Investasi
Trade Kripto
Futures
Jelajah
Wallet
Learning Hub
Keamanan & Regulasi
Unduh Aplikasi Reku
google-icon

Analisis

Publikasi (Deep Dives)
Analisa Kripto
Analisa Makro
Ringkasan Reku
Update Saham AS
Analisa Saham AS
Update Kripto
Shopee Jadi Mesin Uang, Saham $SE Naik 324% dalam 18 Bulan!
Analisa Saham AS
Bagikan!

Shopee Jadi Mesin Uang, Saham $SE Naik 324% dalam 18 Bulan!

12 August 2025
3 menit membaca
Shopee Jadi Mesin Uang, Saham $SE Naik 324% dalam 18 Bulan!

Sea Ltd., perusahaan teknologi asal Singapura yang memiliki Shopee, berhasil mencatatkan salah satu comeback paling spektakuler di sektor e-commerce global. Berkat strategi logistik hyperlocal melalui SPX Express, saham Sea naik 324% sejak awal 2024 dan kini mendekati kapitalisasi pasar $100 miliar, menjadi salah satu emiten teknologi terbesar di Asia Tenggara.

Posisi Pasar

Shopee kini memimpin pasar e-commerce Asia Tenggara yang bernilai $160 miliar, menguasai 56% pangsa pasar (2024) berdasarkan GMV ($120 miliar), jauh di depan TikTok Shop (19%) dan Lazada (15%). Dominasi ini tidak hanya berasal dari agresivitas diskon, tetapi juga inovasi logistik. 

SPX Express, jaringan pengiriman internal yang dibangun Sea, kini mengelola mayoritas dari miliaran paket tahunan Shopee. Strategi ini memberi kontrol penuh atas biaya, kecepatan, dan kualitas pengiriman—faktor yang sangat krusial di wilayah dengan tantangan geografis seperti ribuan pulau dan infrastruktur yang bervariasi.

Strategi SPX Express – Senjata Rahasia Kebangkitan

Sejak 2021, Sea memutuskan membangun logistik internal untuk mengurangi ketergantungan pada pihak ketiga seperti J&T Express dan Singapore Post.

  • Model unik: Mempekerjakan pensiunan, ibu rumah tangga, mahasiswa sebagai kurir komunitas.
  • Jangkauan luas: 3.500+ titik koleksi di Singapura (rumah warga, toko, locker).
  • Kecepatan pengiriman: 90% paket tiba H+1 di Singapura, ~50% H+2 di Asia.
  • Efisiensi biaya: Biaya per paket rendah (S$0.23–S$0.50) berkat pemanfaatan infrastruktur publik seperti HDB (perumahan umum).

Strategi ini membuat SPX mampu menguasai 25% pangsa pasar logistik e-commerce Asia Tenggara pada 2024, bahkan sempat menyalip J&T Express.

Langkah-langkah kunci:

  • CapEx 2022: Hampir $1 miliar dialokasikan khusus untuk memperkuat logistik.
  • Kepemimpinan baru: Hoirul Hafiidz, eks manajer rumah sakit, membawa pendekatan presisi operasional.
  • Jaringan: Ribuan pengemudi komunitas (ibu rumah tangga, mahasiswa, pensiunan).
  • 3.500+ titik koleksi di Singapura, termasuk rumah warga, toko, dan loker.
  • Kecepatan: 90% paket H+1 di Singapura; hampir 50% H+2 di Asia Tenggara.
  • Skala: Satu fasilitas sortir memproses hingga 400.000 paket/hari.
  • Market share logistik: 25% Asia Tenggara di 2024 (dari 0% di 2022).

Kelebihan model hyperlocal:

  • Biaya rendah (S$0.23–S$0.50/paket).
  • Sentuhan personal (dikirim tetangga sendiri).
  • Penetrasi ke wilayah sulit dijangkau.

Dampak Finansial

Berdasarkan estimasi Bloomberg:

  • Pendapatan Q2 2025 diproyeksikan mencapai $5 miliar (rekor tertinggi).
  • E-commerce menyumbang 72% atau $3.61 miliar.
  • Layanan nilai tambah (logistik & lainnya): $799 juta (+14% YoY).
  • Kenaikan harga saham: +324% sejak bottom Januari 2024, +40% YTD 2025.
  • Rekomendasi analis: 33 dari 41 analis memberi rating BUY.

Tantangan dan Risiko

  • Margin tipis di bisnis logistik, perlu pembuktian profitabilitas jika melayani pihak ketiga.
  • Regulasi lokal: Keluhan penggunaan ruang publik untuk sortir paket.
  • Persaingan: TikTok Shop dengan dukungan ByteDance dan kolaborasi kuat bersama J&T Express.
  • Ketergantungan pada e-commerce: Diversifikasi bisnis (misalnya ke gaming) masih menjadi tantangan setelah Garena mengalami perlambatan.

Prospek Ke Depan

Kekuatan utama Sea adalah integrasi vertikal: kontrol rantai pasok dari marketplace hingga last-mile delivery. Model hyperlocal memberi keunggulan di wilayah dengan hambatan logistik tinggi, serta memperkuat brand Shopee sebagai bagian dari keseharian masyarakat.

Jika manajemen mampu:

  1. Meningkatkan efisiensi SPX sambil memperluas layanan ke pihak ketiga,
  2. Mengoptimalkan monetisasi dari basis pengguna besar, dan
  3. Menjaga pangsa pasar dari serangan TikTok Shop & Lazada,

maka potensi valuasi di atas $100 miliar bukan sekadar wacana.

Valuasi & Rekomendasi

Valuasi saat ini: US$86–92 miliar market cap, dengan multiples tinggi (P/E ~103×, forward P/E ~33×). Target realistis (1 tahun):

  • Konsensus: US$153–155 → upside kecil (5–7%).
  • Bull case (DBS): US$204 → upside signifikan, namun memerlukan eksekusi luar biasa.

Rekomendasi: Bagi investor yang tetap bullish jangka menengah, price level saat ini masih dalam zona “hold to accumulate,” terutama jika Harga turun mendekati US$130–140. Namun, margin upside semakin terbatas kecuali manajemen menunjukkan hasil luar biasa di logistik dan monetisasi baru.

 

Yuk Mulai Investasi di Saham AS Sekarang! 

Sekarang kamu bisa beli saham AS dari perusahaan ternama seperti NVIDIA, Intel, AMD, Google, Apple, hingga Unilever di Reku. Download aplikasi Reku sekarang dan mulai berinvestasi di aset global!

Disclaimer: Analisa market ini adalah hal yang bersifat informasional. Ini bukan merupakan tawaran untuk menjual atau ajakan untuk membeli atau menjual aset kripto dan saham AS apa pun di PT Rekeningku Dotcom Indonesia, perusahaan yang dibatasi oleh pihak atau entitas lain yang diorganisir, dikendalikan, atau dikelola oleh Reku, dan oleh karena itu tidak dapat diandalkan penuh sehubungan dengan pembelian atau penjualan aset kripto dan saham AS.

Dengan melakukan perdagangan aset kripto dan saham AS berarti nasabah sudah mengetahui ada unsur resiko di dalam aktivitas tersebut. Perubahan harga aset kripto sangat fluktuatif. Diharapkan menggunakan analisa cermat sebelum melakukan aktivitas membeli atau menjual aset kripto dan saham AS. Kami tidak memaksa nasabah untuk melakukan jual-beli aset kripto dan saham AS sebagai investasi atau mencari keuntungan, yang berarti semua aktivitas perdagangan merupakan keputusan individu dari pengguna.

Stephanus Renaldi
PenulisStephanus Renaldi
Bagikan!
Artikel Terkait
    Nike (NKE): Breakout dari Downtrend, Saham Berpotensi?
  1. Nike (NKE): Breakout dari Downtrend, Saham Berpotensi?
  2. 29 August 2025
    1 menit membaca
    Analisa Saham AS
    The Fed Beri Sinyal Pemangkasan Suku Bunga, Tapi Saham AI Justru Tertekan
  3. The Fed Beri Sinyal Pemangkasan Suku Bunga, Tapi Saham AI Justru Tertekan
  4. 29 August 2025
    1 menit membaca
    Analisa Saham AS
    JD.com: Raja Retail China Siap Tantang Amazon!
  5. JD.com: Raja Retail China Siap Tantang Amazon!
  6. 28 August 2025
    1 menit membaca
    Analisa Saham AS
Analisis
Liat analisis pasar hingga makro secara mendalam dan lengkap
Blog
Pelajari lebih lanjut strategi investasi dan serba-serbi dunia finansial
FAQ
Cari tahu berbagai berita kripto dan saham terbaru
Market
Mulai jelajahi dan investasi aset Crypto dan Saham AS di Reku