ETC Terkoreksi 11% Usai Reli 36%, Tren Naik Dinilai Belum Patah
Ethereum Classic (ETC) turun sekitar 11% dari level $9,68 ke kisaran $8,60 setelah sebelumnya melonjak 36,5% dalam waktu kurang dari sepekan. Koreksi ini terjadi bersamaan dengan pelemahan market secara umum, di mana Bitcoin melemah 2,10% dan Ethereum turun 2,53%.
Tekanan jual turut dipicu gelombang likuidasi. Total likuidasi di market kripto mencapai sekitar $547,65 juta, dengan porsi terbesar sekitar $454 juta berasal dari posisi long. Khusus ETC, posisi long yang terlikuidasi tercatat sekitar $802.900.
Meski begitu, struktur harga ETC pada timeframe yang lebih besar masih condong bullish. Pada Agustus, harga berhasil menembus lower high di $7,77, sinyal awal pergeseran ke tren naik. Indikator Chaikin Money Flow (CMF) bertahan di atas +0,05 yang menandakan arus modal masuk cukup besar, sementara MACD masih memperlihatkan momentum positif yang kuat.
Secara teknikal, area $9,20 kini berperan sebagai zona supply terdekat. Koreksi lanjutan berpotensi mengarah ke rentang $8,39 hingga $8,08, dan skenario penurunan lebih dalam bisa menyentuh $7,64 yang merupakan level retracement Fibonacci 78,6%. Level krusial berada di $7,09, area yang sebelumnya sudah dua kali diuji di sekitar $7,15. Selama harga bertahan di atasnya, struktur bullish dianggap masih utuh.
Penguatan ETC belakangan ini dikaitkan dengan meningkatnya minat terhadap altcoin serta rotasi modal dari aset kripto berkapitalisasi besar. Sejumlah analis memandang penurunan ke area support tersebut sebagai peluang akumulasi, bukan tanda berakhirnya tren.