MarketTrade
Products
Wallet
Learning Hub
Unduh Aplikasi Reku
google-icon

Reku Kampus

Blog
Teori
Tutorial
Kamus Kripto
Peraturan Baru Stock Split BEI bagi Emiten: Apa yang Perlu Diketahui Investor
Teori
Bagikan!

Peraturan Baru Stock Split BEI bagi Emiten: Apa yang Perlu Diketahui Investor

18 June 2024
2 menit membaca
Peraturan Baru Stock Split BEI bagi Emiten: Apa yang Perlu Diketahui Investor

Di Indonesia, regulasi stock split diatur oleh Bursa Efek Indonesia (BEI). Setiap perusahaan harus mengajukan permintaan dulu ke BEI sebelum akhirnya bisa melakukan stock split.

Pada awal bulan April 2024, Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi menerbitkan regulasi terbaru terkait stock split dan reserve stock split bagi emiten di pasar modal. Lebih detil dari siaran pers nya bisa diliat di sini. Peraturan baru ini bertujuan untuk meningkatkan transparansi dan perlindungan bagi investor dalam transaksi saham.

Definisi Stock Split dan Reserve Stock Split

Stock split adalah tindakan perusahaan untuk memecah sahamnya menjadi beberapa saham baru dengan harga yang lebih rendah per saham, tanpa mengubah total nilai investasi. Sebaliknya, reserve stock split adalah proses penggabungan beberapa saham menjadi satu saham dengan harga yang lebih tinggi per saham.

Peraturan Baru Stock Split BEI

Peraturan baru stock split ini diatur dalam Peraturan Nomor I-I tentang Pemecahan Saham dan Penggabungan Saham oleh Perusahaan Tercatat yang Menerbitkan Efek Bersifat Ekuitas (Peraturan I-I). Aturan baru ini resmi diterbitkan BEI pada 1 April 2024. Di bawah ini adalah poin utama dari peraturan baru yang ada:

  1. Syarat dan Prosedur: Peraturan baru ini menetapkan syarat dan prosedur yang harus diikuti oleh emiten dalam melakukan pemecahan dan penggabungan saham.
  2. Laporan Penilaian Saham: Emiten diwajibkan untuk menyampaikan laporan penilaian saham dari penilai independen. Dokumen ini bertujuan untuk memastikan harga kewajaran saham sebelum melakukan stock split atau reserve stock split.
  3. Kewenangan BEI: BEI memiliki hak untuk membatalkan stock split atau reserve stock split jika tidak memenuhi persyaratan substansi dan perlindungan terhadap investor, meskipun rencana tersebut sudah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

Tujuan dan Manfaat Peraturan Baru

Peraturan baru ini dibuat untuk memastikan bahwa emiten tidak bisa sembarangan melakukan stock split atau reserve stock split. BEI memastikan bahwa setiap langkah yang diambil oleh emiten harus mempertimbangkan aspek perlindungan investor dan transparansi informasi.

Keuntungan Stock Split bagi Investor

Sebagai investor, memahami manfaat dari stock split bisa memberikan keuntungan. Beberapa manfaat utama dari stock split antara lain:

  1. Harga Saham Lebih Terjangkau: Dengan stock split, harga per saham menjadi lebih rendah, sehingga lebih terjangkau bagi investor ritel.
  2. Likuiditas Meningkat: Jumlah saham yang beredar bertambah, yang bisa meningkatkan likuiditas dan volume perdagangan saham tersebut.
  3. Persepsi Positif: Stock split sering kali dianggap sebagai tanda kepercayaan diri perusahaan terhadap masa depan, yang bisa menarik lebih banyak investor.

Investor dapat memanfaatkan momen stock split untuk membeli saham dengan harga lebih rendah. Tahun 2024, beberapa perusahaan mungkin akan melakukan stock split. Sebagai investor, penting untuk memantau perusahaan-perusahaan ini dan mempertimbangkan untuk membeli sahamnya. Melalui tautan ini, kamu juga bisa memantau perusahaan mana yang berencana melakukan stock split.

Membeli Aset Kripto dengan Aplikasi Reku

Sekarang kamu bisa membeli Bitcoin, Ethereum, dan crypto lainnya aplikasi Reku. Aplikasi ini memungkinkan investor untuk membeli crypto secara online dengan aman dan mudah karena diawasi oleh BAPPEBTI.

Langkah-langkah Membeli Aset Kripto di Reku

  1. Unduh dan Daftar: Unduh aplikasi Reku dan lakukan pendaftaran dengan mengikuti petunjuk yang ada.
  2. Verifikasi Akun: Lakukan verifikasi akun kurang dari 5 menit, sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
  3. Deposit Rupiah: Lakukan deposit dalam bentuk Rupiah ke aplikasi Reku. Kamu bisa melakukan transfer dari berbagai bank dan e-wallet, seperti BCA, Mandiri, CIMB Niaga, OVO, Dana, dan lain-lain.
  4. Pilih Aset Kripto: Cari crypto yang ingin kamu beli dari 100+ daftar aset kripto yang dimiliki Reku.
  5. Beli Crypto: Lakukan pembelian dengan mode Pro maupun Lightning sesuai preferensimu.