Kakao Pay dan KakaoBank Gandeng Fireblocks untuk Garap Infrastruktur Stablecoin
Dua entitas besar di ekosistem Kakao, Korea Selatan, yaitu Kakao Pay dan KakaoBank, resmi menjalin nota kesepahaman (MoU) dengan Fireblocks untuk menjajaki peluang di ranah aset digital, termasuk pengembangan stablecoin. Kakao Pay dikenal sebagai penyedia layanan pembayaran mobile, sementara KakaoBank merupakan salah satu bank digital murni terbesar di Korea Selatan.
Kerja sama ini akan diwujudkan lewat serangkaian proof-of-concept untuk membangun infrastruktur aset digital yang disesuaikan dengan kebutuhan regulasi, keamanan, dan layanan khas pasar Korea Selatan. Belum ada kejelasan mengenai jadwal peluncuran, nilai investasi, atau tahap implementasi konkret dari kolaborasi ini.
Fireblocks sendiri merupakan penyedia infrastruktur kustodian dan keamanan digital asset yang sudah melayani lebih dari 2.500 institusi, termasuk lebih dari 100 bank di seluruh dunia, sehingga pengalamannya di sektor perbankan menjadi nilai tambah bagi kemitraan ini.
Langkah Kakao Pay dan KakaoBank ini menambah panjang daftar inisiatif stablecoin berdenominasi won yang bermunculan di Korea Selatan. Sebelumnya, Kakao Group juga sempat menjalin MoU terpisah dengan penerbit stablecoin Circle untuk menjajaki infrastruktur pembayaran berbasis blockchain. KB Financial Group juga telah merampungkan uji coba stablecoin won yang mencakup penerbitan, pembayaran merchant offline, hingga remitansi lintas negara, sementara perusahaan fintech Toss menggarap proof of concept serupa bersama Optimism dan Sunnyside Labs.
Tren ini menunjukkan meningkatnya minat institusi keuangan besar Korea Selatan untuk membangun infrastruktur stablecoin lokal, seiring makin matangnya kerangka regulasi aset digital di negara tersebut.