Investasi
Market
Learning Hub
Keamanan
Biaya
Lainnya
Unduh Aplikasi Reku
google-icon

Reku Kampus

Crypto
Saham
Trading
Investasi
Finansial
Teori
Kamus
Cara Beli Saham IPO Luar Negeri! Langkah, Risiko, dan Tips untuk Investor Indonesia
Saham
Bagikan!

Cara Beli Saham IPO Luar Negeri! Langkah, Risiko, dan Tips untuk Investor Indonesia

25 May 2026
4 menit membaca
Cara Beli Saham IPO Luar Negeri! Langkah, Risiko, dan Tips untuk Investor Indonesia

Banyak investor tertarik membeli saham IPO perusahaan luar negeri, terutama ketika ada nama besar dari sektor teknologi, AI, biotech, hingga kendaraan listrik (EV). Alasannya sederhana: IPO sering dianggap sebagai peluang masuk lebih awal sebelum saham diperdagangkan luas di pasar.

Tapi, cara beli saham IPO luar negeri tentu berbeda dibanding beli saham IPO Indonesia. Ada syarat broker, akses pasar global, aturan tiap negara, hingga risiko kurs yang perlu dipahami. Kalau kamu penasaran bagaimana prosesnya, berikut panduan lengkap cara beli saham IPO luar negeri untuk investor Indonesia.

Cara Beli Saham IPO Luar Negeri

Membeli saham IPO luar negeri umumnya dilakukan melalui broker internasional atau platform investasi global yang menyediakan akses ke pasar saham luar negeri.

  1. Memilih Broker Internasional

Langkah pertama dalam cara beli saham IPO luar negeri adalah memilih broker yang menyediakan akses IPO global. Tidak semua broker internasional memberi fitur IPO subscription atau IPO access. Karena itu, pastikan broker memiliki akses ke bursa besar seperti:

  • NYSE
  • Nasdaq
  • Hong Kong Stock Exchange
  • Bursa saham regional lainnya

Selain itu, cek juga legalitas, biaya transaksi, minimum deposit, dan fitur riset.

2. Membuka Akun Investasi Global 

Setelah memilih platform, kamu perlu membuka akun investasi global. Beberapa platform memungkinkan investor Indonesia membeli saham global secara legal, termasuk saham IPO jika tersedia aksesnya. Salah satunya adalah Reku, yang memungkinkan investor membeli saham dan ETF Amerika secara mudah langsung dari aplikasi. Dengan proses registrasi yang praktis, investor dapat mulai membangun portofolio global tanpa harus membuka rekening investasi di luar negeri.

Biasanya proses pembukaan akun mencakup:

  • Verifikasi identitas (KYC)
  • Upload dokumen
  • Verifikasi alamat/email
  • Pengisian profil investor
  • Deposit dana
  1. Mengecek IPO yang Sedang Dibuka

Setelah akun aktif, kamu bisa melihat daftar IPO yang sedang dibuka. Informasi yang biasanya tersedia:

  • Nama perusahaan
  • Tanggal IPO
  • Kisaran harga
  • Jumlah saham
  • Prospektus
  • Jadwal listing

Tahap ini penting karena tidak semua IPO terbuka untuk investor ritel.

  1. Mengajukan Pemesanan Saham IPO

Jika IPO tersedia, kamu bisa mengajukan subscription atau pemesanan. Biasanya kamu menentukan:

  • Jumlah saham
  • Nilai investasi
  • Konfirmasi pembelian

Beberapa broker meminta saldo dana tersedia sebelum pemesanan dilakukan.

  1. Menunggu Allocation atau Penjatahan

IPO luar negeri umumnya memakai sistem allocation. Artinya, walaupun kamu memesan, belum tentu seluruh saham yang diminta akan didapat. Faktor penjatahan bisa dipengaruhi oleh:

  • Besarnya permintaan pasar
  • Prioritas investor institusi
  • Kebijakan broker
  • Skala IPO
  1. Saham Mulai Diperdagangkan

Setelah listing, saham mulai diperdagangkan di bursa. Kamu bisa:

  • Menjual untuk listing gain
  • Menahan untuk investasi jangka panjang
  • Menambah posisi jika prospek menarik

Apakah Investor Indonesia Bisa Beli Saham IPO Luar Negeri?

Ya, investor Indonesia pada dasarnya bisa membeli saham IPO luar negeri, selama menggunakan broker atau platform yang menyediakan akses pasar internasional. Namun, ada beberapa batasan:

  • Tidak semua IPO dibuka untuk investor ritel
  • Beberapa hanya untuk investor institusi
  • Aturan tiap negara berbeda
  • Beberapa platform punya syarat minimum dana

Jadi, cara beli saham IPO luar negeri sangat bergantung pada broker dan regulasi pasar tujuan.

Risiko Membeli Saham IPO Luar Negeri

Meski menarik, ada risiko yang wajib dipahami.

1. Tidak Semua IPO Memberikan Listing Gain

Banyak investor mengejar IPO karena berharap harga naik saat listing. Padahal, tidak semua saham IPO naik. Beberapa justru turun pada hari pertama.

2. Risiko Kurs Mata Uang

Karena transaksi sering memakai USD atau mata uang asing, ada risiko fluktuasi kurs. Walau saham naik, pelemahan kurs bisa memengaruhi return.

3. Regulasi Berbeda Tiap Negara

Setiap bursa punya aturan berbeda soal IPO, settlement, disclosure, dan perlindungan investor. Ini perlu dipahami sebelum investasi.

4. Biaya Lebih Tinggi

Biaya investasi global bisa lebih besar, misalnya biaya transaksi, currency conversion, custody fee, dan pajak.

5. Informasi Bisa Kurang Familiar

Investor Indonesia mungkin kurang familiar dengan sektor, laporan keuangan, atau sentimen pasar negara lain. Ini bisa meningkatkan risiko analisis.

Keuntungan Beli Saham IPO Luar Negeri

Selain risiko, ada potensi keuntungan besar.

1. Akses ke Perusahaan Global

Kamu bisa punya peluang masuk ke perusahaan global di berbagai sektor seperti teknologi, AI, biotech, EV, cloud, dan semiconductor.

2. Diversifikasi Portofolio

Investasi tidak hanya bergantung pada pasar domestik. Portofolio jadi lebih tersebar lintas negara dan sektor.

3. Peluang Masuk di Harga IPO

Jika perusahaan punya fundamental kuat, harga IPO bisa menjadi titik masuk menarik.

Perbedaan Beli IPO Luar Negeri vs IPO Indonesia

AspekIPO Luar NegeriIPO Indonesia
AksesBroker globalSekuritas lokal
Mata uangUSD/asingRupiah
RegulasiBerbeda tiap negaraOJK & BEI
Risiko kursAdaTidak ada
BiayaUmumnya lebih tinggiRelatif lebih rendah
Informasi pasarBisa kurang familiarLebih mudah dipahami

 

Tips Membeli Saham IPO Luar Negeri untuk Pemula

Kalau baru mulai, jangan asal ikut tren.

  1. Pilih Broker yang Punya IPO Access
  2. Pelajari Prospectus dan Valuasi
  3. Jangan Hanya Ikut Hype
  4. Hitung Risiko Kurs dan Pajak
  5. Tentukan Strategi: Listing Gain atau Long Term

Apakah Saham IPO Luar Negeri Cocok untuk Investor Indonesia?

Jawabannya: tergantung profil risiko dan tujuan investasi.

Cara beli saham IPO luar negeri cocok untuk investor yang ingin diversifikasi, tertarik pada perusahaan global, dan siap memahami risiko tambahan seperti kurs, biaya, serta regulasi internasional.

Kalau masih pemula, lebih baik mulai dengan nominal kecil sambil belajar membaca prospektus, valuasi, dan memahami bagaimana pasar global bergerak.

Pada akhirnya, saham IPO luar negeri bisa jadi peluang menarik, tapi tetap perlu riset matang dan strategi yang jelas agar keputusan investasi tidak hanya ikut hype pasar.

Yuk Mulai Investasi di Saham AS Sekarang! 

Sekarang kamu bisa beli saham AS dari perusahaan ternama seperti Tesla, McDonalds, Google, Apple, hingga Unilever di Reku. Download aplikasi Reku sekarang dan mulai berinvestasi di aset global!

Nico R. K
PenulisNico R. K
Bagikan!
Artikel Terkait
    10 Saham yang Bagi Dividen Empat Kali Setahun untuk Investor Pasif
  1. 10 Saham yang Bagi Dividen Empat Kali Setahun untuk Investor Pasif
  2. 06 August 2026
    1 menit membaca
    Saham
    Apa itu Reversal? Arti dalam Saham, Jenis, Cara Mengetahuinya
  3. Apa itu Reversal? Arti dalam Saham, Jenis, Cara Mengetahuinya
  4. 28 July 2026
    1 menit membaca
    Saham
    15 Saham dengan Dividen Besar Tahun 2026, Pilih yang Mana?
  5. 15 Saham dengan Dividen Besar Tahun 2026, Pilih yang Mana?
  6. 24 July 2026
    1 menit membaca
    Saham
Analisis
Analisa pasar yang mendalam
Blog
Pelajari lebih lanjut strategi investasi dan serba-serbi dunia finansial
FAQ
Cari tahu berbagai berita kripto dan saham terbaru
Market
Mulai jelajahi dan investasi aset Crypto dan Saham AS di Reku