Strategy Tambah 1.665 BTC Sekaligus Tarik Kembali Saham Preferen STRC Senilai US$152 Juta
Strategy kembali menambah cadangan Bitcoin-nya. Dalam periode 21 hingga 27 September 2026, perusahaan yang dipimpin Michael Saylor ini membeli 1.665 BTC dengan total dana sekitar US$142,7 juta, atau rata-rata US$85.681 per koin.
Dengan tambahan tersebut, total kepemilikan Strategy kini mencapai 847.666 BTC. Seluruh aset itu dikumpulkan dengan biaya akumulatif sekitar US$63,95 miliar, sehingga harga rata-rata perolehannya berada di kisaran US$75.437 per BTC, masih di bawah harga market saat ini.
Pendanaan pembelian kali ini berasal dari program at-the-market (ATM). Strategy melepas sekitar 1,47 juta lembar saham biasa dan meraup dana bersih US$246,2 juta. Dari jumlah itu, US$142,7 juta dialokasikan untuk membeli Bitcoin, sedangkan US$103,5 juta sisanya dipakai untuk membeli kembali saham preferen STRC.
Aksi buyback STRC sendiri tidak hanya mengandalkan hasil ATM. Perusahaan menambah US$48,1 juta dari kas internal, sehingga total nilai pembelian kembali mencapai sekitar US$151,7 juta untuk kurang lebih 1,53 juta lembar STRC.
Langkah ganda ini memperlihatkan pola pengelolaan modal yang lebih aktif. Di satu sisi Strategy tetap menerbitkan saham biasa untuk memperbesar posisi Bitcoin, namun di sisi lain perusahaan juga mengurangi jumlah salah satu instrumen preferennya yang beredar. Pendekatan ini menjadi sinyal bahwa Strategy tidak sekadar terus menerbitkan sekuritas baru, melainkan mulai menyeimbangkan struktur permodalannya sembari mempertahankan status sebagai pemegang Bitcoin korporasi terbesar di dunia.