Capital B Tancap Gas Borong Bitcoin, Kini Kantongi 3.525 BTC
Perusahaan treasury Bitcoin asal Prancis, Capital B, menegaskan strateginya untuk terus menambah kepemilikan BTC secepat dan sebanyak mungkin. Hal ini disampaikan CEO Alexandre Laizet dalam wawancara di sela gelaran BTCPrague, konferensi Bitcoin terbesar di Eropa, pada September 2026.
Saat ini Capital B memegang 3.525 BTC dengan nilai sekitar US$299,14 juta. Dengan jumlah tersebut, perusahaan menempati peringkat ke-25 sebagai digital asset treasury (DAT) Bitcoin terbesar dan baru saja melampaui H100 Group asal Swedia. Capital B juga mengumumkan pendanaan institusional senilai €21 juta untuk mendukung akumulasi berikutnya, sementara BTC yield perusahaan sepanjang 2026 tercatat +2,1%.
Laizet menjelaskan bahwa Capital B menerapkan pendekatan ala Bitcoin maximalist: fokus pada akumulasi jangka panjang, bukan trading aktif. Tujuannya adalah membeli Bitcoin dengan cara yang paling menguntungkan bagi pemegang saham per lembar.
Menurutnya, perusahaan publik seperti Capital B punya keunggulan karena bisa mengakses pasar ekuitas global senilai sekitar US$100 triliun dan pasar utang sekitar US$300 triliun. Ia memandang Capital B sebagai bagian dari infrastruktur pasar modal digital yang sedang terbentuk, mengingat sebagian besar modal institusional dunia masih mengalir lewat instrumen sekuritas tradisional ketimbang pembelian Bitcoin secara langsung.
Laizet juga menyoroti sikap sejumlah pemerintah yang enggan menjual cadangan Bitcoin mereka, yang menurutnya menjadi sinyal kuat atas posisi BTC sebagai aset strategis.