zkAPI Resmi Hadir di Mainnet Ethereum, Bayar Layanan AI Tanpa Bongkar Identitas
zkAPI, sistem pembayaran API yang mengedepankan privasi, kini sudah berjalan di mainnet Ethereum per 2 Oktober 2026. Peluncurannya diumumkan oleh Vittorio Rivabella, koordinator AI di Ethereum Foundation, sebagai hasil kolaborasi Ethereum Foundation dengan Open Anonymity Project.
Proyek ini merupakan wujud nyata dari proposal yang diajukan peneliti Ethereum Foundation Davide Crapis bersama co-founder Ethereum Vitalik Buterin pada Februari lalu. Kala itu keduanya menggagas kredit penggunaan API berbasis zero-knowledge proof (ZK), terutama untuk layanan AI.
Cara kerjanya cukup sederhana. Pengguna menyetor dana ke sebuah vault di Ethereum, lalu memakai ZK proof untuk membuktikan bahwa saldo kreditnya mencukupi tanpa perlu mengungkap asal setoran. Sistem kemudian menerbitkan API key berumur pendek dengan batas belanja yang sudah ditentukan. Prompt dikirim langsung ke penyedia layanan, sementara tagihan diselesaikan terpisah lewat lapisan pembayaran, sehingga aktivitas penggunaan tidak terhubung dengan identitas pembayar.
Paket peluncuran ini mencakup client lokal, software development kit (SDK), serta aplikasi chat AI berbasis browser sebagai contoh implementasi.
Meski begitu, zkAPI punya keterbatasan. Sistem ini tidak menyembunyikan isi prompt maupun metadata jaringan. Artinya, pengguna masih berpotensi dilacak antar-sesi melalui alamat IP, pola waktu, atau informasi lain dalam permintaan yang dikirim. Fokus utamanya tetap pada satu hal: akses AI prabayar yang tidak mengaitkan pembayaran dengan identitas pengguna.