Robinhood Luncurkan Agen AI dan Perpetual Futures Kripto untuk Gaet Trader Aktif
Robinhood memperluas lini produknya dengan sejumlah fitur baru yang menyasar trader aktif, mulai dari agen AI, perpetual futures kripto, hingga perdagangan saham di akhir pekan.
Untuk kripto, nasabah yang memenuhi syarat di Amerika Serikat kini bisa bertransaksi perpetual futures melalui Robinhood Derivatives dan Bitstamp. Bitcoin dan ether ditawarkan dengan leverage hingga 10x, sementara aset lain dimulai dari 3x. Robinhood sengaja membatasi leverage lebih rendah untuk token yang volatilitasnya tinggi.
Pengguna juga dapat membuat agen AI di dalam aplikasi dengan model dari OpenAI atau Anthropic. Agen ini mampu menganalisis market, menyusun watchlist, dan mengeksekusi trading saham, opsi, maupun kripto. Fitur bernama Loops memungkinkan instruksi tetap untuk menjalankan strategi secara otomatis. Sejak infrastrukturnya dibuka awal 2026, lebih dari 150.000 akun agen sudah dibuat. Secara default setiap transaksi tetap perlu persetujuan pengguna, dan agen belum bisa memakai margin.
Selain itu, Robinhood membuka perdagangan akhir pekan untuk saham dan ETF AS tertentu lewat Bruce ATS, memperpanjang jam trading opsi, serta menghadirkan kontrak biner berbasis kinerja laporan keuangan perusahaan melalui Cboe.
Menurut manajemen, strateginya adalah menambah jumlah aset lalu memperpanjang jam perdagangan. Langkah ini muncul di tengah persaingan dengan broker besar seperti Charles Schwab, Interactive Brokers, dan Fidelity, serta tekanan dari exchange kripto yang beroperasi nonstop.