Wall Street Merah, US$700 Miliar Menguap dalam Sehari
Pasar saham Amerika Serikat baru saja melewati hari yang brutal. Ibarat sebuah lubang hitam besar, nilai pasar sebesar US$700 miliar (sekitar Rp11.000 triliun) terisap habis hanya dalam satu sesi perdagangan. Saat raksasa teknologi tumbang dan imbal hasil obligasi melonjak, investor kini bertanya-tanya: Apakah ini koreksi sehat atau awal dari keruntuhan?

Efek Domino, Mengapa Ratusan Miliar Dolar Lenyap?
Pemicunya bukan rahasia lagi: The Fed. Kebijakan moneter yang kaku dan kenaikan yield obligasi membuat aset berisiko seperti saham teknologi kehilangan daya tariknya. Namun, ada cerita di balik angka bombastis tersebut:
- Raksasa yang Tumbang: Penurunan ini tidak merata. Raksasa farmasi Novo Nordisk, misalnya, terjun bebas lebih dari 16% setelah kegagalan uji klinis. Guncangan pada satu “paus” seperti ini sanggup menarik seluruh indeks ke zona merah.
- Matematika vs. Narasi: Angka US$700 miliar sering kali digunakan sebagai headline untuk memicu kepanikan. Padahal, jika dibandingkan dengan total kapitalisasi pasar AS yang mencapai puluhan triliun, angka ini adalah fluktuasi yang, meski besar, masih dalam batas kewajaran pasar yang volatil.
Nasib Bitcoin, Ikut Tenggelam atau Bertahan?
Di saat Wall Street membara, mata uang kripto nomor satu, Bitcoin (BTC), juga sedang berjuang di napas terakhirnya. Dengan harga tertahan di kisaran US$63.723, sentimen pasar saat ini adalah Bearish.
Data Teknis: Dengan RSI di angka 32,62, Bitcoin secara teknis hampir menyentuh area “jenuh jual” (oversold). Namun, selama harga masih berada di bawah rata-rata 50 hari ($81.057), tren pelemahan ini diprediksi masih akan berlanjut.

Kesimpulan untuk Investor
Hari ini adalah pengingat keras bahwa pasar modal tidak selalu bergerak naik. Korelasi antara saham dan kripto sering kali menguat di saat krisis, di mana investor cenderung “membuang” semua aset berisiko untuk memegang uang tunai.
Cek Harga BTC Hari Ini!
Disclaimer: Analisa market ini adalah hal yang bersifat informasional. Ini bukan merupakan tawaran untuk menjual atau ajakan untuk membeli atau menjual aset kripto apa pun di PT Rekeningku Dotcom Indonesia, perusahaan yang dibatasi oleh pihak atau entitas lain yang diorganisir, dikendalikan, atau dikelola oleh Reku, dan oleh karena itu tidak dapat diandalkan penuh sehubungan dengan pembelian atau penjualan aset kripto.
Dengan melakukan perdagangan aset kripto berarti nasabah sudah mengetahui ada unsur resiko di dalam aktivitas tersebut. Perubahan harga aset kripto sangat fluktuatif. Diharapkan menggunakan analisa cermat sebelum melakukan aktivitas membeli atau menjual aset kripto. Kami tidak memaksa nasabah untuk melakukan jual-beli aset kripto sebagai investasi atau mencari keuntungan, yang berarti semua aktivitas perdagangan merupakan keputusan individu dari pengguna.

