Investasi
Market
Learning Hub
Keamanan
Biaya
Lainnya
Unduh Aplikasi Reku
google-icon

Analisis

Publikasi (Deep Dives)
Analisa Kripto
Analisa Makro
Ringkasan Reku
Update Saham AS
Analisa Saham AS
Update Kripto
Amazon Pullback: Technical Reset di Tengah Boom AI
Analisa Saham AS
Bagikan!

Amazon Pullback: Technical Reset di Tengah Boom AI

06 February 2026
3 menit membaca
Amazon Pullback: Technical Reset di Tengah Boom AI

Amazon (AMZN) saat ini berada di fase koreksi setelah earnings, dipicu oleh kekhawatiran investor terhadap lonjakan belanja modal AI yang mencapai sekitar $200 miliar. Namun menariknya, tekanan jual ini justru membawa harga mendekati major demand zone, menciptakan setup yang sering muncul sebelum kelanjutan tren pada saham megacap.

Dengan kata lain — fundamental memicu volatility, sementara teknikal mulai menunjukkan area stabilisasi.


Signal Utama: Healthy Pullback, Bukan Trend Breakdown

Harga yang turun ke area $213–217 menempatkan Amazon tepat di bekas zona konsolidasi kuat yang sebelumnya menjadi launchpad kenaikan. Selama saham mampu bertahan di atas $205, struktur higher low masih intact — sinyal klasik bahwa pasar sedang melakukan repricing, bukan exiting.

Pullback seperti ini sering terjadi ketika perusahaan memasuki fase investasi besar. Market biasanya bereaksi negatif di awal karena margin tertekan, tetapi akan kembali menghargai growth begitu monetisasi mulai terlihat.

Ini membuat koreksi Amazon terlihat lebih seperti valuation reset dibanding fundamental deterioration.


Fundamental Menjelaskan Kenapa Downside Berpotensi Terbatas

Kekhawatiran terbesar pasar adalah capex AI yang agresif. Investor saat ini jauh lebih sensitif terhadap narasi “profit nanti”, terutama di lingkungan suku bunga yang tidak lagi ultra-low.

Namun ada beberapa faktor yang menahan risiko penurunan lebih dalam:

  • AWS masih tumbuh ~24% YoY, menandakan demand cloud dan AI compute tetap kuat.

  • Belanja data center Amazon bukan defensive spending — melainkan positioning untuk siklus AI berikutnya.

  • Manajemen secara eksplisit menargetkan strong ROIC, mengingatkan pada fase awal AWS yang dulu juga sempat diragukan pasar.

Artinya, pasar mungkin memperdebatkan timing return — bukan apakah return itu akan ada.

Ketika bisnis inti tetap sehat, selloff biasanya cenderung shallow dan temporary.


Mean Reversion Setup: Ketika Fundamental Stabil, Harga Cenderung Kembali ke Range

Jika demand zone bertahan, probabilitas terbesar adalah pergerakan kembali menuju mid-range resistance di $229–233 — area ideal untuk mean reversion rally.

Break di atas level tersebut membuka jalan ke:

👉 $243–248, upper supply zone sekaligus area di mana momentum biasanya kembali menarik flows institusi.

Karakter saham seperti Amazon jarang mengalami reversal struktural tanpa adanya kerusakan fundamental besar. Yang lebih umum adalah pola:

pullback → base → continuation


Sentimen Market: Cautiously Bullish

Pasar saat ini tidak panik — tapi juga belum siap untuk risk-on penuh.

Yang terjadi lebih ke arah temporary discomfort terhadap spending, bukan perubahan cerita jangka panjang.

Selama AWS tetap menjadi growth engine dan AI demand tidak melemah, risk/reward Amazon mulai terlihat menarik di area weakness.

Ini menjelaskan kenapa zona demand sering menjadi tempat institutional accumulation, bukan distribusi.


Trading Framework

Buy Zone: $213 – $217
Stop: $201 – $205

TP1: $229 – $233 (+6% – 9%)
TP2: $243 – $248 (+13% – 16%)


Invalidasi Thesis

Daily close di bawah $201 akan merusak struktur higher low dan meningkatkan probabilitas rotasi ke area $190.

Jika itu terjadi, narasi berubah dari tactical pullback → menjadi deeper correction.


Bottom Line

Amazon saat ini berada di persimpangan klasik antara:

👉 Short-term fear (AI capex, margin pressure)
vs
👉 Long-term positioning (cloud dominance + AI infrastructure)

Ketika fundamental tetap kuat tetapi harga terkoreksi ke demand, biasanya yang muncul bukan warning — melainkan opportunity.

Bias saat ini: Cautiously Bullish.

.

.

.

.

.

Yuk Mulai Investasi di Saham AS Sekarang! 

Sekarang kamu bisa beli saham AS dari perusahaan ternama seperti NVIDIA, Intel, AMD, Google, Apple, hingga Unilever di Reku. Download aplikasi Reku sekarang dan mulai berinvestasi di aset global!

Disclaimer: Analisa market ini adalah hal yang bersifat informasional. Ini bukan merupakan tawaran untuk menjual atau ajakan untuk membeli atau menjual aset kripto dan saham AS apa pun di PT Rekeningku Dotcom Indonesia, perusahaan yang dibatasi oleh pihak atau entitas lain yang diorganisir, dikendalikan, atau dikelola oleh Reku, dan oleh karena itu tidak dapat diandalkan penuh sehubungan dengan pembelian atau penjualan aset kripto dan saham AS.

Dengan melakukan perdagangan aset kripto dan saham AS berarti nasabah sudah mengetahui ada unsur resiko di dalam aktivitas tersebut. Perubahan harga aset kripto sangat fluktuatif. Diharapkan menggunakan analisa cermat sebelum melakukan aktivitas membeli atau menjual aset kripto dan saham AS. Kami tidak memaksa nasabah untuk melakukan jual-beli aset kripto dan saham AS sebagai investasi atau mencari keuntungan, yang berarti semua aktivitas perdagangan merupakan keputusan individu dari pengguna.

Mike
PenulisMike
Bagikan!
Artikel Terkait
    Pasar Saham AS Melemah, Tekanan Saham Teknologi dan Sentimen Makro Membebani
  1. Pasar Saham AS Melemah, Tekanan Saham Teknologi dan Sentimen Makro Membebani
  2. 06 February 2026
    1 menit membaca
    Analisa Saham AS
    Disney Resmi Tunjuk CEO Baru: Taruhan Besar untuk Masa Depan Perusahaan
  3. Disney Resmi Tunjuk CEO Baru: Taruhan Besar untuk Masa Depan Perusahaan
  4. 05 February 2026
    1 menit membaca
    Analisa Saham AS
Analisis
Analisa pasar yang mendalam
Blog
Pelajari lebih lanjut strategi investasi dan serba-serbi dunia finansial
FAQ
Cari tahu berbagai berita kripto dan saham terbaru
Market
Mulai jelajahi dan investasi aset Crypto dan Saham AS di Reku