Investasi
Market
Learning Hub
Keamanan
Biaya
Lainnya
Unduh Aplikasi Reku
google-icon

Analisis

Publikasi (Deep Dives)
Analisa Kripto
Analisa Makro
Ringkasan Reku
Update Saham AS
Analisa Saham AS
Update Kripto
AS Longgarkan Aturan Ekspor Chip AI ke China, Sentimen Positif untuk NVDA & AMD
Update Saham AS
Bagikan!

AS Longgarkan Aturan Ekspor Chip AI ke China, Sentimen Positif untuk NVDA & AMD

14 January 2026
2 menit membaca
AS Longgarkan Aturan Ekspor Chip AI ke China, Sentimen Positif untuk NVDA & AMD

Pemerintah Amerika Serikat resmi membuka peluang bagi Nvidia untuk menjual chip kecerdasan buatan (AI) H200 ke China, setelah Departemen Perdagangan AS menerbitkan regulasi baru pada Selasa (14/1). Aturan ini menandai pelonggaran signifikan dari kebijakan sebelumnya yang secara default menolak ekspor chip AI berperforma tinggi ke China.

Di bawah aturan baru tersebut, permohonan ekspor chip AI akan ditinjau secara case-by-case, menggantikan pendekatan lama yang mengasumsikan penolakan. Langkah ini mencerminkan perubahan arah kebijakan AS yang lebih pragmatis di tengah ketergantungan global terhadap infrastruktur AI.

Syarat Ketat Tetap Berlaku bagi Nvidia dan AMD

Meski pintu ekspor kembali dibuka, pemerintah AS tetap menerapkan sejumlah persyaratan ketat. Nvidia dan Advanced Micro Devices (AMD) diwajibkan memastikan tidak terjadi kekurangan chip AI di pasar domestik AS. Produksi untuk pelanggan China juga tidak boleh menggeser kapasitas manufaktur yang seharusnya dialokasikan untuk kebutuhan dalam negeri.

Selain itu, volume pengiriman chip ke China dibatasi maksimal 50% dari total produk yang dibuat untuk pasar AS. Perusahaan juga diwajibkan menerapkan prosedur Know Your Customer (KYC) yang ketat guna mencegah penggunaan teknologi AI oleh pihak yang tidak berwenang atau untuk tujuan militer.

H200 Jadi Chip AI Tercanggih yang Legal Diekspor ke China

Chip H200 akan menjadi chip AI paling canggih yang secara legal dapat diekspor ke China. Namun, Nvidia saat ini telah memasarkan chip generasi yang lebih maju, yaitu Blackwell, di pasar Amerika Serikat, serta tengah menyiapkan lini chip berikutnya bernama Vera Rubin.

Kondisi ini membuat risiko kebocoran teknologi strategis relatif lebih terkendali, karena China tetap tidak mendapatkan akses ke chip Nvidia paling mutakhir.

Implikasi bagi Saham NVDA dan AMD

Dari perspektif pasar, kebijakan ini dipandang sebagai sentimen positif bagi saham Nvidia (NVDA) dan AMD. Akses kembali ke pasar China berpotensi mendorong pertumbuhan pendapatan, terutama di tengah permintaan global terhadap AI infrastructure yang masih kuat hingga 2026.

Meski dibayangi risiko geopolitik dan regulasi, langkah ini memperkuat narasi bahwa produsen chip AI tetap berada di posisi strategis dalam rantai nilai teknologi global.

Reku Takeaway

Secara keseluruhan, pelonggaran aturan ekspor ini menunjukkan perubahan pendekatan AS dari pembatasan ekstrem menuju pengelolaan risiko yang lebih terukur. Bagi investor, perkembangan ini menguatkan tesis bahwa saham AI chipmakers tetap menjadi pemenang struktural jangka menengah, meski harus beroperasi di bawah regulasi yang dinamis.

 

Yuk Mulai Investasi di Saham AS Sekarang! 

Sekarang kamu bisa beli saham AS dari perusahaan ternama seperti NVIDIA, Intel, AMD, Google, Apple, hingga Unilever di Reku. Download aplikasi Reku sekarang dan mulai berinvestasi di aset global!

Disclaimer: Analisa market ini adalah hal yang bersifat informasional. Ini bukan merupakan tawaran untuk menjual atau ajakan untuk membeli atau menjual aset kripto dan saham AS apa pun di PT Rekeningku Dotcom Indonesia, perusahaan yang dibatasi oleh pihak atau entitas lain yang diorganisir, dikendalikan, atau dikelola oleh Reku, dan oleh karena itu tidak dapat diandalkan penuh sehubungan dengan pembelian atau penjualan aset kripto dan saham AS.

Dengan melakukan perdagangan aset kripto dan saham AS berarti nasabah sudah mengetahui ada unsur resiko di dalam aktivitas tersebut. Perubahan harga aset kripto sangat fluktuatif. Diharapkan menggunakan analisa cermat sebelum melakukan aktivitas membeli atau menjual aset kripto dan saham AS. Kami tidak memaksa nasabah untuk melakukan jual-beli aset kripto dan saham AS sebagai investasi atau mencari keuntungan, yang berarti semua aktivitas perdagangan merupakan keputusan individu dari pengguna.

Stephanus Renaldi
PenulisStephanus Renaldi
Bagikan!
Artikel Terkait
    Walmart Gandeng Google Gemini Percepat Belanja Berbasis AI
  1. Walmart Gandeng Google Gemini Percepat Belanja Berbasis AI
  2. 12 January 2026
    1 menit membaca
    Update Saham AS
    Tesla Catat Penurunan Pengiriman Kuartal 4 2025! Saham Masih Berpotensi?
  3. Tesla Catat Penurunan Pengiriman Kuartal 4 2025! Saham Masih Berpotensi?
  4. 05 January 2026
    1 menit membaca
    Update Saham AS
Analisis
Analisa pasar yang mendalam
Blog
Pelajari lebih lanjut strategi investasi dan serba-serbi dunia finansial
FAQ
Cari tahu berbagai berita kripto dan saham terbaru
Market
Mulai jelajahi dan investasi aset Crypto dan Saham AS di Reku