MarketTrade
Products
Wallet
Learning Hub
Unduh Aplikasi Reku
google-icon

Reku Kampus

Blog
Teori
Tutorial
Kamus Kripto
Apa itu New York Stock Exchange (NYSE) dan Bagaimana Cara Kerjanya
Teori
Bagikan!

Apa itu New York Stock Exchange (NYSE) dan Bagaimana Cara Kerjanya

13 June 2024
4 menit membaca
Apa itu New York Stock Exchange (NYSE) dan Bagaimana Cara Kerjanya

New York Stock Exchange, atau yang lebih dikenal dengan singkatan NYSE, adalah salah satu bursa saham terbesar dan paling terkenal di dunia. Terletak di Wall Street, New York City, NYSE adalah pusat perdagangan saham global yang memainkan peran penting dalam ekonomi dunia. Artikel ini akan membahas apa itu NYSE, bagaimana cara kerjanya, dan mengapa penting bagi investor dan perusahaan.

 

Sejarah Singkat NYSE

NYSE didirikan pada tahun 1792, ketika 24 broker dan pedagang menandatangani Perjanjian Buttonwood. Sejak itu, NYSE telah berkembang menjadi bursa saham terbesar di dunia berdasarkan kapitalisasi pasar. NYSE terkenal dengan ikon-ikonnya seperti lonceng pembukaan dan penutupan pasar, yang sering dilihat di berbagai acara media.

Bagaimana NYSE Bekerja?

NYSE beroperasi sebagai pasar lelang di mana pembeli dan penjual bertemu untuk melakukan transaksi saham. Berikut adalah beberapa komponen kunci dari cara kerja NYSE:

  1. Floor Traders
    Di NYSE, perdagangan dilakukan di lantai bursa oleh floor traders atau pedagang lantai. Mereka mewakili pembeli dan penjual dan melakukan transaksi secara langsung.
  2. Specialists
    Specialists atau spesialis adalah anggota NYSE yang bertanggung jawab untuk menjaga ketertiban dan efisiensi pasar. Mereka membantu menemukan harga yang adil untuk saham dengan mencocokkan pembeli dan penjual.
  3. Electronic Trading
    Selain perdagangan fisik di lantai bursa, NYSE juga menggunakan sistem perdagangan elektronik. Ini memungkinkan transaksi dilakukan dengan cepat dan efisien menggunakan teknologi komputer.

Mengapa NYSE Penting?

  1. Kapitalisasi Pasar
    NYSE memiliki kapitalisasi pasar terbesar di dunia, dengan ribuan perusahaan terdaftar. Ini mencakup beberapa perusahaan terbesar dan paling terkenal di dunia seperti Apple, Microsoft, dan Coca-Cola.
  2. Likuiditas
    NYSE menyediakan likuiditas yang tinggi, yang berarti saham dapat dibeli dan dijual dengan mudah tanpa mempengaruhi harga secara signifikan. Ini penting bagi investor yang ingin masuk dan keluar dari posisi mereka dengan cepat.
  3. Reputasi dan Kepercayaan
    NYSE dikenal sebagai simbol stabilitas dan kepercayaan di dunia investasi. Perusahaan yang terdaftar di NYSE sering dianggap lebih kredibel dan stabil dibandingkan dengan bursa saham lainnya.

Proses Listing di NYSE

Untuk terdaftar di NYSE, perusahaan harus memenuhi berbagai persyaratan ketat. Ini termasuk persyaratan keuangan dan tata kelola perusahaan yang ketat. Berikut adalah beberapa langkah dalam proses listing:

  1. Pemenuhan Kriteria
    Perusahaan harus memenuhi kriteria finansial tertentu seperti jumlah pendapatan, laba bersih, dan kapitalisasi pasar.
  2. Pengajuan Aplikasi
    Perusahaan harus mengajukan aplikasi kepada NYSE dan menyediakan berbagai dokumen pendukung.
  3. Persetujuan
    Setelah aplikasi diajukan, NYSE akan meninjau dan memutuskan apakah perusahaan tersebut memenuhi syarat untuk terdaftar.
  4. IPO (Initial Public Offering)
    Banyak perusahaan yang terdaftar di NYSE melalui proses Initial Public Offering (IPO), di mana mereka menjual saham ke publik untuk pertama kalinya.

Indeks Utama di NYSE

NYSE memiliki beberapa indeks utama yang digunakan untuk mengukur kinerja pasar secara keseluruhan:

  1. Dow Jones Industrial Average (DJIA)
    DJIA adalah salah satu indeks pasar saham paling terkenal di dunia. Indeks ini terdiri dari 30 perusahaan besar yang terdaftar di NYSE dan NASDAQ.
  2. NYSE Composite Index
    Indeks ini mencakup semua saham yang terdaftar di NYSE, memberikan gambaran luas tentang kinerja pasar.
  3. S&P 500
    Meskipun S&P 500 mencakup saham dari NYSE dan NASDAQ, banyak perusahaan besar di dalamnya yang terdaftar di NYSE. Indeks ini terdiri dari 500 perusahaan besar di Amerika Serikat dan dianggap sebagai barometer pasar saham AS.

Keuntungan Berinvestasi di NYSE

  1. Stabilitas dan Keamanan
    NYSE dikenal dengan regulasi yang ketat dan standar tinggi, memberikan stabilitas dan keamanan bagi investor.
  2. Diversifikasi
    Dengan ribuan perusahaan yang terdaftar, investor memiliki banyak pilihan untuk diversifikasi portofolio mereka.
  3. Akses ke Perusahaan Terbesar
    Banyak perusahaan terbesar dan paling menguntungkan di dunia terdaftar di NYSE, memberikan peluang investasi yang menarik.

Risiko Berinvestasi di NYSE

  1. Volatilitas Pasar
    Seperti semua pasar saham, NYSE juga rentan terhadap volatilitas pasar. Harga saham dapat berfluktuasi secara signifikan dalam jangka pendek.
  2. Risiko Sistemik
    Risiko sistemik adalah risiko yang mempengaruhi seluruh pasar, seperti krisis keuangan global. Meskipun NYSE memiliki regulasi yang ketat, risiko ini tidak dapat sepenuhnya dihindari.
  3. Kompleksitas Pasar
    Pasar saham bisa sangat kompleks, dan memerlukan pemahaman yang baik tentang analisis fundamental dan teknikal untuk membuat keputusan investasi yang tepat.

Tips Berinvestasi di NYSE

  1. Lakukan Riset Mendalam
    Sebelum berinvestasi, selalu lakukan riset mendalam tentang perusahaan yang ingin kamu investasikan. Baca laporan keuangan, analisis pasar, dan berita terbaru.
  2. Pertimbangkan Diversifikasi
    Jangan menaruh semua telur di satu keranjang. Diversifikasi portofolio kamu untuk mengurangi risiko.
  3. Gunakan Analisis Teknikal dan Fundamental
    Kombinasikan analisis teknikal dan fundamental untuk mendapatkan gambaran lengkap tentang potensi investasi.
  4. Tetap Tenang dan Disiplin
    Pasar saham bisa sangat bergejolak. Tetap tenang dan disiplin dalam mengikuti strategi investasi yang telah kamu tetapkan.

New York Stock Exchange (NYSE) adalah pusat perdagangan saham terbesar dan paling berpengaruh di dunia. Dengan kapitalisasi pasar yang besar, likuiditas tinggi, dan reputasi yang solid, NYSE menawarkan banyak peluang bagi investor. Namun, penting untuk memahami cara kerja pasar, risiko yang terlibat, dan strategi investasi yang tepat. Dengan pengetahuan yang baik dan pendekatan yang disiplin, kamu bisa memanfaatkan peluang yang ditawarkan oleh NYSE untuk mencapai tujuan investasi jangka panjang.

Membeli Aset Kripto dengan Aplikasi Reku

Sekarang kamu bisa membeli Bitcoin, Ethereum, dan crypto lainnya aplikasi Reku. Aplikasi ini memungkinkan investor untuk membeli crypto secara online dengan aman dan mudah karena diawasi oleh BAPPEBTI.

Langkah-langkah Membeli Aset Kripto di Reku

  1. Unduh dan Daftar: Unduh aplikasi Reku dan lakukan pendaftaran dengan mengikuti petunjuk yang ada.
  2. Verifikasi Akun: Lakukan verifikasi akun kurang dari 5 menit, sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
  3. Deposit Rupiah: Lakukan deposit dalam bentuk Rupiah ke aplikasi Reku. Kamu bisa melakukan transfer dari berbagai bank dan e-wallet, seperti BCA, Mandiri, CIMB Niaga, OVO, Dana, dan lain-lain.
  4. Pilih Aset Kripto: Cari crypto yang ingin kamu beli dari 100+ daftar aset kripto yang dimiliki Reku.
  5. Beli Crypto: Lakukan pembelian dengan mode Pro maupun Lightning sesuai preferensimu.