MarketTrade
Products
Wallet
Learning Hub
Unduh Aplikasi Reku
google-icon

Reku Kampus

Blog
Teori
Tutorial
Kamus Kripto
Memahami Bitcoin Lightning Network: Definisi, Manfaat, dan Cara Kerja
Teori
Bagikan!

Memahami Bitcoin Lightning Network: Definisi, Manfaat, dan Cara Kerja

17 June 2024
3 menit membaca
Memahami Bitcoin Lightning Network: Definisi, Manfaat, dan Cara Kerja

Apa Itu Bitcoin Lightning Network?

Lightning Labs pertama kali meluncurkan Bitcoin Lightning Network pada tahun 2018 dengan tujuan untuk meningkatkan kecepatan transaksi dan mengurangi biaya transaksi Bitcoin. Bitcoin Lightning Network ini adalah solusi lapisan kedua yang dibangun di atas blockchain Bitcoin. Dengan menggunakan jaringan ini, transaksi dapat dilakukan hampir secara instan dan dengan biaya yang sangat rendah, menjadikannya solusi ideal untuk pembayaran mikro dan transaksi sehari-hari.

Bitcoin, sebagai mata uang kripto pertama dan paling populer di dunia, menghadapi tantangan skalabilitas. Blockchain Bitcoin hanya dapat memproses sekitar 7 transaksi per detik, yang sangat terbatas dibandingkan dengan jaringan pembayaran tradisional seperti Visa yang dapat menangani ribuan transaksi per detik. Dengan peningkatan adopsi Bitcoin, kebutuhan akan solusi yang dapat meningkatkan kapasitas dan kecepatan transaksi menjadi semakin mendesak. Di sinilah Lightning Network berperan. Sekarang transaksi di Lightning Network bisa diselesaikan dalam hitungan milidetik hingga beberapa detik, jauh lebih cepat daripada waktu konfirmasi di blockchain Bitcoin yang bisa memakan waktu beberapa menit hingga jam.

Manfaat Bitcoin Lightning Network

  1. Kecepatan Transaksi: Salah satu manfaat utama Lightning Network adalah kecepatan transaksi yang hampir instan. Ini memungkinkan pengguna untuk melakukan transaksi dengan cepat tanpa harus menunggu konfirmasi dari blockchain Bitcoin.
  2. Biaya Transaksi Rendah: Transaksi di Lightning Network memiliki biaya yang jauh lebih rendah dibandingkan dengan transaksi on-chain. Ini sangat bermanfaat untuk transaksi kecil atau mikro yang tidak ekonomis jika dilakukan langsung di blockchain Bitcoin.
  3. Skalabilitas: Lightning Network membantu meningkatkan skalabilitas Bitcoin dengan memungkinkan lebih banyak transaksi dilakukan di luar rantai utama (off-chain), sehingga mengurangi beban pada jaringan utama.
  4. Privasi: Transaksi di Lightning Network lebih privat karena tidak semua transaksi tercatat di blockchain publik, melainkan hanya saluran pembayarannya saja.

Cara Kerja Bitcoin Lightning Network

Bitcoin Lightning Network bekerja dengan konsep saluran pembayaran off-chain. Berikut adalah langkah-langkah cara kerjanya:

  1. Membuka Saluran Pembayaran: Dua pengguna yang ingin bertransaksi akan membuka saluran pembayaran di blockchain Bitcoin. Mereka mengunci sejumlah Bitcoin dalam alamat khusus.
  2. Transaksi Off-Chain: Setelah saluran terbuka, pengguna dapat melakukan transaksi tanpa batas di dalam saluran tersebut. Transaksi ini tidak tercatat langsung di blockchain, melainkan di luar rantai (off-chain).
  3. Menutup Saluran: Ketika kedua pengguna selesai bertransaksi, mereka menutup saluran pembayaran. Saldo akhir dari saluran tersebut kemudian dicatat di blockchain Bitcoin.

Pengaruh Bitcoin Lightning Network terhadap Ekosistem Bitcoin

Bitcoin Lightning Network memiliki dampak signifikan terhadap ekosistem Bitcoin, termasuk:

  1. Peningkatan Adopsi: Dengan transaksi yang lebih cepat dan murah, lebih banyak orang dan bisnis tertarik menggunakan Bitcoin untuk transaksi sehari-hari, meningkatkan adopsi secara keseluruhan.
  2. Harga Bitcoin: Meskipun sulit untuk memprediksi harga Bitcoin secara tepat, peningkatan penggunaan dan adopsi teknologi Lightning Network dapat memberikan sentimen positif terhadap harga Bitcoin. Lebih banyak transaksi dan utilitas sering kali berkontribusi pada peningkatan permintaan dan, pada akhirnya, harga.
  3. Inovasi Teknologi: Lightning Network membuka jalan bagi berbagai inovasi teknologi dan aplikasi baru di atas jaringan Bitcoin, seperti pembayaran mikro, aplikasi terdesentralisasi (DApps), dan layanan keuangan yang lebih canggih.
  4. Keseimbangan Beban Jaringan: Dengan mengalihkan banyak transaksi dari blockchain utama ke Lightning Network, beban pada blockchain Bitcoin berkurang, yang dapat membantu menjaga desentralisasi dan keamanan jaringan.

 

Membeli Bitcoin dengan Aplikasi Reku

Sekarang kamu bisa membeli Bitcoin, Ethereum, dan crypto lainnya aplikasi Reku. Aplikasi ini memungkinkan investor untuk membeli crypto secara online dengan aman dan mudah karena diawasi oleh BAPPEBTI.

Langkah-langkah Membeli Aset Kripto di Reku

  1. Unduh dan Daftar: Unduh aplikasi Reku dan lakukan pendaftaran dengan mengikuti petunjuk yang ada.
  2. Verifikasi Akun: Lakukan verifikasi akun kurang dari 5 menit, sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
  3. Deposit Rupiah: Lakukan deposit dalam bentuk Rupiah ke aplikasi Reku. Kamu bisa melakukan transfer dari berbagai bank dan e-wallet, seperti BCA, Mandiri, CIMB Niaga, OVO, Dana, dan lain-lain.
  4. Pilih Aset Kripto: Cari Bitcoin atau crypto yang ingin kamu beli dari 100+ daftar aset kripto yang dimiliki Reku.
  5. Beli Crypto: Lakukan pembelian dengan mode Pro maupun Lightning sesuai preferensimu.