Apakah TradFi Mulai Meninggalkan BTC?
Key Takeaways:
- Kripto Pilihan: Bitcoin sedang mengalami “pembersihan sehat” dari beban leverage yang berlebihan. Meskipun angka Open Interest menunjukkan kelesuan, aktivitas ETF membuktikan bahwa TradFi tidak benar-benar meninggalkan BTC, mereka hanya sedang mengubah strategi dari spekulasi berisiko tinggi menjadi kepemilikan jangka panjang yang lebih konservatif.
- Update Altcoin: Ethereum Foundation meluncurkan Trillion Dollar Security Dashboard pada 5 Februari 2026 sebagai alat pemantauan risiko keamanan secara real-time di seluruh ekosistem, mencakup enam kategori utama risiko untuk mendukung keamanan jaringan skala besar.
- Berita Sepekan: Grayscale melanjutkan strategi ETF altcoin-nya dengan produk seperti Solana staking ETF dan Chainlink ETF yang telah diluncurkan atau dalam proses, sebagaimana dibahas dalam wawancara eksekutif Grayscale di Halborn Access 2026 Summit.
Open Interest Bitcoin Sentuh Titik Terendah Sejak 2024, Apakah TradFi Mulai Meninggalkan BTC?
Pasar kripto sedang berada di persimpangan jalan yang aneh. Di satu sisi, Bitcoin baru saja mencetak rekor tertinggi sepanjang masa di angka $126.000 pada Oktober 2025 lalu. Namun, memasuki Februari 2026, suasana berubah drastis. Open Interest (OI) agregat pada berjangka (futures) Bitcoin merosot ke angka $34 miliar, level terendah sejak akhir 2024.
Fenomena ini memicu pertanyaan besar di kalangan investor: Apakah institusi keuangan tradisional (TradFi) sedang bersiap melakukan eksodus massal dari Bitcoin?

Poin-Poin Penting:
- Deleveraging Masif: Open Interest USD turun 28% dalam sebulan, namun jumlah BTC yang dijaminkan tetap stabil di kisaran 502.450 BTC, menunjukkan bahwa minat terhadap leverage tidak hilang, melainkan nilainya menyusut akibat penurunan harga aset.
- Kapitulasi Terdeteksi: Likuidasi paksa sebesar $5,2 miliar dalam dua pekan terakhir menandakan pembersihan posisi “long” secara besar-besaran.
- Kontras Makro: Saat Bitcoin berjuang di angka $67.000, emas justru melambung di atas $5.000 dan S&P 500 mendekati rekor tertinggi.
- Sinyal Opsi: Delta skew 30 hari melonjak ke 22%, menandakan para profesional lebih memilih melindungi nilai (hedging) terhadap penurunan harga.
Mengapa Ini Terjadi Sekarang?
Penurunan tajam ini tidak terjadi di ruang hampa. Ada perpaduan antara data ekonomi AS yang lesu dan dinamika internal jaringan Bitcoin yang sedang mengalami tekanan.
1. Tekanan Makro dan Data Tenaga Kerja
Data Departemen Tenaga Kerja AS menunjukkan penambahan lapangan kerja yang lebih rendah dari ekspektasi (hanya 181.000 di tahun 2025). Hal ini memicu kekhawatiran resesi, yang biasanya membuat investor institusi menarik diri dari aset berisiko tinggi seperti kripto dan beralih ke “Safe Haven” tradisional seperti emas.
2. Krisis Penambang (Miner Capitulation)
Kesulitan penambangan (mining difficulty) Bitcoin baru saja mencatat penurunan sebesar 11,16%, rekor penurunan terbesar sejak pelarangan tambang di China tahun 2021. Kombinasi antara harga BTC yang jatuh ke kisaran $60.000 dan badai musim dingin di AS memaksa banyak penambang mematikan mesin mereka karena biaya operasional yang membengkak.
“Ini adalah peristiwa kapitulasi terbesar dalam sejarah BTC, menyaingi keruntuhan Luna/FTX tahun 2022,” ujar seorang analis dari CryptoQuant.

Apakah TradFi Benar-benar Pergi?
Meski pasar derivatif terlihat “berdarah,” data dari instrumen ETF menunjukkan cerita yang berbeda. ETF Bitcoin di AS masih mencatat volume harian rata-rata sekitar $5,4 miliar. Ini menunjukkan bahwa investor institusi yang menggunakan instrumen spot (beli putus) masih aktif dan cenderung melakukan akumulasi di harga bawah, sementara para spekulan di pasar berjangka lah yang sedang “dibersihkan.”
Apa yang Harus Diperhatikan Selanjutnya?
Jika Anda memantau pasar dalam beberapa minggu ke depan, perhatikan indikator berikut:
- Data Inflasi & Keputusan Fed: Sinyal pemangkasan suku bunga dapat menjadi katalis positif bagi aset berisiko.
- Support Psikologis $60.000: Jika level ini jebol, analis memperkirakan harga bisa terseret ke area $37.000 – $40.000.
- Aliran Dana ETF: Apakah arus keluar (outflow) dari ETF BlackRock (IBIT) dan lainnya akan melambat atau justru meningkat?
Kesimpulan
Bitcoin sedang mengalami “pembersihan sehat” dari beban leverage yang berlebihan. Meskipun angka Open Interest menunjukkan kelesuan, aktivitas ETF membuktikan bahwa TradFi tidak benar-benar meninggalkan BTC, mereka hanya sedang mengubah strategi dari spekulasi berisiko tinggi menjadi kepemilikan jangka panjang yang lebih konservatif.
Cek Harga BTC Hari Ini!
Update Altcoin
- 🐲 Bullish – Ethereum Foundation meluncurkan Trillion Dollar Security Dashboard pada 5 Februari 2026 sebagai alat pemantauan risiko keamanan secara real-time di seluruh ekosistem, mencakup enam kategori utama risiko untuk mendukung keamanan jaringan skala besar; ini melengkapi upgrade sebelumnya seperti Pectra dan Fusaka, serta mempersiapkan Glamsterdam upgrade mendatang yang akan membawa parallel processing dan integrasi zero-knowledge proof untuk meningkatkan skalabilitas dan efisiensi.
Cek Harga ETH Hari Ini!
- 🌍 Bullish – Solana Foundation meluncurkan Institutional Trading Program dengan VIP track khusus untuk prop trading dan high-frequency firms, sementara Alibaba Cloud mulai hosting node akses Solana untuk aplikasi dan wallet; ekosistem juga melihat integrasi besar seperti Polymarket via Jupiter, Sushiswap menambahkan dukungan Solana, serta WisdomTree memperluas tokenized fund suite ke Solana melalui WisdomTree Connect, menandakan fokus kuat pada adopsi institusional dan infrastruktur cross-chain.
Cek Harga SOL Hari Ini!
- 🚀 Bullish – Ripple terus memperkuat posisi global dengan integrasi RLUSD stablecoin di Binance dan XRP Ledger, serta ekspansi DeFi melalui Ripple Prime dengan Hyperliquid untuk tokenized RWAs dan derivatives institusional; Moscow Exchange (MOEX) berencana menambahkan futures cash-settled untuk XRP bersama Solana dan TRX, sementara perusahaan seperti Gumi di Jepang menjajaki alokasi treasury XRP, memperluas penggunaan untuk pembayaran lintas batas dan enterprise.
Cek Harga XRP Hari Ini!
Berita Terkini dalam Sepekan Terakhir
- 🌜 Bullish – Robinhood meluncurkan testnet publik untuk Robinhood Chain, sebuah Ethereum Layer-2 yang dibangun di atas Arbitrum, pada awal Februari 2026. Platform ini dirancang khusus untuk tokenized stocks, ETFs, dan real-world assets (RWA), dengan Chainlink dipilih sebagai oracle resmi untuk menyediakan data akurat dan aman bagi aplikasi tokenized di Robinhood Chain, menandakan langkah besar Robinhood dalam mengintegrasikan DeFi dan aset tradisional secara on-chain untuk pengguna retail dan institusional.
Cek Harga ARB Hari Ini!
- 💰 Bullish – Goldman Sachs mengungkap kepemilikan kripto dalam filing terbaru, termasuk eksposur signifikan terhadap Ethereum, XRP, dan Solana selain Bitcoin. Pengungkapan ini menyoroti komitmen institusi besar terhadap infrastruktur blockchain major, sementara Citadel Securities juga mendukung LayerZero dalam peluncuran blockchain ‘Zero’ untuk pasar global, memperkuat tren adopsi institusional di ekosistem altcoin established.
Cek Harga ETH Hari Ini!
- 🤖 Bullish – Grayscale melanjutkan strategi ETF altcoin-nya dengan produk seperti Solana staking ETF dan Chainlink ETF yang telah diluncurkan atau dalam proses, sebagaimana dibahas dalam wawancara eksekutif Grayscale di Halborn Access 2026 Summit. Ini mencerminkan ekspansi produk regulated untuk memberikan akses institusional ke utilitas Chainlink sebagai oracle dan staking Solana, sejalan dengan minat institusi yang semakin luas terhadap altcoin utility di luar Bitcoin dan Ethereum.
Cek Harga SOL Hari Ini!
Disclaimer: Analisa market ini adalah hal yang bersifat informasional. Ini bukan merupakan tawaran untuk menjual atau ajakan untuk membeli atau menjual aset kripto dan saham AS apa pun di PT Rekeningku Dotcom Indonesia, perusahaan yang dibatasi oleh pihak atau entitas lain yang diorganisir, dikendalikan, atau dikelola oleh Reku, dan oleh karena itu tidak dapat diandalkan penuh sehubungan dengan pembelian atau penjualan aset kripto dan saham AS.
Dengan melakukan perdagangan aset kripto dan saham AS berarti nasabah sudah mengetahui ada unsur resiko di dalam aktivitas tersebut. Perubahan harga aset kripto sangat fluktuatif. Diharapkan menggunakan analisa cermat sebelum melakukan aktivitas membeli atau menjual aset kripto dan saham AS. Kami tidak memaksa nasabah untuk melakukan jual-beli aset kripto dan saham AS sebagai investasi atau mencari keuntungan, yang berarti semua aktivitas perdagangan merupakan keputusan individu dari pengguna.

