Pagi ini Bitcoin (BTC) kembali menunjukkan kekuatannya. Setelah sempat berkonsolidasi di kisaran $91.000–$92.000 awal minggu, harga berhasil rebound dan kini mendekati $93.000–$94.000 (berdasarkan data agregat exchange per pagi WIB), dengan kenaikan sekitar 2–4% dalam 24 jam terakhir.
Apa yang membuat BTC naik hari ini? Berikut breakdown utama berdasarkan kondisi pasar terkini:
1. Data CPI AS Desember 2025 yang Stabil & Dovish
Rilis CPI kemarin malam (13 Januari waktu AS) menunjukkan inflasi headline tetap di 2.7% YoY (sesuai ekspektasi), sementara core CPI turun sedikit ke 2.6% (lebih rendah dari perkiraan).
Hasil ini mengurangi kekhawatiran pasar akan inflasi “sticky” dan membuka peluang The Fed untuk melanjutkan siklus pelonggaran suku bunga di 2026.
Ketika ekspektasi “uang murah” kembali menguat, aset berisiko seperti crypto langsung mendapat dorongan. BTC bereaksi positif dengan breakout dari level konsolidasi, karena investor melihatnya sebagai hedge terhadap potensi debasement dollar.
2. Kembalinya Inflow ke Spot Bitcoin ETF
Setelah akhir 2025 yang berat dengan outflow besar (total ~$4.5 miliar di Nov-Des), ETF Bitcoin AS mulai balik arah positif di awal 2026.
Beberapa hari terakhir mencatat inflow signifikan (contoh: ratusan juta dolar di hari-hari pertama Januari, termasuk kontribusi besar dari BlackRock, Fidelity, dll.).
Institusi kembali akumulasi BTC, menyerap supply lebih banyak daripada produksi miner harian → menciptakan supply shock yang bullish dan mendukung kenaikan harga.
3. Sentimen Risk-On Global & Momentum Awal Tahun
Pasar saham Asia (Nikkei mencatat rekor) dan Wall Street sedang rally, didorong oleh harapan stimulus dan rebalancing portofolio awal tahun.
Investor yang absen di Q4 2025 mulai masuk kembali, termasuk ke crypto sebagai “digital gold”.
Narasi pro-crypto dari pemerintahan Trump, progres CLARITY Act (kerangka regulasi aset digital AS), serta faktor geopolitik (seperti ketegangan global) juga menambah rasa percaya diri bagi institusi.
4. Short Squeeze & Dinamika Leverage
Banyak posisi short leveraged kena sapu saat harga menembus resistance ~$92.500–$93.000.
Likuidasi massal ini menciptakan forced buying, mempercepat kenaikan vertikal — fenomena klasik yang sering jadi katalis rally di pasar crypto.
5. Setup Teknikal yang Mendukung
- Breakout dari range ketat $90k–$93k terkonfirmasi dengan volume meningkat
- Harga mendekati resistance psikologis $94.700–$95.000
- Indikator momentum belum overbought ekstrem di timeframe harian → masih ada ruang naik sebelum potensi koreksi

Kesimpulan:
Kenaikan hari ini adalah kombinasi makro stabil + inflow institusi kembali + short squeeze + sentimen risk-on awal tahun. Rally ini lebih didorong oleh smart money dan institusi daripada retail FOMO, yang biasanya menandakan bull market masih punya leg lebih panjang sebelum mencapai puncak euphoria.
Tapi ingat, crypto tetap sangat volatil. Pullback ke zona $91.000–$92.000 masih mungkin untuk “reset” leverage sebelum lanjut menuju $100k di 2026.
Cek Harga BTC Hari Ini!
Disclaimer: Analisa market ini adalah hal yang bersifat informasional. Ini bukan merupakan tawaran untuk menjual atau ajakan untuk membeli atau menjual aset kripto apa pun di PT Rekeningku Dotcom Indonesia, perusahaan yang dibatasi oleh pihak atau entitas lain yang diorganisir, dikendalikan, atau dikelola oleh Reku, dan oleh karena itu tidak dapat diandalkan penuh sehubungan dengan pembelian atau penjualan aset kripto.
Dengan melakukan perdagangan aset kripto berarti nasabah sudah mengetahui ada unsur resiko di dalam aktivitas tersebut. Perubahan harga aset kripto sangat fluktuatif. Diharapkan menggunakan analisa cermat sebelum melakukan aktivitas membeli atau menjual aset kripto. Kami tidak memaksa nasabah untuk melakukan jual-beli aset kripto sebagai investasi atau mencari keuntungan, yang berarti semua aktivitas perdagangan merupakan keputusan individu dari pengguna.

