
Algorand
•ALGO / IDRQuote
Harga Jual
Rp3.876
Harga Beli
Rp3.957
User Reku Sedang
Statistik Kunci
Kata Reku
Algorand adalah sebuah infrastruktur blockchain seperti Ethereum, namun lebih cepat dan dengan biaya yang jauh lebih rendah. Algorand memiliki contract-to-contract call functionality yang memungkinkan smart contract untuk memproses operasi dapp yang rumit. Meningkatnya permintaan pengguna kepada dapps yang lebih mutakhir dapat mendorong naiknya permintaan terhadap ALGO.
Insights

Potensi Bullish Pasar Di Tengah Bayang-bayang Likuidasi Genesis
Market Overview Terlepas dari performa pasar yang masih relatif stagnan, perkembangan positif dari berkurangnya tekanan jual BTC yang sempat kami deteksi pada minggu lalu, terlihat masih berlanjut. Tekanan jual dari instrumen ETF Grayscale (GBTC) yang berada pada angka sekitar 66 ribu BTC pada periode 22-29 Januari, mengalami penurunan menjadi 27 ribu BTC pada 29 Januari… Continue reading Potensi Bullish Pasar Di Tengah Bayang-bayang Likuidasi Genesis
5 Feb 2024
1 menit membaca

Pelaku Pasar Cenderung Bullish Jelang Keputusan ETF?
Market Overview Market bergerak sideways dan cenderung bearish menjelang pengambilan keputusan ETF Bitcoin Spot pada pertengahan minggu ini. ETF Bitcoin Spot telah menjadi variabel yang cukup dominan yang mempengaruhi sentimen pelaku pasar dan membentuk narasi bullish terhadap BTC. Sehingga, disetujui atau ditolaknya ETF tersebut dapat berpotensi memberikan pengaruh yang cukup signifikan terhadap pasar, khususnya mengingat… Continue reading Pelaku Pasar Cenderung Bullish Jelang Keputusan ETF?
8 Jan 2024
1 menit membaca






























Algorand adalah sebuah platform blockchain dan aset digital. Platform ini dirancang untuk memproses banyak transaksi dengan cepat, mirip dengan penyedia layanan pembayaran besar seperti Mastercard atau Visa.
Selain itu, Algorand dapat menjadi tuan rumah bagi berbagai aset digital crypto dan proyek berbasis blockchain, sehingga membuat platform ini menjadi pesaing langsung bagi Ethereum. ALGO, mata uang asli platform ini, digunakan untuk mengamankan blockchain Algorand dan membayar biaya pemrosesan untuk transaksi berbasis Algorand.
Dalam upaya mendorong adopsi blockchain di dunia nyata, Algorand telah mengembangkan inisiatif seperti Algorand Standard Assets (ASA) yang memungkinkan penciptaan token digital yang dapat disesuaikan, Algorand Smart Contracts (ASC1) untuk mendukung fungsi kontrak pintar, serta berkolaborasi dengan berbagai industri termasuk keuangan, logistik, dan real estate untuk mengimplementasikan solusi blockchain yang praktis dan efisien.
Algorand menggunakan mekanisme konsensus pure-proof-of-stake (PPoS) yang memberikan kesempatan yang sama kepada semua orang. Ini berbeda dari Proof of Stake (PoS) yang biasanya terjadi di blockchain lain. Algorand memiliki dua jenis jaringan, yaitu node partisipasi dan node relay.
Perbedaan Algorand dengan blockchain lain seperti Proof-of-Work (PoW) terletak pada cara konsensusnya. PoW membutuhkan penambangan dengan penggunaan daya komputasi tinggi, sementara Algorand menggunakan PPoS yang lebih efisien. Dalam PPoS, validator dipilih secara acak dari pemegang aset kripto yang menahan token di platform, menghasilkan proses validasi transaksi yang adil dan efisien.
Konsep utama yang ditawarkan oleh Algorand adalah keberadaan sebagai blockchain sumber terbuka, yang memungkinkan siapa saja untuk melihat dan berkontribusi pada pengembangan platform ini. Algorand menggunakan protokol operasional yang disebut pure proof-of-stake (PoS), yang secara acak merekrut validator jaringan dari sekelompok pengguna yang telah menahan ALGO mereka.
Algorand menjadi pilihan unggul untuk aplikasi terdesentralisasi (DeFi) karena menyediakan jaringan yang mendukung pembuatan kontrak pintar (smart contracts). Dengan Algorand, kamu mendapatkan skalabilitas, keamanan, dan desentralisasi dalam satu blockchain, sehingga pengguna dapat menikmati keuntungan dari finalitas yang cepat dan transaksi instan (hingga ribuan transaksi per detik).
Algorand adalah platform blockchain yang didirikan pada tahun 2017 oleh Silvio Micali, seorang ilmuwan komputer dan profesor di Massachusetts Institute of Technology (MIT). Kepakarannya dalam kriptografi dan sistem terdistribusi telah sangat berpengaruh dalam membentuk pendekatan inovatif Algorand terhadap teknologi blockchain.