Investasi
Market
Learning Hub
Keamanan
Biaya
Lainnya
Unduh Aplikasi Reku
google-icon

Analisis

Analisa Saham AS
Update Kripto
Publikasi (Deep Dives)
Analisa Kripto
Analisa Makro
Ringkasan Reku
Update Saham AS
Disney Resmi Tunjuk CEO Baru: Taruhan Besar untuk Masa Depan Perusahaan
Analisa Saham AS
Bagikan!

Disney Resmi Tunjuk CEO Baru: Taruhan Besar untuk Masa Depan Perusahaan

05 February 2026
4 menit membaca
Disney Resmi Tunjuk CEO Baru: Taruhan Besar untuk Masa Depan Perusahaan

Setelah bertahun-tahun spekulasi dan proses seleksi yang ketat, Disney akhirnya mengumumkan siapa yang akan memimpin salah satu perusahaan hiburan paling ikonik di dunia. Josh D’Amaro, sosok di balik kesuksesan bisnis taman hiburan Disney, resmi ditunjuk sebagai CEO berikutnya dan akan mengambil alih jabatan mulai 18 Maret.

Bob Iger — figur legendaris yang identik dengan transformasi modern Disney — tidak langsung pergi. Ia akan tetap menjadi anggota dewan dan senior advisor hingga akhir tahun, memastikan transisi berjalan mulus.

Namun pertanyaan besarnya bukan hanya soal siapa yang naik jabatan.

Suksesi yang Diawasi Seluruh Wall Street

Pemilihan CEO Disney bukan sekadar pergantian eksekutif biasa. Ini adalah keputusan strategis yang diawasi investor global, mengingat sejarah suksesi Disney yang tidak selalu mulus.

Enam tahun lalu, Disney menunjuk Bob Chapek sebagai penerus Iger. Namun eksperimen tersebut berakhir dramatis — konflik internal, kritik publik, dan akhirnya Iger kembali mengambil kendali perusahaan.

Kali ini, dewan direksi tidak ingin mengulang kesalahan yang sama.

Proses pencarian berlangsung lama dan serius:

  • Lebih dari 100 kandidat masuk radar

  • Kandidat utama berasal dari jajaran eksekutif internal

  • Empat pemimpin senior diwawancarai sejak 2024

Keputusan akhirnya jatuh pada D’Amaro, sinyal bahwa Disney memilih stabilitas operasional dibandingkan perubahan radikal.


Mengapa Josh D’Amaro?

D’Amaro bukan nama yang paling sering muncul di media dibandingkan pemimpin divisi konten atau streaming. Namun performanya berbicara keras.

Sebagai kepala Disney Experiences — unit yang menaungi:

  • Theme parks

  • Resorts

  • Cruise lines

— ia berhasil mengubah bisnis ini menjadi mesin pertumbuhan utama perusahaan.

Untuk pertama kalinya dalam sejarah, divisi tersebut mencatat lebih dari $10 miliar revenue dalam satu kuartal.

Di tengah tekanan pada TV tradisional dan perang streaming yang mahal, taman hiburan justru menjadi:
👉 cash flow engine Disney.

Bob Iger sendiri menyebut D’Amaro sebagai pemimpin dengan kombinasi langka:

  • Pemahaman mendalam terhadap brand Disney

  • Insting kreatif

  • Disiplin operasional

  • Kemampuan mengeksekusi proyek besar

Dalam bahasa sederhana: creative enough for Disney, but disciplined enough for Wall Street.


Restrukturisasi Kepemimpinan: Kreativitas Tetap Jadi Jantung Disney

Sebagai bagian dari transisi, Dana Walden ditunjuk sebagai President dan Chief Creative Officer, langsung melapor ke D’Amaro.

Langkah ini bukan kosmetik — ini adalah pesan strategis.

Jika operasional akan dipimpin oleh seorang executor, maka mesin storytelling tetap dijaga oleh pemimpin kreatif.

Karena pada akhirnya, kekuatan Disney selalu bertumpu pada satu hal:

👉 intellectual property.

Dari Marvel hingga Pixar, dari Star Wars hingga Disney Animation — IP adalah bahan bakar seluruh ekosistem bisnis mereka.

Film sukses → merchandise → taman hiburan → streaming → franchise jangka panjang.

Siklus inilah yang ingin terus dipertahankan.

Cek Harga Disney Hari Ini!


CEO Baru, Tantangan Baru

D’Amaro mengambil alih Disney pada momen yang tidak sederhana.

Secara fundamental, bisnis menunjukkan tanda kekuatan:

  • Earnings dan revenue terbaru melampaui ekspektasi

  • Streaming mulai bergerak menuju profitabilitas

  • Parks tetap booming

Namun ironisnya, saham Disney justru turun sekitar 7% setelah laporan tersebut.

Ini mencerminkan satu hal:
👉 ekspektasi investor sudah sangat tinggi.

Beberapa tantangan besar yang menanti CEO baru:

1. Transisi dari TV Tradisional

Cord-cutting terus menggerus pendapatan kabel. Disney harus mempercepat pivot ke streaming tanpa menghancurkan margin.

2. Profitabilitas Streaming

Pertumbuhan subscriber tidak lagi cukup. Investor sekarang menuntut:

  • margin

  • pricing power

  • efisiensi konten

3. Belanja Besar di Theme Parks

Disney berencana menginvestasikan sekitar $60 miliar dalam satu dekade ke depan, termasuk ekspansi global seperti proyek taman hiburan di Abu Dhabi.

Ini peluang besar — tapi juga capital intensive.

4. Konsistensi Box Office

Dominasi film Disney di 2025 memberi momentum, tetapi industri film semakin unpredictable. Satu atau dua flop bisa berdampak besar.


Strategi yang Tampak Jelas: Double Down pada Pengalaman

Jika membaca arah bisnis, ada satu pola yang semakin kuat:

👉 Disney sedang bergeser dari sekadar perusahaan media menjadi experience-driven ecosystem.

Theme parks bukan hanya pelengkap — mereka adalah moat.

Tidak seperti streaming yang kompetitif, taman hiburan memiliki:

  • barrier to entry ekstrem

  • pricing power tinggi

  • demand global

  • emotional attachment

Sulit meniru “Disney magic.”

Menunjuk pemimpin dari divisi ini bisa jadi pertanda bahwa masa depan Disney akan semakin berpusat pada:
physical experiences + premium IP.


Apa Artinya untuk Investor?

Pergantian CEO biasanya membawa ketidakpastian jangka pendek, tetapi juga membuka ruang re-rating jika pasar percaya pada arah baru.

Beberapa interpretasi yang mungkin muncul di Wall Street:

Bull case:

  • Transisi terencana, bukan darurat

  • Bisnis parks sangat kuat

  • Struktur kreatif tetap terjaga

  • Eksekusi kemungkinan lebih disiplin

Risk case:

  • D’Amaro belum teruji sebagai CEO perusahaan media global

  • Streaming masih dalam fase rentan

  • Belanja capex besar bisa menekan margin

Dalam banyak kasus, pasar akan memberi waktu 12–18 bulan untuk melihat:
👉 apakah CEO baru mampu mengubah strategi menjadi pertumbuhan nyata.


Kesimpulan: Bukan Sekadar Pergantian Pemimpin — Ini Penentuan Arah Disney

Penunjukan Josh D’Amaro menandai lebih dari akhir era Bob Iger. Ini adalah sinyal tentang bagaimana Disney melihat masa depannya.

Perusahaan tampaknya tidak mencari revolusi. Mereka memilih operator yang terbukti mampu mengeksekusi — sambil tetap mempertahankan DNA kreatif yang membuat Disney berbeda.

Jika berhasil, Disney bisa memasuki fase baru yang lebih stabil:

  • IP kuat

  • taman hiburan sebagai profit driver

  • streaming yang semakin matang

Namun jika transisi ini gagal, sejarah menunjukkan bahwa memperbaiki arah Disney bukanlah pekerjaan mudah.

Yuk Mulai Investasi di Saham AS Sekarang! 

Sekarang kamu bisa beli saham AS dari perusahaan ternama seperti NVIDIA, Intel, AMD, Google, Apple, hingga Unilever di Reku. Download aplikasi Reku sekarang dan mulai berinvestasi di aset global!

Disclaimer: Analisa market ini adalah hal yang bersifat informasional. Ini bukan merupakan tawaran untuk menjual atau ajakan untuk membeli atau menjual aset kripto dan saham AS apa pun di PT Rekeningku Dotcom Indonesia, perusahaan yang dibatasi oleh pihak atau entitas lain yang diorganisir, dikendalikan, atau dikelola oleh Reku, dan oleh karena itu tidak dapat diandalkan penuh sehubungan dengan pembelian atau penjualan aset kripto dan saham AS.

Dengan melakukan perdagangan aset kripto dan saham AS berarti nasabah sudah mengetahui ada unsur resiko di dalam aktivitas tersebut. Perubahan harga aset kripto sangat fluktuatif. Diharapkan menggunakan analisa cermat sebelum melakukan aktivitas membeli atau menjual aset kripto dan saham AS. Kami tidak memaksa nasabah untuk melakukan jual-beli aset kripto dan saham AS sebagai investasi atau mencari keuntungan, yang berarti semua aktivitas perdagangan merupakan keputusan individu dari pengguna.

Mike
PenulisMike
Bagikan!
Artikel Terkait
    Amazon Pullback: Technical Reset di Tengah Boom AI
  1. Amazon Pullback: Technical Reset di Tengah Boom AI
  2. 06 February 2026
    1 menit membaca
    Analisa Saham AS
    Pasar Saham AS Melemah, Tekanan Saham Teknologi dan Sentimen Makro Membebani
  3. Pasar Saham AS Melemah, Tekanan Saham Teknologi dan Sentimen Makro Membebani
  4. 06 February 2026
    1 menit membaca
    Analisa Saham AS
Analisis
Analisa pasar yang mendalam
Blog
Pelajari lebih lanjut strategi investasi dan serba-serbi dunia finansial
FAQ
Cari tahu berbagai berita kripto dan saham terbaru
Market
Mulai jelajahi dan investasi aset Crypto dan Saham AS di Reku