RUU Kripto AS Gagal di Senat, Bitcoin Tergelincir di Bawah $76.000
Senat Amerika Serikat gagal meloloskan mosi cloture untuk RUU CLARITY Act, kerangka regulasi kripto komprehensif yang telah lama dinantikan pelaku industri. Hasil voting berakhir 49-50, tidak mencapai ambang 60 suara yang dibutuhkan untuk melanjutkan proses legislasi. Sejumlah anggota Demokrat menyoroti kekhawatiran terkait investasi kripto milik Presiden Trump sebagai salah satu faktor di balik penolakan tersebut.
Kegagalan ini langsung berdampak ke market, dengan harga Bitcoin turun ke bawah level $76.000. Sejumlah eksekutif industri kripto pun merespons kabar tersebut. CEO Ripple, Brad Garlinghouse, menyatakan regulator AS akan terus berupaya menerbitkan aturan untuk mengisi kekosongan legislatif ini. Sementara itu, chief legal officer NEAR, Abhishek Vaidyanathan, memperingatkan bahwa gagalnya RUU ini membuat perusahaan kripto semakin bergantung pada panduan dari regulator, sehingga menimbulkan ketidakpastian dalam perencanaan anggaran untuk tahun depan.
Di sisi lain, House Ways and Means Committee dijadwalkan membahas paket pajak kripto setebal 114 halaman pada hari Rabu. Draf ini menuai sorotan karena tidak memuat ketentuan penangguhan pajak bagi para miner dan staker hingga token benar-benar dijual, sebuah poin yang sebelumnya banyak dinantikan pelaku industri.