Apa itu ETF Emas? Cek Cara Kerja, Contoh, Cara Belinya
Emas dikenal sebagai aset lindung nilai yang nilainya relatif stabil dalam jangka panjang. Seiring berkembangnya pasar keuangan, investasi emas tidak lagi terbatas pada bentuk fisik seperti batangan atau perhiasan. Kini, emas dapat diakses secara lebih praktis melalui instrumen pasar modal. Salah satu yang paling populer adalah ETF emas, yaitu produk investasi yang memungkinkan investor mendapatkan eksposur harga emas dengan cara yang lebih efisien dan fleksibel. Artikel ini akan membahas secara menyeluruh mulai dari pengertian, cara membeli, hingga daftar ETF emas yang banyak digunakan di pasar global.
Apa Itu ETF Emas?
ETF emas adalah Exchange-Traded Fund yang dirancang untuk mengikuti pergerakan harga emas. Berbeda dengan emas fisik yang kamu miliki secara langsung, ETF emas memberikan eksposur terhadap emas melalui instrumen yang diperdagangkan di bursa.
Salah satu contoh yang paling populer adalah SPDR Gold Shares dengan ticker GLD. ETF ini memiliki emas batangan sebagai underlying asset dan dirancang untuk mencerminkan kinerja harga emas batangan setelah memperhitungkan biaya pengelolaan. GLD diperdagangkan di NYSE Arca, bursa di Amerika Serikat.
Karena diperdagangkan seperti saham, kamu dapat membeli atau menjual ETF emas melalui platform yang menyediakan akses ke pasar saham Amerika.
ETF Emas yang Populer
Ada beberapa ETF yang memberikan eksposur terhadap harga emas. Dua contoh ETF emas yang cukup dikenal investor adalah:
- SPDR Gold Shares (GLD)
GLD merupakan salah satu ETF emas terbesar dan pertama yang diperdagangkan di bursa Amerika Serikat. Tujuannya adalah mencerminkan pergerakan harga emas batangan setelah memperhitungkan biaya trust. - iShares Gold Trust (IAU)
IAU juga dirancang untuk mengikuti harga emas batangan dan diperdagangkan di NYSE Arca. Per September 2026, IAU memiliki sponsor fee sebesar 0,25%.
Cara Kerja ETF Emas
Secara sederhana, ETF emas mengumpulkan dana investor dan menggunakan struktur trust atau fund untuk memberikan eksposur terhadap emas. Pada ETF yang didukung emas fisik seperti GLD dan IAU, underlying asset-nya berupa emas batangan yang disimpan oleh kustodian.
Harga ETF kemudian bergerak mengikuti harga emas di pasar global. Namun, harga ETF tidak selalu persis sama dengan harga spot emas karena terdapat biaya pengelolaan serta mekanisme perdagangan di bursa.
Karena ETF emas diperdagangkan dalam dolar AS, investor Indonesia juga perlu mempertimbangkan perubahan nilai tukar rupiah terhadap dolar.
Perbedaan ETF Emas dengan Emas Fisik dan Tokenized Gold
Walaupun ketiganya memberikan eksposur terhadap emas, cara kepemilikan dan perdagangannya berbeda.
- Pada emas fisik, kamu benar-benar memiliki emas dalam bentuk batangan atau koin. Konsekuensinya, kamu perlu memikirkan penyimpanan dan keamanan.
- ETF emas memberikan eksposur melalui pasar modal. Kamu tidak memegang emas batangan secara langsung, tetapi memiliki unit ETF yang didukung oleh struktur aset ETF tersebut.
- Sementara itu, tokenized gold seperti PAXG merupakan aset berbasis blockchain yang dirancang untuk merepresentasikan kepemilikan atas emas fisik. Instrumen ini berada dalam ekosistem crypto sehingga dapat diperdagangkan dengan fleksibilitas pasar crypto.
Dengan demikian, pilihan instrumen sebaiknya disesuaikan dengan tujuan dan preferensi kamu. Jika ingin memegang aset fisik, emas batangan bisa menjadi pilihan. Jika ingin mendapatkan eksposur emas melalui pasar saham, ETF emas bisa dipertimbangkan. Sementara itu, tokenized gold dapat menjadi alternatif bagi kamu yang sudah terbiasa dengan aset crypto.
| Instrumen | Bentuk kepemilikan | Cara transaksi | Jam perdagangan |
|---|---|---|---|
| Emas fisik | Emas batangan/koin | Membeli dan menjual emas | Mengikuti penjual/platform |
| ETF emas | Unit ETF yang merepresentasikan kepemilikan dalam trust/fund | Bursa saham | Mengikuti jam pasar |
| Tokenized gold | Token blockchain yang didukung emas | Exchange crypto | Umumnya 24/7 |
Keuntungan Investasi ETF Emas
ETF emas bisa menjadi alternatif bagi kamu yang ingin mendapatkan eksposur terhadap emas tanpa harus menyimpan emas secara fisik. Beberapa kelebihan ETF emas antara lain:
- Praktis: tidak perlu membeli, menyimpan, atau mengamankan emas batangan.
- Mudah diperdagangkan: ETF dapat dibeli dan dijual melalui bursa seperti saham.
- Transparan: harga ETF dapat dipantau selama pasar berlangsung.
- Mendukung diversifikasi: emas dapat menjadi salah satu aset pelengkap di dalam portofolio.
- Bisa dibeli secara pecahan: pada platform tertentu, investor tidak harus membeli satu unit ETF secara penuh.
Namun, ETF emas tetap memiliki risiko. Harga dapat turun ketika harga emas melemah dan terdapat biaya pengelolaan yang perlu diperhitungkan. Selain itu, ETF emas seperti GLD menggunakan USD, sehingga perubahan kurs juga dapat memengaruhi nilai investasi bagi investor Indonesia.
Jadi, ETF Emas Cocok untuk Siapa?
Aset investasi ini cocok untuk:
- Investor yang ingin eksposur emas tanpa repot penyimpanan
- Investor jangka menengah hingga panjang
- Investor yang ingin diversifikasi portofolio
- Investor yang aktif memantau pasar
Beli ETF Emas Dimana?
ETF emas dapat dibeli melalui platform investasi yang menyediakan akses ke bursa tempat ETF tersebut diperdagangkan.
Untuk ETF emas Amerika seperti GLD, kamu membutuhkan akses ke pasar saham Amerika Serikat. Salah satu platform yang menyediakan akses terhadap saham Amerika dan ETF adalah Reku.
Di Reku, GLD tersedia sebagai salah satu pilihan ETF yang dapat diperdagangkan. Selain ETF berbasis emas, kamu juga bisa menemukan berbagai ETF dan saham Amerika lainnya dalam satu platform.
Berapa Minimal Beli ETF?
Minimal pembelian ETF bergantung pada harga ETF dan platform yang digunakan. Jika membeli satu unit penuh, kamu perlu menyediakan dana sesuai harga satu unit ETF tersebut. Namun, beberapa platform menyediakan fractional shares sehingga kamu dapat membeli sebagian unit.
Di Reku, transaksi saham Amerika dapat dilakukan menggunakan fractional shares dan investasi saham Amerika serta ETF dapat dimulai dari $1. Artinya, kamu tidak selalu harus menunggu memiliki dana sebesar harga satu unit penuh untuk mulai mendapatkan eksposur terhadap ETF.
Tetap perhatikan biaya transaksi dan nilai tukar USD ketika menghitung modal yang dibutuhkan.
Cara Beli ETF Emas di Reku
Jika kamu ingin membeli ETF emas seperti GLD di Reku, langkah umumnya adalah sebagai berikut:
- Buat dan verifikasi akun Reku
Daftar akun dan selesaikan proses verifikasi untuk mengakses fitur Saham AS. - Siapkan saldo USD
Karena ETF Amerika diperdagangkan dalam dolar AS, kamu perlu memiliki saldo USD untuk melakukan transaksi. - Masuk ke menu Saham AS
Buka fitur Saham AS di aplikasi Reku untuk melihat aset yang tersedia. - Cari ticker ETF
Masukkan kode ETF, misalnya GLD, pada kolom pencarian. - Tentukan nominal pembelian
Kamu bisa menentukan jumlah dana yang ingin diinvestasikan sesuai strategi dan profil risiko. - Konfirmasi transaksi
Periksa kembali detail order sebelum menyelesaikan pembelian.
Setelah transaksi selesai, kepemilikan ETF akan tercatat dalam portofolio dan dapat dipantau melalui aplikasi Reku.
Apakah ETF Emas Cocok untuk Investasi?
ETF emas dapat menjadi salah satu pilihan bagi kamu yang ingin menambahkan eksposur emas ke dalam portofolio tanpa perlu menyimpan emas fisik.
Namun, ETF emas bukan instrumen yang bebas risiko. Harga tetap dapat mengalami fluktuasi dan hasil investasi tidak dijamin. Karena itu, sebelum membeli, pertimbangkan tujuan investasi, jangka waktu, toleransi risiko, biaya, serta pengaruh nilai tukar USD.
Jika portofoliomu juga mencakup saham Amerika atau crypto, ETF emas dapat dipertimbangkan sebagai salah satu aset diversifikasi. Di Reku, kamu dapat mengakses saham Amerika, ETF, dan aset crypto dalam satu platform sehingga lebih mudah menyesuaikan komposisi portofolio dengan strategi investasimu.
Pada akhirnya, tidak ada satu instrumen yang cocok untuk semua orang. Pahami cara kerja ETF emas terlebih dahulu, kemudian sesuaikan pilihan aset dengan tujuan dan profil risikomu sebelum melakukan transaksi.


