MarketTrade
Products
Wallet
Learning Hub
Unduh Aplikasi Reku
google-icon

Analisis

Publikasi (Deep Dives)
Analisis Pasar
Analisis Makro
Ringkasan Reku
Aplikasi Viral Friend.tech Guncang Jaringan Layer 2 Coinbase!
Analisis Pasar
Bagikan!

Aplikasi Viral Friend.tech Guncang Jaringan Layer 2 Coinbase!

25 August 2023
11 menit membaca
Aplikasi Viral Friend.tech Guncang Jaringan Layer 2 Coinbase!

Key Takeaways:

  • Ditengah ekosistem blockchain yang terus berkembang, XRP Ledger (XRPL) telah berhasil meraih sejumlah pencapaian dan perkembangan yang luar biasa, yang secara signifikan memperkuat eksistensi ekosistem Ripple.
  • Dalam beberapa waktu terakhir, sorotan tertuju pada solusi Layer 2 dari Coinbase yang dikenal sebagai Base. Solusi ini telah berhasil menarik perhatian banyak pihak dengan pertumbuhan yang sangat pesat, bahkan mengungguli Ethereum dalam hal Transaksi Per Detik (TPS).
  • Friend.tech kembali menjadi sorotan setelah berhasil melewati 100,000 pengguna. Dalam waktu 11 hari sejak diluncurkan versi beta, aplikasi media sosial terdesentralisasi Friend.tech telah menarik perhatian banyak pengguna, termasuk influencer kripto terkenal dan pemain NBA.
  • Solana Pay, salah satu platform pembayaran berbasis blockchain, telah menjalin kemitraan dengan Shopify, platform e-commerce terkenal yang digunakan oleh jutaan pengusaha dan perusahaan di seluruh dunia.

 

 

Analisis Makroekonomi

Treasury Yield AS Sentuh Level Tertinggi Sejak 2007, Sebabkan Aset-aset Berisiko Tinggi Terkoreksi Berjamaah

Kenaikan suku bunga Bank Sentral AS (The Fed) pada akhir bulan Juli lalu telah membawa dampak lanjutan berupa kenaikan Treasury yield di AS. Treasury yield tenor 10 tahun telah mencapai level tertinggi dalam 15 tahun terakhir yakni sebesar 4,366%. Kenaikan yang juga didorong oleh pertumbuhan ekonomi yang cukup baik tersebut telah menyebabkan kekhawatiran para investor terhadap instrumen-instrumen investasi yang berada pada kategori risiko tinggi seperti saham dan aset kripto. Indeks S&P 500 telah menunjukkan penurunan sekitar 4% sepanjang bulan Agustus ini. Saham-saham pada sektor teknologi pada indeks S&P 500 mengalami penurunan yang lebih besar yakni sekitar 5,7%. Aset kripto, menjadi instrumen dengan penurunan terbesar dengan Bitcoin sebagai aset dengan kapitalisasi pasar terbesar mengalami penurunan harga pasar lebih dari 10%.   

Tingginya Treasury yield membuat aset berisiko tinggi seperti aset kripto menjadi terlihat kurang menarik, karena investor memiliki instrumen yang dapat menghasilkan imbal hasil (bunga) yang cukup menarik dengan risiko yang dapat dikatakan hampir nihil sebab Treasury yield tersebut dijamin oleh pemerintah AS. Situasi tersebut juga meningkatkan ekspektasi keuntungan atau return wajar terhadap aset berisiko (cost of capital). Para investor di Amerika juga dilaporkan telah melakukan penjualan ekuitas (equity fund) selama tiga minggu berturut-turut hingga 16 Agustus lalu. Namun, mereka juga menunjukkan ketertarikan terhadap pasar uang dengan terlihat adanya capital inflow sekitar $32,5 miliar dalam satu minggu kemarin. Pertemuan para pemuka perbankan AS di Kansas City dalam acara Jackson Hole Symposium, yang dimulai pada hari ini 24 Agustus hingga 26 Agustus nanti, menjadi pertemuan yang sangat diperhatikan oleh para investor terkait dengan situasi ekonomi makro yang ada saat ini dan perkiraan kebijakan keuangan yang akan diambil oleh The Fed. Chairman The Fed, Jerome Powell akan menyampaikan pidato pembukaan pada acara tersebut.

Aset-aset berisiko tinggi kompak mengalami penurunan harga

 

Perkembangan Data Ekonomi Makro UK Sinyalir Potensi Resesi

Kekuatan pertumbuhan ekonomi UK menunjukkan tanda-tanda perlambatan yang berpotensi menciptakan resesi. Hal ini diyakini merupakan imbas dari langkah Bank of England (BoE) menaikan suku bunga acuan sebanyak 14 kali berturut-turut untuk menurunkan tingkat inflasi yang tinggi. Survey yang dilakukan baru-baru ini menunjukkan adanya penurunan pada beberapa sektor penting yang menunjang pertumbuhan ekonomi khususnya sektor bisnis dan properti (housing).

Penurunan aktivitas bisnis di UK. Sumber: Reuters      

 Aktivitas bisnis di UK saat ini dilaporkan sedang berada pada level terendahnya terhitung setelah Januari 2021 ketika terjadi fenomena lockdown imbas pandemi COVID-19. Pasar properti juga dilaporkan mengalami penurunan dan tingkat pengangguran meningkat. Terlepas dari temuan data-data yang kurang menyenangkan tersebut, BoE masih belum menunjukkan tanda-tanda akan merevisi rencana menaikan suku bunga yang ada sebab tingkat inflasi di UK yang saat ini berada pada level 7% masih terbilang jauh dari target di 2%. Terlebih data core inflation (tingkat inflasi dengan tanpa menghitung kenaikan harga sumber energi dan makanan) pada bulan Juli lalu hampir menyentuh angka tertinggi dalam 30 tahun terakhir. Hal tersebut tentu menimbulkan kekhawatiran yang cukup serius bagi regulator keuangan di UK. Namun, beberapa ahli memprediksikan bahwa tingkat inflasi yang ada akan menurun ke angka 4% lebih cepat dari yang diproyeksikan oleh BoE. Apabila terjadi maka hal itu dapat menjadi katalis positif bagi pertumbuhan ekonomi dan instrumen-instrumen investasi berisiko tinggi karena kenaikan suku bunga yang ada kemungkinan akan mulai dihambat.

Penurunan indeks harga properti di UK. Sumber: Reuters

 

Implikasi Bagi Pasar Crypto

Perkembangan ekonomi secara umum masih belum terlihat memberikan sinyal positif bagi pasar crypto. Kebijakan menaikkan suku bunga yang dilakukan oleh The Fed dapat dikatakan membawa dampak yang cukup bagus terhadap ekonomi sebab kenaikan suku bunga yang ada masih mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dengan cukup baik. Namun, keberhasilan tersebut kemudian membuat kemungkinan kenaikan suku bunga lanjutan masih terbuka, terlebih apabila tidak terjadi perkembangan yang signifikan terhadap penurunan tingkat inflasi yang ada. Di sisi lain, tidak sejalan dengan dampak kenaikan suku bunga yang terjadi di AS, kebijakan menaikkan suku bunga BoE di UK terlihat mulai memberikan dampak negatif terhadap pertumbuhan ekonomi. Terjadinya resesi ekonomi di UK sebagai salah satu global financial hub utama, dapat mensinyalir pelemahan pada aktivitas-aktivitas investasi secara lebih luas. Keduanya, apabila terjadi, tentu bukan merupakan sesuatu yang menyenangkan bagi pasar crypto secara umum. Namun, desain aset kripto sebagai sebuah instrumen investasi yang keamanannya tidak terhubung dengan kondisi keuangan global yang ada, sebenarnya dapat menjadi alternatif yang menarik di tengah situasi ekonomi yang masih sedang berusaha untuk pulih, apabila investor melihatnya dari sisi tersebut. Isi pidato Jerome Powell pada Jackson Hole hari ini juga turut memiliki potensi yang cukup kuat untuk mempengaruhi pergerakan harga aset crypto di pasar. 

 

Analisis Teknikal Pasar Crypto

Disclaimer: Not Financial Advice πŸ’‘

 

Analisis Ethereum (ETH)

Meskipun secara analisis teknikal pasar masih berpotensi mengalami penurunan lebih jauh, namun masih ada probabilitas dalam jangka pendek untuk ETH mengalami sedikit bounce ke area $1,747 (26.723.859) sebagai area konfirmasi penurunan ke level selanjutnya, dan $1,747 (26.723.859) sekaligus menjadi area retest trendline sebelum melanjutkan major trend.

πŸ“ˆ Ethereum (ETH) Weekly Signal
BUY 1,632 = IDR 24.964.704
TP 1,747 = IDR 26.723.859
SL 1,566 = IDR 23.955.102

Trade Now!

 

Analisis Uniswap (UNI)

UNI mempunyai karakteristik harga yang terbilang unik, pasalnya jika mayoritas crypto mengalami penurunan, UNI bisa menjadi urutan teratas untuk persentase kenaikan. UNI cocok untuk dijadikan aset hedging untuk para trader jangka pendek & menengah.

UNI masih berpotensi mengalami penurunan lebih lanjut ke area $4.280 (65.471,16) dan menjadikan area tersebut sebagai acuan untuk para trader & investor melakukan pembelian.

πŸ“ˆ Uniswap (UNI) Weekly Signal
BUY 4.280 = IDR 65.471,16
TP 5.174 = IDR 79.146,68
SL 3.686 = IDR 56.384,74

Trade Now!

 

Analisis On Chain

Pencapaian XRP Ledger (XRPL) dan BIS Partnership

Ditengah ekosistem blockchain yang terus berkembang, XRP Ledger (XRPL) telah berhasil meraih sejumlah pencapaian dan perkembangan yang luar biasa, yang secara signifikan memperkuat eksistensi ekosistem Ripple. Beberapa perkembangan terbaru, seperti peningkatan aktivitas di jaringan blockchain XRPL serta kemitraan yang menjanjikan dengan Bank for International Settlements (BIS), semakin mengokohkan posisi XRPL sebagai platform blockchain yang dapat diandalkan.

Trade Now!

 

Pencapaian XRPL

Dengan penutupan lebih dari 82 juta total ledger pada minggu ini, XRPL telah membuktikan konsistensinya dalam menjalankan transaksi secara efisien dan stabil sejak diluncurkan pada tahun 2012. Selain itu, dalam hal jumlah akun, XRPL mencatat rekor tertinggi dengan mencapai 4.75 juta akun. Penggunaan XRP terus tumbuh dan menunjukkan potensinya sebagai aset kripto yang diminati oleh berbagai kalangan. Dengan lebih dari 58 miliar XRP yang beredar di akun-akun ini, XRP semakin mengukuhkan peranannya di dunia kripto.

πŸ’‘ Ledger adalah istilah yang digunakan untuk merujuk pada catatan atau buku besar yang mencatat transaksi keuangan atau aktivitas bisnis. Dalam konteks blockchain, β€œledger” mengacu pada buku besar yang terdistribusi dan terdesentralisasi, di mana semua transaksi dicatat secara permanen dan aman.

Sumber: XRPL Services

 

Perkembangan Tekonologi Layer-2 XRPL

XRPL terus berinovasi dengan pengembangan fungsionalitas Layer-2 seperti Evernode. Dengan solusi ini, XRPL tidak hanya mampu menangani lebih banyak transaksi, tetapi juga mendukung kontrak pintar yang lebih kompleks. Ini adalah langkah penting dalam menjaga relevansi dan efisiensi jaringan saat adopsi semakin meluas.

 

Kemitraan dengan Bank for International Settlements (BIS)

Kabar gembira datang dari kemitraan terbaru Ripple dengan Bank for International Settlements (BIS). Ripple resmi menjadi mitra dalam β€œcross-border payments interoperability and extension taskforceβ€œ, sebuah langkah yang menunjukkan pengakuan atas potensi dan kontribusi XRPL dalam pembayaran lintas batas.

Sumber: Uphold on X

 

Layer 2 Base Menunjukkan Pertumbuhan Pesat

Dalam beberapa waktu terakhir, sorotan tertuju pada solusi Layer 2 dari Coinbase yang dikenal sebagai Base. Solusi ini telah berhasil menarik perhatian banyak pihak dengan pertumbuhan yang sangat pesat, bahkan mengungguli Ethereum dalam hal Transaksi Per Detik (TPS).

Pada tanggal 22 Agustus, menurut data dari L2 Beat, TPS Base berhasil melampaui Ethereum. Tercatat bahwa TPS Ethereum berada di angka 12.05 sementara Base mencapai angka 15.88. Bahkan dalam 24 jam sebelumnya, TPS Base mengalami kenaikan mencapai 73.56%, sementara Ethereum mengalami penurunan sebesar 1.47% dalam periode yang sama.

Sumber: L2BEAT – The state of the layer two ecosystem

 

Viralnya Aplikasi Friend.tech Goncang Jaringan L2 (Layer 2) Base

Keberhasilan ini sebagian besar berkat popularitas aplikasi mobile bernama friend.tech yang dibangun di atas platform Base. friend.tech tidak hanya sekadar β€œpasar untuk teman”, tetapi juga memberikan peluang bagi pengguna untuk menggambarkan identitas mereka dalam bentuk token. Dengan cara ini, pengguna dapat menjual saham dari diri mereka kepada para pengikut atau siapa pun yang tertarik dalam komunitas mereka.

Sumber: Friend.Tech (dune.com)

 Meskipun diluncurkan belum lama ini, friend.tech telah mengalami pertumbuhan dan adopsi yang pesat. Berdasarkan data dari Dune Analytics, aplikasi ini telah berhasil mengumpulkan 156,606 trader unik yang terlibat dalam lebih dari dua juta transaksi, dengan total nilai transaksi mencapai 41,003 ETH.


Sumber: Friend.Tech (dune.com)

 

Dominasi Base di Ekosistem L2 (Layer 2)

Tidak hanya berhasil mengungguli Ethereum, Base juga telah menggeser dominasi solusi Layer 2 lainnya seperti Arbitrum dan Optimism dalam hal transaksi harian. Hal ini mencerminkan optimisme yang tinggi terhadap Base, dan jika tren ini berlanjut atau bahkan semakin meningkat, Base berpotensi mengambil alih posisi solusi Layer 2 lainnya. 

Sumber: Delphi Digital on X

Integrasi proyek-proyek seperti Compound dan Aave juga turut memberikan dorongan bagi pertumbuhan Base. Pada saat penulisan artikel ini, lebih dari $258 juta telah dialihkan ke jaringan Base. Data dari Dune juga menunjukkan bahwa aset yang paling banyak dialihkan adalah ETH, diikuti oleh stablecoin seperti USDC dan DAI.

Sumber: πŸ”΅ BASE Mainnet (Bridges, Network Activity, Fees/Revenue and Dex Stats) (dune.com)

πŸ’‘ Selain itu, Total Nilai Terkunci (TVL) di Base juga mengalami peningkatan signifikan menjadi $191.79 juta, menurut data dari DefiLlama. Peningkatan ini mencerminkan bahwa orang-orang mulai mempercayai Base meskipun sebelumnya terdapat beberapa kasus penipuan sebelum peluncuran public mainnet.

Sumber: Base – DefiLlama

 

Altcoin Update

  • 🌜 Token Terkait Kecerdasan Buatan Mengalami Kenaikan Setelah Nvidia Melaporkan Pendapatan Kuartal Kedua. Aset kripto (FET, GRT, AGIX) yang terkait dengan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence atau AI) terus mengalami kenaikan yang signifikan pada hari Rabu setelah Nvidia (NVDA) dengan mudah melampaui perkiraan pendapatan kuartal kedua, membuktikan bahwa tren bullish dalam bidang AI masih akan berlanjut.
  • πŸ’° Tron Meraih Posisi Kedua sebagai Blockchain Terbesar. Tron telah menjadi blockchain terbesar kedua dalam Total Value Locked (TVL) di antara semua blockchain, mengalahkan BNB. TVL Tron telah mencapai $5,229 miliar atau 13,97% dari total pasar. Kenaikan TVL ini disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk kemitraan dengan Curve Finance. Meskipun demikian, Ethereum tetap menjadi blockchain terbesar dengan TVL $21,49 miliar (57,43% dari pasar). – Trade Now!
  • πŸ€– Tingkat Kesulitan Penambangan Bitcoin Capai Rekor Tertinggi Baru. Dalam perkembangan terbaru di jaringan Bitcoin, tingkat kesulitan penambangan baru saja mencapai puncak tertinggi sepanjang masa. Para penambang sekarang memerlukan rata-rata 239 sextillion hash untuk berhasil menemukan sebuah blok. – Trade Now!

 

Berita Terkini dalam Sepekan Terakhir

  • 🐲 Integrasi Solana Pay dengan Shopify, Memungkinkan Pembayaran USDC untuk Jutaan Bisnis. Solana Pay, salah satu platform pembayaran berbasis blockchain, telah menjalin kemitraan dengan Shopify, platform e-commerce terkenal yang digunakan oleh jutaan pengusaha dan perusahaan di seluruh dunia, memungkinkan jutaan bisnis untuk menerima pembayaran dalam bentuk USDC, dengan biaya transaksi yang hampir β€œbebas biaya”, jauh lebih rendah dibandingkan dengan biaya kartu kredit tradisional. – Trade Now!
  • 🌍 Ripple (XRP) Mendominasi sebagai Kripto Terpopuler di Korea Selatan. Ripple (XRP), yang merupakan kripto terbesar kelima di dunia, kini telah mengungguli altcoin lainnya sebagai kripto paling populer di Korea Selatan. Menurut laporan terbaru, para trader kripto di Korea Selatan kini lebih memilih XRP sebagai pilihan pertama mereka daripada kripto lainnya. Data dari laporan tersebut juga mengungkapkan bahwa sebanyak 82,5% investor di usia 20-an di Korea Selatan berinvestasi dalam altcoin. Di antara mereka, Ripple (XRP) menjadi altcoin paling populer yang diinvestasikan, dengan persentase mencapai 20,7%. Dengan pencapaian ini, Ripple berhasil melampaui proyek kripto lainnya seperti Bitcoin dan Ethereum di pasaran Korea Selatan. – Trade Now!
  • πŸš€ Friend.tech, Aplikasi Viral yang Tembus 100,000 Pengguna. Friend.tech kembali menjadi sorotan setelah berhasil melewati 100,000 pengguna. Dalam waktu 11 hari sejak diluncurkan versi beta, aplikasi media sosial terdesentralisasi Friend.tech telah menarik perhatian banyak pengguna, termasuk influencer kripto terkenal dan pemain NBA. Aplikasi ini memungkinkan pengguna untuk menggambarkan identitas mereka dalam bentuk token. Dengan cara ini, pengguna dapat menjual saham dari diri mereka kepada para pengikut atau siapa pun yang tertarik dalam komunitas mereka.

 

Crypto Terpopuler dalam Sepekan Terakhir

 

Crypto dengan Performa Terbaik dan Terburuk Sepekan Terakhir

Top Performance Crypto

  1. Sui (SUI) +16.50%

  2. Optimism (OP) +13.52%

  3. Hedera (HBAR) +9.06%

  4. Stellar (XLM) +8.59%

  5. Fantom (FTM) +7.19%

 

Top Losers Crypto

  1. Curve DAO (CRV) -9.65%

  2. Uniswap (UNI) -7.03%

  3. ApeCoin (APE) -6.26%

  4. Filecoin (FIL) -6.14%

  5. Avalanche (AVAX) -5.95%

 

Referensi

XRPL Services

Uphold on X

L2BEAT – The state of the layer two ecosystem

Friend.Tech (dune.com)

Delphi Digital on X

πŸ”΅ BASE Mainnet (Bridges, Network Activity, Fees/Revenue and Dex Stats) (dune.com)

Base – DefiLlama

 

Analisa market ini adalah hal yang bersifat informasional. Ini bukan merupakan tawaran untuk menjual atau ajakan untuk membeli atau menjual aset kripto apa pun di PT Rekeningku Dotcom Indonesia, perusahaan yang dibatasi oleh pihak atau entitas lain yang diorganisir, dikendalikan, atau dikelola oleh Reku, dan oleh karena itu tidak dapat diandalkan penuh sehubungan dengan pembelian atau penjualan aset kripto.
Dengan melakukan perdagangan aset kripto berarti nasabah sudah mengetahui ada unsur resiko di dalam aktivitas tersebut. Perubahan harga aset kripto sangat fluktuatif. Diharapkan menggunakan analisa cermat sebelum melakukan aktivitas membeli atau menjual aset kripto. Kami tidak memaksa nasabah untuk melakukan jual-beli aset kripto sebagai investasi atau mencari keuntungan, yang berarti semua aktivitas perdagangan merupakan keputusan individu dari pengguna.