ALGO Terkoreksi 10% Usai Gagal Tembus $0,14, Tekanan Jual Mendominasi
Harga Algorand (ALGO) turun sekitar 10% dalam 24 jam terakhir dan kini diperdagangkan di kisaran $0,12. Penurunan ini terjadi setelah ALGO sempat menguat hingga $0,14, namun gagal bertahan di level tersebut dan langsung mendapat penolakan dari penjual.
Aktivitas perdagangan ikut melemah. Volume spot tercatat sekitar $224 juta, turun 28%. Di sisi lain, volume jual mencapai sekitar 423 juta dengan selisih beli-jual (buy-sell delta) negatif sekitar 264 juta, menandakan tekanan jual masih jauh lebih dominan dibanding minat beli.
Kondisi serupa terlihat di pasar derivatif. Open interest ALGO merosot 20% ke sekitar $76 juta, sementara volume derivatif anjlok 67% menjadi sekitar $129 juta. Penurunan tajam ini mengindikasikan trader mulai menutup posisi dan menjauhi aset berisiko setelah euforia spekulatif mereda.
Secara teknikal, indikator RSI berada di sekitar 64 namun sudah membentuk bearish crossover, sinyal bahwa momentum beli mulai melemah sementara penjual semakin menguasai market. Banyak pelaku pasar kini menilai reli ke $0,14 lebih didorong spekulasi jangka pendek ketimbang permintaan yang solid.
Level $0,12 menjadi support terdekat yang perlu dijaga. Jika tekanan jual berlanjut dan support ini jebol, ALGO berpotensi turun ke area $0,11. Sebaliknya, penutupan harian di atas $0,13 bisa menjadi sinyal awal pembalikan arah dan membuka peluang untuk kembali menguji level $0,14.