MarketTrade
Products
Wallet
Learning Hub
Unduh Aplikasi Reku
google-icon

Reku Kampus

Blog
Teori
Tutorial
Kamus Kripto
BTC to IDR Terus Melonjak, Begini Nilainya Sekarang dan Potensi di Masa Mendatang
Blog
Bagikan!

BTC to IDR Terus Melonjak, Begini Nilainya Sekarang dan Potensi di Masa Mendatang

24 November 2021
5 menit membaca
BTC to IDR Terus Melonjak, Begini Nilainya Sekarang dan Potensi di Masa Mendatang

Beberapa pekan terakhir nilai btc to idr semakin menggiurkan bagi pecinta kripto. Tercatat, per 19 September 2021, satu Bitcoin berharga sekitar Rp800 juta-an.

Bagi yang sudah berinvestasi Bitcoin sejak awal kemunculan mata uang digital ini pada 2009 silam, pasti saat ini sudah berbahagia. Bagaimana tidak, pertumbuhan yang begitu pesat membuat nilai cryptocurrency ini melambung sangat tinggi. Terutama sejak sempat terjadi pembelian besar-besaran oleh Tesla, Inc. Namun ketika kini hal tersebut tidak lagi terjadi, seperti apa masa depannya?

Tesla jadi salah satu yang melambungkan bitcoin

Sumber gambar

Di dunia yang serba modern, nama Elon Musk itu setenar Napoleon Bonaparte. Usahawan muda asal Amerika Serikat tersebut menyulap pabrikan mobil elektrik Tesla dari biasa menjadi istimewa. Berbagai gebrakannya selalu menjadi bahan inspirasi bagi banyak orang. Termasuk saat mengagetkan dunia dengan memborong milyaran dolar AS untuk Bitcoin. Kondisi ini otomatis bikin ngiler banyak orang dengan nilai tukar yang makin meroket.


Sumber gambar

Februari 2021, Tesla, Inc. menginvestasikan sekitar 1,5 miliar dolar AS untuk mata uang digital tersebut. Tak berapa lama nilai Bitcoin langsung naik ke nilai tertinggi sepanjang masa di angka 44.899 dolar AS. Ulah Elon Musk ini tampaknya bikin geregetan dunia.

Tapi pada Mei 2021, Elon Musk menyatakan tak lagi menerima mata uang kripto ini untuk pembayaran Tesla. Apakah kemudian hal ini menurunkan potensi bitcoin ke depannya?

Masa depan Bitcoin masih panjang, juga btc to idr

Ada banyak jenis uang kripto, namun memang yang pesonanya masih menyilaukan adalah bitcoin. Padahal kondisi ini terbilang sudah melalui lebih dari satu dekade. Dari yang tadinya belum begitu banyak yang melirik, hingga akhirnya kini berada di USD 57,000 atau mencapai IDR 800 juta lebih.

Memang sih, undur dirinya Tesla memang sempat membuat gonjang-ganjing dan kegalauan buat para pemain bitcoin. Tapi buat yang rajin mengamati perkembangannya, tak bakal mudah berkecil hati. Hal ini juga mendapat penguatan dari para pengamat.

Sumber gambar

Wahyu Laksono, seorang analis Central Capital Futures berpendapat bahwa tren menguatnya mata uang digital bitcoin ini belum berakhir, bahkan bisa terus terjadi. Meski tanpa fenomena Tesla dan Elon Musk kondisi ini memang sudah terlihat dari tren bullish-nya sepanjang beberapa tahun ini.

Salah satu faktor kenapa bitcoin masih prospektif, adalah karena aset ini tergolong jauh dari pengaruh geopolitik maupun perekonomian global yang fluktuatif. Dalam jangka waktu medium maupun panjang, perkiraan untuk mencapai 100 ribu dollar AS per mata uang bitcoinnya bukan hal yang mustahil.

Intinya, meskipun sempat beberapa kali anjlok, tren bitcoin dan aset kripto ini belum berakhir, sehingga masih besar peluang dan perkembangan yang akan kita lihat di dalam investasi mata uang digital ini. Nah, apakah kamu juga akan menjadi bagian dari perkembangan ini? Biar lebih yakin, kita pelajari lebih lanjut.

Bagaimana awalnya Bitcoin ditemukan?

Tak kenal maka tak sayang. Pemilik Bitcoin sudah sepantasnya tahu bagaimana sejarah mata uang ini muncul ke dunia dan menjadi mata uang virtual.

Mewujudkan sesuatu yang tak nyata. Mungkin ungkapan ini tepat diberikan kepada Satoshi Nakamoto. Saat manusia masih bergantung pada mata uang nyata, ia kemudian menciptakan alat tukar baru yaitu uang elektronik.

Nakamoto membangun Bitcoin dari bawah mulai tahun 2009. Pada awalnya Bitcoin tidak mendapatkan dukungan dari dunia perbankan dan hanya mengandalkan topangan teknologi peer-to-peer yang terdesentralisasi. Sebagai mata uang yang tidak menjadi bagian dari sebuah negara, Bitcoin sering bermanfaat sebagai aset investasi.

The Econimist pernah memberikan analisa bahwa masyarakat dunia lebih mempercayai Bitcoin sebagai aset simpanan. Mata uang ini lebih cocok untuk ditukarkan saat nilainya sudah lebih baik daripada sebelumnya dan analisa tersebut benar-benar nyata saat ini.

Pertumbuhan nilai yang begitu pesat membuat banyak orang dambakan Bitcoin

Masa lalu akan terasa pedih bagi siapa saja yang pernah mendapatkan tawaran Bitcoin dan tidak mengambil kesempatan tersebut. Per hari Jumat, 19 September 2021 nilai jual emas digital ini telah mencapai di kisaran Rp809 juta per kepingnya.


Sumber gambar

Sang pencipta, Satoshi Nakamoto pede mengatakan bahwa Bitcoin sebaiknya tidak disamakan dengan mata uang biasa, seperti dolar atau rupiah. Ini karena cryptocurrency memiliki sistem transaksi yang berbeda dengan nama Blockchain. Berbeda dengan bank yang membutuhkan hampir semua data pribadi nasabah untuk sebuah rekening, Bitcoin dan teman-temannya tidak membutuhkan hal tersebut.

Orang Indonesia mulai suka cryptocurrency Bitcoin (BTC to IDR)

Dengan keuntungan yang menggiurkan, tak heran bila makin banyak orang menyukai mata uang kripto, termasuk masyarakat Indonesia. Perkembangannya di tanah air memang belum pesat seperti saham, tentunya karena bitcoin sendiri masih menjajaki popularitas awal.

Ibaratnya seperti pertama kali kita mengenal internet, di awal belum banyak yang menggunakan. Namun hari ini, kehadirannya bagai pembuluh nadi yang menyambungkan banyak aspek kehidupan. Proyeksi yang sama bisa terjadi pada bitcoin di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia yang generasi mudanya sudah mulai melek finansial dan berinvestasi.

Fenomena ini sebenarnya tak hanya muncul di Indonesia, tapi juga seluruh dunia. Hal itu merupakan sebuah efek dari meningkatnya harga Bitcoin dan aset kripto yang meroket secara tajam hingga mencatatkan rekor all time high secara merata pada Bitcoin, Ethereum, DOGE, Tron, Bittorrent dan mata uang kripto lainnya.

Meski jumlah volume transaksi Bitcoin di Indonesia terwakilkan dengan angka satu persen, itu menunjukkan bahwa masyarakat se-Tanah Air sudah mulai banyak yang menggemari Bitcoin dan aset-aset kripto lainnya.

Pengaruh cryptocurrency BTC to IDR pada perekonomian Indonesia

Perdagangan cryptocurrency juga tampaknya bakal memengaruhi ekonomi Indonesia. Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Jerry Sambuaga mengakui bahwa setidaknya bakal ada tiga hal yang muncul akibat adanya Bitcoin dan sejenisnya.

Yang pertama adalah menciptakan produksi perdagangan digital. Dengan menempatkan mata uang kripto sebagai aset digital, akan ada perubahan dalam banyak sektor, bahkan dalam konteks ekonomi makro. Ini disebabkan karena cryptocurrency akan mengubah aturan-aturan ekonomi perdagangan, yang sebelumnya berbasis otoritas negara menjadi otoritas pasar dan komunitas. Untuk menjembatani keduanya, pemerintah perlu memberi perhatian lebih pada mata uang digital agar otoritas dan keamanan ekonomi negara tetap terjamin.

Kedua, teknologi Blockchain dan sejenisnya akan membentuk mekanisme perdagangan baru. Masyarakat semakin mudah melakukan transaksi tanpa harus janji bertemu muka untuk pembayaran. Semuanya bisa mengandalkan teknologi online. Hal ini akan berdampak pada sistem transaksi, pergudangan dan logistik, hingga pengiriman barang.

Perubahan terakhir yang dimaksudkan oleh Jerry Sambuaga adalah penyesuaian pola-pola interaksi dan transaksi perdagangan lama ke yang baru. Wamendag mengatakan bahwa Indonesia harus menangkap peluang ini. Mengoptimalkan manfaat teknologi pada ketiga segmen tersebut. Harapannya, perdagangan Indonesia di masa depan bisa lebih efisien dan berdaya saing, serta menciptakan peluang-peluang baru.

Tiga hal di atas bisa menjadi sebuah kesimpulan bahwa pemerintah Indonesia memberikan ruang bagi cryptocurrency untuk tumbuh di negeri ini. Sepertinya juga ada sebuah harapan bahwa Bitcoin nantinya bisa memacu peningkatan ekonomi masyarakat.