Gagal Bertahan di Atas $84.000, Bitcoin Kembali Uji Support $82.500
Bitcoin sempat menembus batas atas $84.000 pada Rabu malam (21/10) dan menyentuh area $84.800, sebelum terkoreksi lebih dari $2.000 dalam kurun sekitar enam jam ke kisaran $82.600. Hingga Kamis pagi waktu Asia, BTC bergerak datar di bawah $82.800.
Level $84.000 sebelumnya juga menahan laju harga pada 13 dan 14 Oktober. Kini perhatian market tertuju pada support $82.500. Sebagian analis menilai, jika level tersebut jebol, harga berpotensi turun lebih dalam hingga ke arah $70.000.
Tekanan datang dari pasar saham teknologi. Saham Tesla turun 3% di perdagangan setelah jam bursa usai perusahaan memangkas proyeksi belanja modal, sementara Meta justru naik 2% setelah menaikkan anggaran investasi AI. Lam Research anjlok 7% akibat outlook yang lemah, memperbesar keraguan investor terhadap belanja AI. Futures Nasdaq 100 melemah 1,1% dan S&P 500 turun 0,5%.
Bursa Asia ikut tertekan: Kospi Korea Selatan turun 2,2% dengan Samsung Electronics dan SK Hynix melemah, sedangkan indeks CSI 300 China terkoreksi 1,7% dan mendekati wilayah bear market. Harga minyak mentah naik seiring memanasnya kembali ketegangan di Timur Tengah.
Di pasar kripto, Zcash (ZEC) menjadi penguat utama dengan kenaikan hampir 3% ke sekitar $1.290, dan XRP naik tipis. Sebaliknya, HYPE turun 3% ke kisaran $79, DOGE melemah 2%, SOL turun sekitar 1%, sementara ETH, BNB, dan TRX terkoreksi kurang dari 1%.