Investasi
Market
Learning Hub
Keamanan
Biaya
Lainnya
Unduh Aplikasi Reku
google-icon

Analisis

Publikasi (Deep Dives)
Analisa Kripto
Analisa Makro
Ringkasan Reku
Update Saham AS
Analisa Saham AS
Update Kripto
Saham Teknologi Turun, Saham Buffett Justru Makin Kuat
Update Saham AS
Bagikan!

Saham Teknologi Turun, Saham Buffett Justru Makin Kuat

09 February 2026
3 menit membaca
Saham Teknologi Turun, Saham Buffett Justru Makin Kuat

Ketika saham-saham teknologi mengalami tekanan akibat kekhawatiran bahwa belanja besar untuk kecerdasan buatan (AI) belum sebanding dengan pendapatan, satu nama justru tampil menonjol: Berkshire Hathaway. Konglomerasi milik Warren Buffett itu berhasil mengungguli indeks acuan S&P 500 minggu ini, menegaskan kembali reputasinya sebagai saham defensif di tengah ketidakpastian pasar.

Arus dana tampak mengalir ke aset yang dianggap lebih aman setelah aksi jual melanda sektor teknologi. Dalam kondisi seperti ini, strategi konservatif Buffett — termasuk menumpuk kas dalam jumlah besar — mulai terlihat sebagai langkah yang visioner.


Kas Raksasa Jadi Senjata Saat Pasar Bergejolak

Berkshire saat ini memiliki lebih dari US$350 miliar kas, angka yang sebelumnya sempat dikritik karena dianggap terlalu besar dan tidak produktif. Namun di tengah volatilitas pasar, cadangan likuiditas tersebut kini terlihat seperti “blessing in disguise.”

Saham Berkshire perlahan mengejar ketertinggalannya terhadap S&P 500 dan kini hampir sejajar secara year-to-date, setelah pekan lalu sempat tertinggal hampir 8 poin persentase.

Kinerja minggu ini juga cukup solid:

  • Berkshire Class A naik sekitar 5,6%

  • Berkshire Class B menguat 5,7%

Sebagai perbandingan, meskipun Dow Jones sempat rebound hingga menembus level psikologis 50.000, indeks S&P 500 tetap turun tipis sekitar 0,1% sepanjang minggu.

Fenomena ini menunjukkan rotasi pasar — dari saham growth berisiko tinggi menuju perusahaan dengan fundamental kuat dan neraca sehat.


Ketika AI Dipertanyakan, Model Buffett Terlihat Relevan

Sell-off di saham teknologi dipicu kekhawatiran investor bahwa perusahaan-perusahaan besar menggelontorkan dana terlalu agresif untuk infrastruktur AI tanpa jalur monetisasi yang jelas dalam jangka pendek.

Di sinilah pendekatan Buffett terlihat kontras.

Alih-alih mengejar tren, Berkshire dikenal fokus pada:

  • Bisnis dengan arus kas stabil

  • Profitabilitas yang terbukti

  • Manajemen disiplin

  • Valuasi rasional

Strategi tersebut membuat saham Berkshire sering dianggap sebagai safe haven ketika pasar mulai mempertanyakan valuasi sektor growth.


Lonjakan DaVita Jadi Kabar Baik (dan Sedikit Penyesalan)

Salah satu katalis positif bagi Berkshire minggu ini datang dari DaVita, perusahaan layanan dialisis tempat Berkshire memegang sekitar 44% saham, setara lebih dari 30 juta lembar dengan nilai sekitar US$4,2 miliar.

Saham DaVita melonjak hampir 29% setelah laporan laba kuartal keempat dan proyeksi keuntungan tahunan melampaui ekspektasi analis.

Namun ada sedikit ironi.

Sesuai perjanjian tahun 2024, Berkshire harus menjaga kepemilikannya di bawah 45% dari total saham beredar. Ketika DaVita melakukan buyback, porsi Berkshire otomatis naik — memaksa perusahaan menjual sekitar 1,7 juta saham pada harga US$120,56, atau hampir US$200 juta.

Masalahnya, penjualan itu terjadi sebelum lonjakan harga.

Walau demikian, posisi Berkshire di DaVita tetap sangat menguntungkan dalam jangka panjang.


Transformasi “Golden Era” di Borsheims

Tak hanya portofolio saham yang bergerak, anak usaha Berkshire juga terus berbenah. Borsheims, retailer perhiasan yang berbasis di Omaha, mengumumkan rencana renovasi besar-besaran terhadap toko flagship-nya sebagai simbol memasuki “era keemasan” baru.

CEO Karen Goracke mengatakan proyek ini bertujuan untuk:

  • Menghadirkan pengalaman pelanggan yang lebih premium

  • Menciptakan lingkungan luxury yang lebih modern

  • Memperkuat posisi Borsheims sebagai destinasi belanja

Renovasi dijadwalkan dimulai setelah rapat tahunan Berkshire pada Mei mendatang, dan toko akan tetap beroperasi selama proses konstruksi.

Langkah ini mencerminkan filosofi Buffett: bahkan bisnis ritel tradisional pun harus terus beradaptasi demi menjaga daya saing.


Pesan Besar untuk Investor: Defense Is Back

Outperformance Berkshire memberi sinyal bahwa pasar mungkin sedang memasuki fase yang lebih berhati-hati.

Beberapa implikasi penting bagi investor:

  • Likuiditas kembali dihargai

  • Profitabilitas lebih penting daripada narasi pertumbuhan

  • Valuasi ekstrem mulai dipertanyakan

  • Saham defensif kembali dilirik

Dalam siklus pasar, momen seperti ini sering menjadi pengingat bahwa ketahanan bisnis bisa lebih berharga daripada pertumbuhan agresif.


Kesimpulan: Buffett Tidak Mengejar Hype — dan Itu Justru Jadi Kekuatan

Saat banyak perusahaan berlomba memenangkan era AI, Warren Buffett tetap berpegang pada prinsip lamanya: membeli bisnis hebat dengan harga masuk akal dan menjaga neraca tetap kuat.

Ketika pasar bergejolak, pendekatan tersebut kembali terbukti relevan.

Berkshire mungkin tidak selalu menjadi saham paling menarik saat bull market, tetapi ketika ketidakpastian meningkat, perusahaan ini sering berubah menjadi tempat berlindung bagi investor.

Dan minggu ini menjadi bukti lain bahwa terkadang, strategi paling membosankan adalah yang paling tahan banting.

.

.

.

.

.

Yuk Mulai Investasi di Saham AS Sekarang! 

Sekarang kamu bisa beli saham AS dari perusahaan ternama seperti NVIDIA, Intel, AMD, Google, Apple, hingga Unilever di Reku. Download aplikasi Reku sekarang dan mulai berinvestasi di aset global!

Disclaimer: Analisa market ini adalah hal yang bersifat informasional. Ini bukan merupakan tawaran untuk menjual atau ajakan untuk membeli atau menjual aset kripto dan saham AS apa pun di PT Rekeningku Dotcom Indonesia, perusahaan yang dibatasi oleh pihak atau entitas lain yang diorganisir, dikendalikan, atau dikelola oleh Reku, dan oleh karena itu tidak dapat diandalkan penuh sehubungan dengan pembelian atau penjualan aset kripto dan saham AS.

Dengan melakukan perdagangan aset kripto dan saham AS berarti nasabah sudah mengetahui ada unsur resiko di dalam aktivitas tersebut. Perubahan harga aset kripto sangat fluktuatif. Diharapkan menggunakan analisa cermat sebelum melakukan aktivitas membeli atau menjual aset kripto dan saham AS. Kami tidak memaksa nasabah untuk melakukan jual-beli aset kripto dan saham AS sebagai investasi atau mencari keuntungan, yang berarti semua aktivitas perdagangan merupakan keputusan individu dari pengguna.

Mike
PenulisMike
Bagikan!
Artikel Terkait
    Nvidia Dekati Kesepakatan Investasi US$20 Miliar di OpenAI
  1. Nvidia Dekati Kesepakatan Investasi US$20 Miliar di OpenAI
  2. 04 February 2026
    1 menit membaca
    Update Saham AS
    Permintaan iPhone Meledak, Apple Kesulitan Amankan Pasokan Chip
  3. Permintaan iPhone Meledak, Apple Kesulitan Amankan Pasokan Chip
  4. 02 February 2026
    1 menit membaca
    Update Saham AS
Analisis
Analisa pasar yang mendalam
Blog
Pelajari lebih lanjut strategi investasi dan serba-serbi dunia finansial
FAQ
Cari tahu berbagai berita kripto dan saham terbaru
Market
Mulai jelajahi dan investasi aset Crypto dan Saham AS di Reku