MarketTrade
Products
Wallet
Learning Hub
Unduh Aplikasi Reku
google-icon

Analisis

Publikasi (Deep Dives)
Analisis Pasar
Analisis Makro
Ringkasan Reku
Bitcoin Anjlok di Bawah $26.000, Namun Adopsi dari Teknologi Blockchain Meningkat?
Analisis Pasar
Bagikan!

Bitcoin Anjlok di Bawah $26.000, Namun Adopsi dari Teknologi Blockchain Meningkat?

18 August 2023
10 menit membaca
Bitcoin Anjlok di Bawah $26.000, Namun Adopsi dari Teknologi Blockchain Meningkat?

Key Takeaways:

  • Proyek Hedera telah menunjukkan pertumbuhan adopsi yang cukup signifikan dalam satu minggu terakhir. Ini disebabkan oleh pengumuman dari Federal Reserve AS tentang pengadopsian solusi pembayaran mikro bernama Dropp pada platform pembayaran instan mereka, FedNow. Dropp sendiri dibangun di atas jaringan blockchain Hedera.
  • Peran aktif MakerDAO dan kontribusi Spark Protocol merupakan pendorong utama dalam pertumbuhan signifikan yang dialami oleh stablecoin DAI. Kehadiran keduanya memberikan kontribusi yang berarti terhadap perkembangan dan keberhasilan ekosistem MakerDAO.
  • Pada tanggal 17 Agustus, Bitcoin mengalami penurunan tajam sekitar 8% hanya dalam waktu 10 menit, mendorong harganya turun di bawah $26.000, level terendah sejak 20 Juni. Penurunan ini terkait laporan bahwa SpaceX mencatat kerugian $373 juta dari Bitcoin yang dimilikinya dan kemungkinan menjualnya, atau berita kepailitan Grup Evergrande dari China.

 

 

Analisis Makroekonomi

Pasar Tertekan Pasca Fed Minutes Rilis

Bank Sentral AS, Federal Reserve (The Fed) merilis minutes meeting dari pertemuan yang membahas kebijakan keuangan AS 25-26 Juli lalu, pada Rabu (16/08) kemarin. Dalam minutes meeting tersebut, para pejabat The Fed terlihat menunjukkan kekhawatiran yang cukup serius terhadap inflasi yang dirasa terlalu tinggi sehingga diperlukan adanya kenaikan suku bunga untuk menghambat belanja konsumsi dan mendorong masyarakat untuk menyimpan uangnya. Mayoritas peserta rapat, bahkan termasuk mereka yang tidak memiliki hak voting turut mendukung dilakukannya peningkatan suku bunga. Pertemuan yang kemudian diketahui telah memutuskan untuk menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin yang sempat kami paparkan dalam artikel sebelumnya tersebut, selain memaparkan kemungkinan diperlukannya kenaikan suku bunga lanjutan apabila situasi tidak berubah secara signifikan, sebenarnya turut pula menyoroti ketidakpastian dampak dari kenaikan suku bunga, khususnya terhadap sektor commercial real estate. Selain itu, beberapa peserta rapat khawatir bahwa menaikkan suku bunga terlalu cepat dapat mengulangi kesalahan seperti yang pernah terjadi pada periode 1970-an, dimana terjadi periode stagflasi dengan pertumbuhan ekonomi yang stagnan dan inflasi yang tinggi. Indeks saham-saham di AS seperti Nasdaq, Dow Jones, dan S&P 500 terpantau turun pasca perilisan minutes meeting tersebut.

Kabar Positif Lanjutan dari Pasar Tenaga Kerja AS

Departemen Ketenagakerjaan AS melaporkan penurunan pada aplikasi be unemployment benefit sebesar 11 ribu menjadi 239 ribu pendaftar pada minggu yang berakhir 12 Agustus. Angka tersebut yang lebih rendah dari minggu sebelumnya tersebut mengindikasikan pasar tenaga kerja di AS masih cukup kuat saat ini terlepas dari kenaikan suku bunga dan inflasi yang terjadi. Penurunan klaim unemployment benefit ini kemungkinan juga disebabkan oleh menurunnya tingkat pemutusan hubungan kerja dan pengunduran diri karyawan yang sempat kami laporkan pada artikel sebelumnya pada 4 Agustus lalu. Beberapa sektor utama seperti manufaktur, pergudangan, dan ritel menunjukkan penurunan jumlah lowongan pekerjaan, namun tidak terlihat melakukan pemutusan hubungan kerja secara signifikan.

Sementara itu, Bunga KPR di AS Naik Hingga Menyentuh Angka Tertinggi Sejak April 2002

Suku bunga tetap Kredit Pemilikan Rumah (fixed rate KPR) tenor 30 tahun menyentuh angka tertingginya sejak April 2002 di minggu ini sebesar 7,09%, naik dari minggu sebelumnya di angka 6,96%. Angka tersebut hampir 2% lebih tinggi dari bunga yang diberlakukan pada periode yang sama tahun lalu. Bunga pada tenor 15 tahun juga mengalami kenaikan menjadi 6,46%. Kenaikan ini kemungkinan berhubungan dengan naiknya harga sewa properti di AS seperti yang terlihat pada rilis data CPI minggu lalu yang sempat kami laporkan pada artikel berikut dan kemungkinan terjadinya kenaikan lanjutan suku bunga The Fed. Kenaikan bunga KPR kemungkinan dapat mengakibatkan penurunan penambahan suplai properti akibat dari menurunnya aktivitas pembelian properti baru dan pengembangan properti baru oleh para pengembang, yang dapat menjadi katalis negatif terhadap sektor properti di AS yang sedang berada pada fase pemulihan dan telah menunjukkan tren yang cukup positif dalam beberapa bulan kebelakang.

Data Ekspor Jepang Menunjukkan Penurunan

Senada dengan data dari China dan AS minggu lalu, ekspor negara Jepang menunjukkan penurunan sebesar 0,3% year-on-year (YoY) pada bulan Juli. Penurunan tersebut merupakan yang pertama dalam hampir 2,5 tahun terakhir. Meskipun turun, tingkat penurunan tersebut sebenarnya lebih rendah dari yang diestimasikan sebelumnya yakni di 0,8%. Menurunnya permintaan terhadap light oil dan peralatan pembuatan chip yang terjadi di China disinyalir menjadi penyebab utama dari penurunan tersebut. 

Sementara itu, CPI Tumbuh 3,1% YoY

Data indeks harga konsumsi (CPI) Jepang menunjukkan kenaikan sebesar 3,1% YoY pada bulan Juli. Kenaikan tersebut senada dengan prediksi pasar mengikuti kenaikan 3,3% yang terjadi pada bulan sebelumnya. Kenaikan yang telah terjadi sebanyak 16 kali secara berturut-turut tersebut secara umum melebihi target inflasi Bank of Japan (BOJ) di 2%.  

Implikasi Bagi Pasar Crypto

Rilis data minutes meeting The Fed yang mensinyalir tingginya kepercayaan para peserta rapat terhadap kemungkinan kenaikan suku bunga lanjutan telah memberikan sentimen negatif kepada pasar investasi secara umum termasuk pasar crypto dan ekuitas. Namun, perkembangan data yang telah dirilis pasca pertemuan tersebut seperti tingkat inflasi yang diindikasikan oleh data indeks harga konsumsi dan perkembangan data di sektor ketenagakerjaan yang telah menunjukkan sinyal positif dapat menjadi faktor yang cukup signifikan untuk ditundanya kenaikan suku bunga lanjutan, apabila tren positif tersebut dapat bertahan di bulan Agustus ini. Kenaikan suku bunga KPR juga berpotensi dapat menjadi faktor penghambat tambahan untuk The Fed menaikkan lagi suku bunga tersebut. Ditundanya, atau bahkan dihilangkannya rencana, kenaikan suku bunga lanjutan pada pertemuan The Fed berikutnya akan berpotensi berdampak sangat positif terhadap pasar crypto namun begitu juga sebaliknya. Situasi ini membuat kondisi pasar masih cenderung akan tidak menentu dalam beberapa minggu kedepan. 

Pengaruh data macro dari Jepang memang tidak sesignifikan perkembangan data yang terjadi di AS, namun ekonomi Jepang sebagai yang terbesar ketiga di dunia memiliki karakteristik yang cenderung sangat bergantung kepada ekspor. Sehingga, penurunan ekspor dapat menjadi sesuatu yang dapat secara cukup signifikan mempengaruhi kekuatan ekonomi negara tersebut yang berpotensi memiliki dampak lanjutan terhadap potensi resesi global, yang tentu akan berdampak terhadap pasar crypto, terlepas dari data inflasi yang dapat dikatakan masih relatif cukup positif. Sehingga, situasi tersebut turut menambah ketidakpastian yang ada di pasar saat ini.

 

Analisis On Chain

Proyek Hedera Berpartner dengan The Fed

Native token Hedera, HBAR, telah menunjukkan performa yang menarik dalam satu minggu terakhir. HBAR memulai minggu ini dengan rally yang kuat, mengalami kenaikan hingga 33% dan mencapai puncaknya pada 15 Agustus 2023 di level harga $0.073. Meskipun pada saat artikel ini ditulis harga HBAR telah mengalami koreksi yang cukup dalam akibat penurunan dari Bitcoin yang mempengaruhi pasar kripto secara umum, namun sentimen positif dan adopsi yang meningkat terhadap proyek Hedera mengindikasikan pertumbuhan yang signifikan. Harapannya, peningkatan ini dapat menjadi salah satu katalis untuk rally-rally selanjutnya.

Adopsi Hedera pada Platform FedNow

Pertumbuhan adopsi ini muncul sebagai respons terhadap pengumuman bahwa Federal Reserve AS akan mengadopsi solusi pembayaran mikro bernama Dropp ke dalam platform pembayaran instan mereka, FedNow. Dropp sendiri merupakan aplikasi yang dibangun di atas jaringan blockchain Hedera.

πŸ’‘ Berdasarkan rilis pers FedNow, Dropp telah meluncurkan opsi pembayaran baru yang memanfaatkan rekening bank untuk transaksi digital dengan nilai rendah. Inovasi ini menghilangkan beban biaya transaksi kartu kredit yang umumnya tinggi dan memberikan fleksibilitas tambahan bagi pengguna dengan mendukung transaksi dalam HBAR dari Hedera, dolar AS, dan Circle’s USDC.

Pengumuman HBAR Foundation

Sumber: HBAR Foundation

 

Meningkatnya Sentimen Positif pada HBAR

Berkat adopsi dari The Fed, dalam kurun waktu sepekan terakhir, kita telah menyaksikan lonjakan yang signifikan dalam hal volume sosial dan sentimen positif pada proyek Hedera. Adopsi ini telah membawa konsekuensi positif pada kinerja token HBAR, tercermin dalam lonjakan volume bullish yang mengiringinya. Meskipun pada saat artikel ini ditulis harga HBAR telah mengalami koreksi yang cukup dalam akibat penurunan dari Bitcoin yang mempengaruhi pasar kripto secara umum.

Adopsi oleh The Fed, lembaga yang memiliki peran kunci dalam sistem keuangan Amerika Serikat, adalah tanda pengakuan terhadap kredibilitas dan utilitas blockchain Hedera. Keputusan untuk menggunakan solusi pembayaran mikro Dropp, yang didasarkan pada infrastruktur Hedera, menunjukkan bahwa platform ini dianggap dapat diandalkan dan mampu memenuhi persyaratan tinggi dari lembaga resmi tersebut.

Sentimen Positif Hedera

Sumber: Santiment – See what other crypto traders are missing

Keberhasilan Hedera dalam memenangkan kepercayaan The Fed tidak hanya menjadi bukti konkret akan kemampuan teknologinya, tetapi juga menandakan potensi besar dalam membangun kemitraan strategis antara dunia blockchain dan lembaga-lembaga resmi. Dengan adanya adopsi ini, Hedera telah membuktikan perannya sebagai salah satu pemain utama dalam mendorong inovasi dan adopsi teknologi blockchain yang berkelanjutan.

 

Peran Kunci MakerDAO dan Spark Protocol dalam Pertumbuhan Signifikan DAI

Dalam ekosistem keuangan terdesentralisasi (DeFi), stablecoin DAI dari MakerDAO telah menarik perhatian dengan pertumbuhan yang signifikan dalam beberapa bulan terakhir. Keputusan berani komunitas MakerDAO untuk meningkatkan Dai Saving Rate (DSR) menjadi 8% (meskipun diprediksi akan turun kembali ke 5%) telah membawa dampak positif yang cukup besar bagi protokol ini.

Maker Unique User Growth

Sumber: Crypto Research, Data, and Tools | Messari

πŸ’‘ Langkah ini merangsang peningkatan pasokan DAI hingga mencapai $1 miliar, sambil juga meningkatkan jumlah pengguna aktif di MakerDAO. Peningkatan DSR tidak hanya meningkatkan kapitalisasi pasar DAI, tetapi juga mengukuhkan posisi DAI sebagai stablecoin dengan hasil tinggi yang melampaui potensi imbal hasil Surat Utang AS.

DAI Supply

Sumber: 5.38B – makerburn.com

Dampak kebijakan ini terlihat dalam lonjakan pasokan DAI dari $4,4 miliar menjadi $5,3 miliar, dengan jumlah DAI yang dikunci melalui DSR melonjak dari $340 juta menjadi $1,3 miliar. Di samping itu, pemegang aset kripto lain seperti ETH dan stETH juga memanfaatkan peluang ini untuk menciptakan DAI, yang pada gilirannya memperkuat cadangan protokol MakerDAO.

DAI DSR

Sumber: 5.38B – makerburn.com

 

Peran Spark Protocol pada Pertumbuhan DAI

Di sisi lain, terdapat juga perkembangan positif dalam ekosistem DeFi melalui peran Spark Protocol, sebuah platform peminjaman yang terintegrasi dalam ekosistem MakerDAO. Sejak diluncurkan pada bulan Mei lalu, protokol ini telah mencapai prestasi luar biasa dalam waktu yang singkat. Dengan cepat, Spark Protocol berhasil mendapatkan posisi di antara 30 protokol DeFi teratas. Pertumbuhan yang signifikan ini telah memberikan dampak positif pada ekosistem MakerDAO.

Partisipasi Spark Protocol dalam operasi peminjaman, yang dimulai dengan 5 juta DAI dari D3M Maker, telah mempercepat pertumbuhan jumlah DAI yang dipinjam hingga mencapai 198 juta DAI. Pengakuan akan potensi besar Spark Protocol terbukti ketika Maker Governance memberikan kredit sebesar 20 juta DAI untuk mendukung perkembangannya.

Secara keseluruhan, peran yang dimainkan oleh Spark Protocol telah menjadi salah satu pendorong utama dalam peningkatan yang signifikan dalam jumlah DAI yang dipinjam, memberikan kontribusi yang berarti terhadap perkembangan dan keberhasilan ekosistem MakerDAO.

 

Altcoin Update

  • 🌜 MakerDAO Mengumumkan Usulan Token Airdrop untuk Spark Protocol. Rune Christensen, pendiri MakerDAO, mengumumkan usulan untuk membuat token governance baru untuk protokol peminjaman Spark dan membagikannya sebagai airdrop kepada pengguna. Usulan tersebut merinci distribusi dua miliar token Spark (SPK) selama sepuluh tahun. Program ini bertujuan untuk mempromosikan keterlibatan jangka panjang antara pengguna dengan platform pinjaman tersebut.
  • πŸ’° Ripple dan ConsenSys Bergabung dengan Mastercard dalam Program Inovasi CBDC. Mastercard telah membentuk program kemitraan dengan tujuh penyedia teknologi blockchain dan pembayaran terkemuka, termasuk Ripple dan ConsenSys, untuk mendorong pemahaman lebih lanjut tentang manfaat dan batasan mata uang digital bank sentral (CBDC). Program ini bertujuan untuk mengembangkan inovasi dan efisiensi dalam teknologi CBDC.
  • πŸ€– Shiba Inu Meluncurkan Shibarium Mainnet, Solusi Skala Layer-2 Ethereum. Shiba Inu meluncurkan Shibarium mainnet, solusi skala layer-2 Ethereum, pada tanggal 16 Agustus setelah berbulan-bulan pengujian yang melibatkan jutaan pengguna dan pembuatan 21 juta dompet kripto. Blockchain layer-2 ini akan menggunakan token BONE, TREAT, SHIB, dan LEASH untuk aplikasi yang dibangun di atas jaringannya, yang diharapkan dapat meningkatkan utilitas dari token di ekosistem Shiba Inu.

 

Berita Terkini dalam Sepekan Terakhir

  • 🐲 Koreksi Nilai Aset Kripto Catatkan Kerugian Trader Capai $1 Miliar dalam 24 Jam Terakhir. Nilai mayoritas aset kripto mengalami penurunan signifikan, menyebabkan para trader mengalami kerugian sekitar $1 miliar dari likuidasi dalam 24 jam terakhir. Kapitalisasi pasar global untuk pasar kripto mengalami penurunan 6,03% dalam 24 jam menjadi $1,07 triliun. Bitcoin dan aset kripto lainnya mengalami penurunan yang cukup besar pada hari Kamis, mengakhiri periode stagnasi selama beberapa minggu terakhir.
  • 🌍 Harga Bitcoin Anjlok di Bawah $26.000, Level Terendah dalam Dua Bulan. Pada tanggal 17 Agustus, Bitcoin mengalami penurunan tajam sekitar 8% hanya dalam waktu 10 menit, mendorong harganya turun di bawah $26.000, level terendah sejak 20 Juni. Penurunan ini terkait laporan bahwa SpaceX mencatat kerugian $373 juta dari Bitcoin yang dimilikinya dan kemungkinan menjualnya, atau berita kepailitan Grup Evergrande dari China. Kapitalisasi pasar Bitcoin turun di bawah $500 miliar, level terendah sejak 16 Juni, dan mencapai level terendah sejak 20 Juni.
  • πŸš€ ETF Ether Futures Menuju Persetujuan di AS. Tampaknya langkah besar sedang diambil di pasar keuangan kripto Amerika Serikat. ETF futures Ether (ETH) sepertinya akan segera mendapatkan lampu hijau dari regulator sekuritas AS. Beberapa perusahaan telah mengajukan permohonan untuk mencantumkan ETF ini, yang akan melibatkan kontrak derivatif terkait Ether. Jika disetujui, ETF Ether Futures akan memungkinkan investor AS untuk mendapatkan eksposur terhadap pergerakan Ether tanpa harus memegang mata uang kripto tersebut. Langkah ini juga dapat membantu memperluas adopsi aset kripto di dalam sistem keuangan tradisional.

 

Crypto Terpopuler dalam Sepekan Terakhir

Crypto Terpopuler dalam Sepekan Terakhir

 

Referensi

HBAR Foundation

Crypto Research, Data, and Tools | Messari

5.38B – makerburn.com

 

Analisa market ini adalah hal yang bersifat informasional. Ini bukan merupakan tawaran untuk menjual atau ajakan untuk membeli atau menjual aset kripto apa pun di PT Rekeningku Dotcom Indonesia, perusahaan yang dibatasi oleh pihak atau entitas lain yang diorganisir, dikendalikan, atau dikelola oleh Reku, dan oleh karena itu tidak dapat diandalkan penuh sehubungan dengan pembelian atau penjualan aset kripto.
Dengan melakukan perdagangan aset kripto berarti nasabah sudah mengetahui ada unsur resiko di dalam aktivitas tersebut. Perubahan harga aset kripto sangat fluktuatif. Diharapkan menggunakan analisa cermat sebelum melakukan aktivitas membeli atau menjual aset kripto. Kami tidak memaksa nasabah untuk melakukan jual-beli aset kripto sebagai investasi atau mencari keuntungan, yang berarti semua aktivitas perdagangan merupakan keputusan individu dari pengguna.