengan reksa dana dalam hal mengumpulkan dana dari investor untuk diinvestasikan dalam berbagai aset, namun ada beberapa perbedaan signifikan yang perlu dipahami.

  • Tempat Pembelian

ETF diperdagangkan di bursa seperti saham, memungkinkan investor untuk membeli dan menjualnya kapan saja selama jam perdagangan, tanpa harus melalui perantara seperti MI atau perusahaan sekuritas. Ini memberikan fleksibilitas dan aksesibilitas yang lebih besar dalam mengelola portofolio investasi.

  • Minimum Pembelian

Untuk membeli reksa dana konvensional, investor perlu membeli setidaknya satu unit aset, sedangkan ETF dijual dalam lot atau lembaran yang lebih kecil, memungkinkan investor untuk memulai dengan investasi yang lebih terjangkau.

  • Biaya Transaksi

Biaya transaksi untuk ETF cenderung lebih rendah karena investor hanya perlu membayar komisi kepada broker, berbeda dengan reksa dana konvensional yang mungkin melibatkan biaya tambahan seperti biaya manajemen yang lebih tinggi.

  • Risiko

Reksadana ETF cenderung lebih minim risiko dibanding reksadana biasa. Ketika berinvestasi dalam reksadana konvensional, keamanan dan performa transaksi sepenuhnya bergantung pada Manajer Investasi (MI). Sebaliknya, dengan ETF, Anda memiliki lebih banyak kendali terhadap performa investasi Anda selama jam perdagangan aktif.

  • Harga

Perbedaan terakhir antara reksadana biasa dan ETF adalah dalam penentuan harga. Harga reksadana konvensional ditentukan hanya pada akhir jam kerja bursa, sementara harga ETF dapat diketahui secara real-time sesuai dengan permintaan dan penawaran selama jam perdagangan aktif. Ini memberikan kejelasan harga yang lebih cepat dan responsif bagi investor ETF.

Dengan karakteristik ini, ETF memberikan pilihan investasi yang lebih fleksibel, transparan, dan efisien bagi investor yang ingin diversifikasi portofolio mereka dengan risiko yang terkelola dengan baik. Dalam dunia investasi yang dinamis, memahami perbedaan ini adalah langkah awal untuk membuat keputusan investasi yang lebih cerdas dan tepat waktu.

Membeli Aset Kripto dengan Aplikasi Reku

Sekarang kamu bisa membeli Bitcoin, Ethereum, dan crypto lainnya aplikasi Reku. Aplikasi ini memungkinkan investor untuk membeli crypto secara online dengan aman dan mudah karena diawasi oleh BAPPEBTI.

Langkah-langkah Membeli Aset Kripto di Reku

  1. Unduh dan Daftar: Unduh aplikasi Reku dan lakukan pendaftaran dengan mengikuti petunjuk yang ada.
  2. Verifikasi Akun: Lakukan verifikasi akun kurang dari 5 menit, sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
  3. Deposit Rupiah: Lakukan deposit dalam bentuk Rupiah ke aplikasi Reku. Kamu bisa melakukan transfer dari berbagai bank dan e-wallet, seperti BCA, Mandiri, CIMB Niaga, OVO, Dana, dan lain-lain.
  4. Pilih Aset Kripto: Cari crypto yang ingin kamu beli dari 100+ daftar aset kripto yang dimiliki Reku.
  5. Beli Crypto: Lakukan pembelian dengan mode Pro maupun Lightning sesuai preferensimu.

Foto diambil dari Freepik.