Pasar Saham AS Bergerak Mixed, Saham Teknologi Naik Saat Blue-Chip Melemah
Key Takeaways:
- Saham Pilihan: Wall Street menutup pekan dengan pergerakan terbatas dan cenderung mixed, mencerminkan sikap wait and see investor di tengah kombinasi data ekonomi yang solid dan ekspektasi suku bunga yang masih belum pasti.
- Update Saham: Nasdaq dan S&P 500 mencatat kenaikan tipis, sementara Dow Jones terkoreksi seiring rotasi sektor dari saham industri dan blue-chip ke saham teknologi.
- Berita Sepekan: Fokus pasar tertuju pada data tenaga kerja AS, pergerakan yield obligasi, serta dinamika kebijakan moneter yang masih bergantung pada data inflasi dan pertumbuhan ekonomi.
Dalam sepekan terakhir, pasar saham AS bergerak relatif terbatas dengan kecenderungan mixed. Investor terlihat berhati-hati menyikapi kombinasi data ekonomi yang masih cukup kuat namun belum cukup lemah untuk mendorong ekspektasi pemangkasan suku bunga lebih cepat. Divergensi antar indeks menunjukkan rotasi sektor yang masih berlangsung, terutama antara saham teknologi dan saham industri tradisional.
Kinerja Indeks Saham AS Sepekan Terakhir
- S&P 500: +0,38%
- Nasdaq Composite: +0,60%
- Dow Jones Industrial Average (DJIA): -2,1%
Kenaikan Nasdaq menunjukkan minat terhadap saham teknologi masih bertahan, terutama pada emiten dengan eksposur AI dan pertumbuhan laba tinggi. Sebaliknya, pelemahan Dow Jones mencerminkan tekanan pada saham industri dan beberapa saham defensif berkapitalisasi besar.
Sorotan Ekonomi yang Mempengaruhi Pasar Minggu Ini
Data Tenaga Kerja Masih Resilien
Data klaim pengangguran mingguan tetap berada di level rendah, mencerminkan pasar tenaga kerja yang solid. Tingkat pengangguran stabil dan pertumbuhan upah masih menunjukkan daya tahan ekonomi AS.
Kondisi ini di satu sisi mendukung fundamental ekonomi, namun di sisi lain membuat ruang pemangkasan suku bunga menjadi lebih terbatas dalam waktu dekat.
Sikap The Fed Tetap Data Dependent
Pejabat dari Federal Reserve kembali menegaskan pendekatan berbasis data (data dependent). Selama inflasi belum menunjukkan tren turun yang konsisten menuju target 2%, bank sentral cenderung berhati-hati dalam melonggarkan kebijakan moneter.
Pasar kini menyesuaikan ekspektasi bahwa pemangkasan suku bunga kemungkinan tidak akan dilakukan secara agresif dalam waktu dekat.
Pergerakan Yield Obligasi
Yield US Treasury bergerak fluktuatif sepanjang pekan, namun tanpa lonjakan signifikan. Stabilitas ini membantu menopang valuasi saham growth, meskipun belum cukup kuat untuk memicu reli besar di seluruh sektor.
Saham & Sektor yang Menjadi Highlight Minggu Ini
Sektor Teknologi Tetap Outperform
Saham teknologi dan perusahaan dengan narasi AI kembali menjadi penopang utama Nasdaq. Investor tetap selektif, fokus pada emiten dengan visibilitas pertumbuhan laba dan monetisasi AI yang lebih jelas.
Pergerakan tidak bersifat broad-based rally, melainkan lebih terfokus pada nama-nama tertentu dengan fundamental kuat.
Tekanan pada Saham Blue-Chip dan Industri
Pelemahan Dow Jones menunjukkan tekanan pada saham industri dan beberapa emiten defensif besar. Ini mengindikasikan adanya profit taking serta rotasi ringan ke sektor yang dinilai memiliki potensi pertumbuhan lebih tinggi.
Rotasi Sektor Masih Terjadi
Tidak terlihat panic selling, namun terjadi rotasi ringan dari saham defensif dan industri ke saham teknologi. Pasar tampak berada dalam fase konsolidasi setelah reli sebelumnya, dengan investor menunggu katalis makro berikutnya.
Reku Takeaway
Secara keseluruhan, Wall Street mengakhiri pekan dengan pergerakan terbatas dan nada hati-hati. Kenaikan tipis pada S&P 500 dan Nasdaq menunjukkan minat risiko masih ada, namun koreksi pada Dow Jones mengindikasikan bahwa optimisme belum merata di seluruh sektor.
Dalam jangka pendek, arah indeks kemungkinan tetap bergerak dalam rentang terbatas sambil menunggu katalis yang lebih kuat—baik dari data inflasi, perkembangan kebijakan moneter, maupun laporan keuangan emiten besar berikutnya.
Investasi Saham AS Sekarang!
Berita Saham dalam Sepekan Terakhir
- 🌍 Neutral – Nvidia Corp. resmi menjual seluruh sisa kepemilikannya di Arm Holdings Plc, perusahaan desain chip yang sempat coba diakuisisi Nvidia lima tahun lalu dalam salah satu transaksi terbesar di industri semikonduktor. Berdasarkan dokumen regulasi terbaru, NVIDIA Corp melepas sekitar 1,1 juta saham ARM Holdings Plc pada kuartal IV tahun lalu, dengan nilai sekitar US$140 juta berdasarkan harga penutupan saham Arm pada Selasa. Dengan transaksi ini, kepemilikan Nvidia di Arm kini menjadi nol. Nvidia menolak memberikan komentar, sementara Arm belum merespons permintaan keterangan.
Cek Harga NVDA Hari Ini!
- 🐲 Bearish – Ketika Walmart dan Target melaporkan kinerja liburan mereka, angka-angka kuartalan mungkin bukan fokus utama investor. Yang jauh lebih penting adalah arah baru di bawah dua CEO baru — dan bagaimana masing-masing akan memimpin di tengah konsumen AS yang semakin selektif pada 2026. Kedua raksasa retail ini resmi memasuki era baru pada 1 Februari. John Furner kini memimpin Walmart, sementara Michael Fiddelke mengambil alih Target. Keduanya adalah orang dalam perusahaan. Namun, posisi awal mereka sangat berbeda.
Cek Harga WMT Hari Ini!
- 🌍 Bearish – Sony Group Corp resmi menutup studio pengembang game miliknya, Bluepoint Games, yang sebelumnya dikenal lewat remake berkualitas tinggi seperti Demon’s Souls. Penutupan ini berdampak pada sekitar 70 karyawan yang akan kehilangan pekerjaan dan dilakukan setelah evaluasi bisnis internal, dengan operasional studio dihentikan secara resmi bulan depan. Bluepoint, yang berbasis di Austin dan diakuisisi Sony pada 2021, juga pernah terlibat dalam pengembangan God of War Ragnarök serta sempat menggarap proyek live-service God of War yang akhirnya dibatalkan pada Januari 2025. Keputusan ini menambah daftar restrukturisasi di industri game, seiring perusahaan besar melakukan penyesuaian strategi dan portofolio pengembangan mereka.
Cek Harga SONY Hari Ini!
Disclaimer: Analisa market ini adalah hal yang bersifat informasional. Ini bukan merupakan tawaran untuk menjual atau ajakan untuk membeli atau menjual aset kripto dan saham AS apa pun di PT Rekeningku Dotcom Indonesia, perusahaan yang dibatasi oleh pihak atau entitas lain yang diorganisir, dikendalikan, atau dikelola oleh Reku, dan oleh karena itu tidak dapat diandalkan penuh sehubungan dengan pembelian atau penjualan aset kripto dan saham AS.
Dengan melakukan perdagangan aset kripto dan saham AS berarti nasabah sudah mengetahui ada unsur resiko di dalam aktivitas tersebut. Perubahan harga aset kripto sangat fluktuatif. Diharapkan menggunakan analisa cermat sebelum melakukan aktivitas membeli atau menjual aset kripto dan saham AS. Kami tidak memaksa nasabah untuk melakukan jual-beli aset kripto dan saham AS sebagai investasi atau mencari keuntungan, yang berarti semua aktivitas perdagangan merupakan keputusan individu dari pengguna.
![Walmart [WMT]: Earnings Kuartal Kuat, Saham Makin Berpotensi?](/_next/image?url=https%3A%2F%2Fapi-blog.reku.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2026%2F02%2FFeature-Image-US-Stock.webp&w=3840&q=75)
