Apa Itu Sekuritas? Contoh, Jenis, Peran dan Cara Kerjanya
Kalau kamu baru mulai belajar investasi saham, istilah sekuritas pasti sering muncul. Mulai dari “buka rekening sekuritas” sampai “pilih sekuritas yang aman”, istilah ini wajib kamu pahami sebelum terjun ke pasar modal. Sayangnya, banyak orang masih menyamakan sekuritas dengan saham, padahal keduanya berbeda.
Artikel ini akan membahas tuntas apa itu sekuritas, jenis-jenisnya, bagaimana perusahaan sekuritas bekerja, sampai tips memilih sekuritas yang tepat untuk kebutuhan investasimu.
Apa Itu Sekuritas?
Secara umum, sekuritas adalah instrumen keuangan yang bisa diperjualbelikan dan menjadi bukti kepemilikan atau klaim atas suatu aset. Dalam konteks pasar modal, sekuritas mencakup berbagai jenis surat berharga seperti saham, obligasi, hingga produk derivatif.
Namun di Indonesia, istilah sekuritas juga sering merujuk pada perusahaan sekuritas atau perusahaan efek. Menurut penjelasan OJK, perusahaan sekuritas adalah perusahaan yang sudah mendapat izin usaha dari Otoritas Jasa Keuangan untuk menjalankan kegiatan sebagai perantara pedagang efek (broker-dealer), penjamin emisi efek (underwriter), atau manajer investasi.
Jadi, ada dua makna yang perlu kamu bedakan:
- Sekuritas sebagai instrumen keuangan yang diperdagangkan, seperti saham dan obligasi.
- Sekuritas sebagai perusahaan yang memfasilitasi transaksi jual beli instrumen tersebut.
Kenapa Sekuritas Penting bagi Investor
Investor tidak bisa langsung membeli saham perusahaan publik di Bursa Efek Indonesia (BEI) tanpa perantara. Di sinilah peran perusahaan sekuritas dibutuhkan, sebagai jembatan antara investor dan bursa. Tanpa perusahaan sekuritas, transaksi jual beli efek di pasar modal tidak akan bisa berjalan.
Sekuritas Lokal vs Sekuritas Asing
Perusahaan sekuritas di Indonesia terbagi menjadi dua kategori berdasarkan asal kepemilikannya.
- Sekuritas lokal, dimiliki oleh investor atau grup usaha dalam negeri, contohnya Mandiri Sekuritas dan BNI Sekuritas.
- Sekuritas asing, sebagian atau seluruh kepemilikannya berasal dari investor luar negeri, contohnya Mirae Asset Sekuritas Indonesia.
Keduanya sama-sama tunduk pada aturan OJK dan BEI. Yang membedakan biasanya ada di modal, jaringan riset, dan fitur produk yang ditawarkan.
Jenis-Jenis Sekuritas
Sebagai instrumen keuangan, sekuritas terbagi menjadi beberapa jenis berdasarkan sifat dan hak yang melekat padanya.
Sekuritas Utang
Sekuritas utang adalah bukti bahwa pemegangnya memberikan pinjaman kepada penerbit surat berharga tersebut. Obligasi adalah contoh paling umum dari sekuritas jenis ini. Pemegang obligasi berhak menerima bunga secara berkala serta pengembalian pokok utang saat jatuh tempo.
Sekuritas Ekuitas
Sekuritas ekuitas adalah bukti kepemilikan seseorang atau badan usaha atas suatu perusahaan. Saham biasa dan saham preferen termasuk dalam kategori ini. Pemegang saham berhak atas sebagian keuntungan perusahaan melalui dividen, serta berpotensi mendapat capital gain saat harga saham naik.
Sekuritas Derivatif
Selain dua jenis di atas, ada juga sekuritas derivatif seperti opsi dan kontrak berjangka. Nilai dari sekuritas ini bergantung pada aset dasar yang menjadi acuannya, misalnya saham, indeks, atau komoditas. Jenis sekuritas ini umumnya digunakan investor yang sudah lebih berpengalaman.
Peran dan Fungsi Perusahaan Sekuritas
Setelah memahami sekuritas sebagai instrumen, penting juga untuk tahu apa saja fungsi perusahaan sekuritas dalam ekosistem pasar modal.
Perantara Pedagang Efek (Broker-Dealer)
Fungsi ini membuat perusahaan sekuritas bisa melakukan jual beli efek, baik untuk kepentingan sendiri maupun atas nama investor. Aktivitas ini bisa dilakukan melalui bursa efek maupun transaksi di luar bursa.
Penjamin Emisi Efek (Underwriter)
Perusahaan sekuritas juga berperan membantu perusahaan yang ingin melantai di bursa lewat proses Initial Public Offering (IPO). Perannya mencakup memastikan efek yang ditawarkan bisa terjual sesuai target, bahkan terkadang dengan kewajiban membeli sisa saham yang tidak terserap pasar.
Manajer Investasi
Sebagian perusahaan sekuritas juga menyediakan layanan manajer investasi, yaitu mengelola dana milik investor untuk ditempatkan pada berbagai instrumen investasi seperti reksa dana.
Satu perusahaan sekuritas bisa saja hanya menjalankan salah satu fungsi di atas, atau ketiganya sekaligus. Hal ini tergantung pada kemampuan permodalan dan kesiapan sumber daya masing-masing perusahaan.
Bagaimana Cara Kerja Perusahaan Sekuritas?
Supaya lebih mudah dipahami, berikut gambaran umum alur transaksi melalui perusahaan sekuritas:
- Kamu membuka rekening efek di perusahaan sekuritas pilihanmu, lengkap dengan Rekening Dana Nasabah (RDN).
- Setelah rekening aktif, kamu bisa menyetor dana untuk mulai bertransaksi.
- Kamu memasukkan order beli atau jual saham melalui aplikasi trading yang disediakan sekuritas.
- Order tersebut diteruskan ke sistem perdagangan Bursa Efek Indonesia.
- Jika ada kecocokan harga dari pihak lawan transaksi, order akan tereksekusi dan tercatat sebagai kepemilikanmu.
Proses ini terjadi dalam hitungan detik berkat sistem perdagangan elektronik yang digunakan bursa saat ini.
Tips Memilih Perusahaan Sekuritas yang Tepat
Karena ada banyak pilihan perusahaan sekuritas di Indonesia, kamu perlu selektif sebelum menentukan pilihan. Berikut beberapa hal yang bisa kamu jadikan pertimbangan:
- Pastikan perusahaan sudah terdaftar dan berizin resmi dari OJK.
- Cek statusnya sebagai Anggota Bursa di BEI agar transaksi lebih terjamin.
- Perhatikan kondisi finansial perusahaan, salah satunya lewat besaran modal kerja bersih yang bisa dicek di situs BEI.
- Cari tahu kelengkapan fitur pada aplikasi trading yang ditawarkan.
- Bandingkan biaya transaksi atau fee yang dikenakan, karena setiap sekuritas punya kebijakan berbeda.
- Perhatikan kemudahan proses pembukaan rekening, apakah bisa dilakukan sepenuhnya secara online.
Dengan mempertimbangkan poin-poin di atas, kamu bisa lebih yakin memilih partner investasi yang sesuai dengan kebutuhan dan gaya investasimu.
Contoh Sekuritas
Untuk memperjelas, berikut beberapa contoh sekuritas yang umum kamu temui di pasar modal:
- Saham BCA (BBCA) – Sekuritas ekuitas dari perusahaan perbankan terkemuka.
- Obligasi Negara Ritel (ORI) – Sekuritas utang yang diterbitkan oleh pemerintah Indonesia.
- Reksadana Saham – Sekuritas kolektif yang dikelola manajer investasi.
- Exchange-Traded Fund (ETF) – Sekuritas berbentuk reksa dana yang diperdagangkan di bursa efek.
Perbedaan Sekuritas dan Saham
Masih banyak yang mengira sekuritas dan saham itu sama. Padahal sebenarnya, saham hanyalah satu jenis dari sekuritas. Beberapa perbedaan sekuritas adalah sebagai berikut:
| Aspek | Sekuritas | Saham |
| Definisi | Surat berharga yang mencakup banyak instrumen | Surat berharga yang mewakili kepemilikan perusahaan |
| Jenis | Saham, obligasi, derivatif, reksadana | Hanya saham |
| Fungsi | Bisa jadi bukti kepemilikan atau utang | Bukti kepemilikan saja |
| Pendapatan | Dividen, bunga, capital gain | Dividen & capital gain |
| Akses Pasar | Lebih luas | Terbatas pada saham |
Perbedaan Sekuritas, Broker, dan Manajer Investasi
Selain sekuritas, kamu mungkin juga sering mendengar istilah broker dan manajer investasi. Ketiganya memang saling berkaitan, tapi punya peran yang berbeda dalam ekosistem pasar modal.
Sekuritas (Perusahaan Efek)
- Merupakan payung besar dari entitas yang berizin OJK untuk beraktivitas di pasar modal.
- Bisa menjalankan satu atau lebih fungsi sekaligus, mulai dari broker-dealer, underwriter, sampai manajer investasi.
- Menjadi tempat kamu membuka rekening efek sebelum bisa bertransaksi di bursa.
Broker (Perantara Pedagang Efek)
- Berperan sebagai perantara transaksi jual beli efek, baik untuk kepentingan investor maupun kepentingan sendiri.
- Tidak mengelola dana investor secara aktif, hanya mengeksekusi order sesuai instruksi.
- Pendapatannya berasal dari fee atau komisi setiap transaksi yang berhasil dieksekusi.
Manajer Investasi
- Bertugas mengelola dana milik investor untuk ditempatkan ke berbagai instrumen, seperti saham, obligasi, atau reksa dana.
- Mengambil keputusan investasi secara aktif berdasarkan strategi dan analisis pasar.
- Pendapatannya umumnya berasal dari fee pengelolaan (management fee), bukan dari jumlah transaksi.
Supaya lebih mudah membandingkan, berikut rangkumannya dalam bentuk tabel.
| Aspek | Sekuritas | Broker | Manajer Investasi |
|---|---|---|---|
| Cakupan peran | Payung besar, bisa mencakup broker dan manajer investasi | Bagian dari fungsi perusahaan sekuritas | Bagian dari fungsi perusahaan sekuritas |
| Fungsi utama | Menyediakan akses dan izin usaha di pasar modal | Menjadi perantara jual beli efek | Mengelola dana investor secara aktif |
| Keterlibatan pada dana investor | Tergantung fungsi yang dijalankan | Hanya mengeksekusi order, tidak mengelola dana | Mengelola dan mengambil keputusan investasi atas dana investor |
| Sumber pendapatan | Bervariasi sesuai fungsi | Fee atau komisi transaksi | Fee pengelolaan (management fee) |
| Contoh aktivitas | Menyediakan rekening efek, underwriting IPO | Mengeksekusi order beli/jual saham | Mengelola reksa dana atau portofolio investor |
Dengan memahami perbedaan ini, kamu jadi lebih mudah menentukan jenis layanan apa yang paling sesuai dengan kebutuhan investasimu, apakah cukup dengan membuka rekening di perusahaan sekuritas untuk transaksi mandiri, atau justru membutuhkan jasa manajer investasi untuk pengelolaan dana yang lebih pasif.
Sekuritas adalah elemen penting dalam dunia pasar modal, baik sebagai instrumen keuangan yang diperdagangkan maupun sebagai perusahaan yang menjembatani transaksi antara investor dan bursa. Memahami konsep ini akan membantumu membuat keputusan investasi yang lebih tepat, mulai dari memilih instrumen sampai menentukan perusahaan sekuritas yang sesuai kebutuhanmu.
Kalau kamu ingin memperluas cakupan investasi ke aset digital seperti kripto atau saham Amerika, kamu bisa mulai eksplorasi lewat Reku sebagai salah satu platform yang menyediakan akses ke berbagai instrumen tersebut dalam satu aplikasi.
- Arti Hawkish dan Dovish serta Perbedaan & Dampak Keduanya
- Cara Jual Emas Antam dengan Mudah, Syarat, Biaya, dan Tipsnya
- Apa itu Saham Syariah? Daftar Terbaik, Cara Kerja, Contoh, Syaratnya


