Wacana Merger SpaceX-Tesla Menguat, Gabungan Kas Bitcoin Bisa Tembus 30.000 BTC
Elon Musk secara terbuka menyatakan dukungannya terhadap gagasan penggabungan Tesla dan SpaceX. Dalam sesi earnings call kuartal ketiga SpaceX pada Selasa, Musk menjawab “ya” ketika ditanya apakah merger tersebut merupakan langkah yang tepat. Jika terwujud, entitas gabungan diperkirakan bernilai sekitar US$3,5 triliun dan mencakup bisnis AI, eksplorasi luar angkasa, hingga kendaraan listrik.
Dari sisi kripto, merger ini akan menyatukan dua treasury Bitcoin korporat. Per 30 Juni, SpaceX tercatat memegang 18.712 BTC, sementara Tesla memiliki 11.509 BTC. Totalnya mencapai 30.221 BTC, cukup untuk menempatkan perusahaan gabungan di posisi keenam perusahaan publik dengan kepemilikan Bitcoin terbesar, melampaui exchange kripto Bullish.
Meski begitu, Musk mengingatkan agar pasar tidak terlalu cepat menganggap merger ini pasti terjadi. Kedua perusahaan telah membentuk komite khusus berisi direktur independen untuk mengkaji opsi tersebut, dan Musk tidak terlibat karena adanya konflik kepentingan. Belum ada kesepakatan syarat apa pun. Di pihak Tesla, persetujuan membutuhkan 50% dari seluruh saham beredar, bukan hanya dari saham yang ikut memberikan suara, yang disebut Musk sebagai rintangan cukup berat.
Penggabungan ini juga akan membawa Tesla satu grup dengan SpaceXAI, pengembang Grok, serta platform media sosial X yang diakuisisi SpaceX pada Februari. Kinerja SpaceX sendiri melonjak: pendapatan Q3 2026 mencapai US$14,6 miliar atau naik 161% secara tahunan, dengan segmen AI menyumbang US$7,6 miliar, melesat sekitar sembilan kali lipat berkat kontrak layanan cloud baru, akuisisi Cursor, dan meningkatnya adopsi Grok.