Investasi
Market
Learning Hub
Keamanan
Biaya
Lainnya
Unduh Aplikasi Reku
google-icon

Analisis

Publikasi (Deep Dives)
Analisa Kripto
Analisa Makro
Ringkasan Reku
Update Saham AS
Analisa Saham AS
Update Kripto
Pasar Saham AS Melemah, Tekanan Saham Teknologi dan Sentimen Makro Membebani
Analisa Saham AS
Bagikan!

Pasar Saham AS Melemah, Tekanan Saham Teknologi dan Sentimen Makro Membebani

06 February 2026
4 menit membaca
Pasar Saham AS Melemah, Tekanan Saham Teknologi dan Sentimen Makro Membebani

Key Takeaways:

  • Saham Pilihan: Wall Street menutup pekan dengan tekanan signifikan, terutama di sektor teknologi, seiring meningkatnya kehati-hatian investor terhadap outlook ekonomi dan kebijakan The Fed.
  • Update Saham: Nasdaq memimpin pelemahan akibat koreksi saham teknologi besar, sementara Dow Jones relatif bertahan berkat dukungan saham defensif dan industri.
  • Berita Sepekan: Fokus pasar tertuju pada data tenaga kerja AS, arah yield obligasi, serta ketidakpastian waktu pemangkasan suku bunga The Fed yang kembali memicu risk-off sentiment.

Dalam sepekan terakhir, pasar saham AS bergerak melemah dengan tekanan yang tidak merata antar indeks. Aksi jual terutama terjadi pada saham-saham growth dan teknologi, mencerminkan meningkatnya kehati-hatian investor terhadap valuasi, perlambatan ekonomi, serta kemungkinan suku bunga tinggi bertahan lebih lama. Di sisi lain, saham-saham defensif membantu menahan penurunan lebih dalam, khususnya pada Dow Jones.

Kinerja Indeks Saham AS Sepekan Terakhir

  • S&P 500: −2,03%
  • Nasdaq Composite: −3,93%
  • Dow Jones Industrial Average (DJIA): +0,03%

Pelemahan tajam Nasdaq menegaskan tekanan pada saham teknologi dan AI, sementara Dow Jones yang relatif flat menunjukkan adanya rotasi ke saham-saham value dan defensif di tengah meningkatnya ketidakpastian makro.

 

Sorotan Ekonomi yang Mempengaruhi Pasar Minggu Ini

Ketidakpastian Arah Kebijakan The Fed Kembali Meningkat

Pasar mulai menyesuaikan ekspektasi bahwa pemangkasan suku bunga The Fed tidak akan secepat yang sebelumnya diantisipasi. Pernyataan pejabat The Fed yang menekankan pendekatan data dependent membuat investor kembali berhati-hati, terutama terhadap aset berisiko tinggi.

Data Tenaga Kerja Melemah, Picu Kekhawatiran Pertumbuhan

Sejumlah indikator tenaga kerja menunjukkan tanda perlambatan yang lebih jelas. Meskipun ini berpotensi membuka ruang pelonggaran kebijakan moneter, pasar justru merespons negatif karena meningkatnya kekhawatiran terhadap perlambatan ekonomi yang lebih tajam.

Yield Obligasi Berfluktuasi dan Tekan Valuasi Saham

Pergerakan yield US Treasury yang kembali volatil menekan valuasi saham, khususnya sektor teknologi dan growth. Yield yang bertahan di level relatif tinggi membuat investor lebih selektif dan mendorong aksi profit taking.

 

Saham & Sektor yang Menjadi Highlight Minggu Ini

Teknologi Jadi Sumber Tekanan Utama

Saham-saham teknologi besar menjadi kontributor utama pelemahan Nasdaq. Koreksi terjadi seiring kekhawatiran valuasi, belanja modal AI yang besar, serta ekspektasi pertumbuhan laba yang mulai direvisi lebih konservatif.

Dow Jones Ditopang Saham Defensif

Berbeda dengan Nasdaq, Dow Jones relatif bertahan berkat dukungan saham-saham industri, consumer staples, dan healthcare. Sektor ini kembali dilirik sebagai tempat berlindung sementara di tengah meningkatnya volatilitas pasar.

Rotasi Sektor Semakin Jelas

Investor terlihat mengurangi eksposur pada saham growth dan mulai mengalihkan dana ke sektor defensif dan value. Pola ini mengindikasikan pasar sedang berada dalam fase penyesuaian, bukan panic selling menyeluruh.

 

Reku Takeaway

  • Tekanan jangka pendek meningkat. Pelemahan Nasdaq menunjukkan risk appetite investor sedang menurun.
  • Rotasi sektor semakin nyata. Dow Jones yang relatif stabil mencerminkan minat pada saham defensif dan value.
  • The Fed tetap menjadi katalis utama. Kejelasan arah suku bunga akan sangat menentukan pergerakan pasar selanjutnya.
  • Selektivitas jadi kunci. Saham dengan fundamental kuat dan cash flow stabil cenderung lebih tahan tekanan.
  • Volatilitas masih berlanjut. Pasar sensitif terhadap setiap rilis data ekonomi dan komentar bank sentral.

Secara keseluruhan, Wall Street mengakhiri pekan dengan nada hati-hati. Koreksi yang terjadi lebih mencerminkan proses penyesuaian ekspektasi dibanding perubahan tren besar. Dalam jangka dekat, pasar cenderung bergerak volatil sambil menunggu kejelasan lanjutan dari data ekonomi dan arah kebijakan The Fed.

 

Investasi Saham AS Sekarang!

Berita Saham dalam Sepekan Terakhir

  • 🌍 Neutral – Nvidia Corp. dilaporkan semakin dekat untuk menyelesaikan investasi senilai US$20 miliar di OpenAI, pengembang ChatGPT, dalam putaran pendanaan terbaru. Jika terealisasi, ini akan menjadi investasi tunggal terbesar yang pernah dilakukan Nvidia dan menegaskan peran sentral perusahaan ini dalam ekosistem AI global.Informasi tersebut berasal dari sumber yang mengetahui proses pembahasan, meski menekankan bahwa kesepakatan belum sepenuhnya final dan masih dapat berubah. Baik Nvidia maupun OpenAI sejauh ini menolak memberikan komentar resmi.

Cek Harga NVDA Hari Ini!

  • 🐲 Bullish – Apple kembali mencatat kinerja luar biasa pada awal tahun. Raksasa teknologi tersebut melaporkan laba kuartal pertama yang sangat kuat dan memproyeksikan pertumbuhan pendapatan hingga 16% pada kuartal berjalan. Namun dibalik momentum positif tersebut, Apple menghadapi satu tantangan besar: keterbatasan pasokan chip yang menghambat produksi iPhone. Chief Financial Officer Apple, Kevan Parekh, mengatakan perusahaan memperkirakan pendapatan kuartal Maret akan tumbuh sekitar 13%–16% secara tahunan, bahkan setelah memperhitungkan keterbatasan suplai iPhone. Artinya, tanpa hambatan rantai pasok, angka pertumbuhan Apple kemungkinan bisa lebih tinggi lagi.

Cek Harga AAPL Hari Ini!

  • 🌍 Bearish – Setelah bertahun-tahun spekulasi dan proses seleksi yang ketat, Disney akhirnya mengumumkan siapa yang akan memimpin salah satu perusahaan hiburan paling ikonik di dunia. Josh D’Amaro, sosok di balik kesuksesan bisnis taman hiburan Disney, resmi ditunjuk sebagai CEO berikutnya dan akan mengambil alih jabatan mulai 18 Maret. Bob Iger — figur legendaris yang identik dengan transformasi modern Disney — tidak langsung pergi. Ia akan tetap menjadi anggota dewan dan senior advisor hingga akhir tahun, memastikan transisi berjalan mulus.

Cek Harga DIS Hari Ini!

 

Disclaimer: Analisa market ini adalah hal yang bersifat informasional. Ini bukan merupakan tawaran untuk menjual atau ajakan untuk membeli atau menjual aset kripto dan saham AS apa pun di PT Rekeningku Dotcom Indonesia, perusahaan yang dibatasi oleh pihak atau entitas lain yang diorganisir, dikendalikan, atau dikelola oleh Reku, dan oleh karena itu tidak dapat diandalkan penuh sehubungan dengan pembelian atau penjualan aset kripto dan saham AS.

Dengan melakukan perdagangan aset kripto dan saham AS berarti nasabah sudah mengetahui ada unsur resiko di dalam aktivitas tersebut. Perubahan harga aset kripto sangat fluktuatif. Diharapkan menggunakan analisa cermat sebelum melakukan aktivitas membeli atau menjual aset kripto dan saham AS. Kami tidak memaksa nasabah untuk melakukan jual-beli aset kripto dan saham AS sebagai investasi atau mencari keuntungan, yang berarti semua aktivitas perdagangan merupakan keputusan individu dari pengguna.

 

Stephanus Renaldi
PenulisStephanus Renaldi
Bagikan!
Artikel Terkait
    Amazon Pullback: Technical Reset di Tengah Boom AI
  1. Amazon Pullback: Technical Reset di Tengah Boom AI
  2. 06 February 2026
    1 menit membaca
    Analisa Saham AS
    Disney Resmi Tunjuk CEO Baru: Taruhan Besar untuk Masa Depan Perusahaan
  3. Disney Resmi Tunjuk CEO Baru: Taruhan Besar untuk Masa Depan Perusahaan
  4. 05 February 2026
    1 menit membaca
    Analisa Saham AS
Analisis
Analisa pasar yang mendalam
Blog
Pelajari lebih lanjut strategi investasi dan serba-serbi dunia finansial
FAQ
Cari tahu berbagai berita kripto dan saham terbaru
Market
Mulai jelajahi dan investasi aset Crypto dan Saham AS di Reku