SkyBridge Tegaskan akan Tetap Beli Bitcoin Meski Harga Turun
Pendiri SkyBridge Capital, Anthony Scaramucci, menegaskan komitmennya terhadap Bitcoin dengan terus melakukan aksi beli di tengah volatilitas pasar yang ekstrem.
Dalam diskusi di Consensus Hong Kong, Scaramucci mengungkapkan bahwa SkyBridge telah mengakumulasi Bitcoin di berbagai level harga, mulai dari $84.000, $63.000, hingga harga pasar saat ini yang berkisar di $69.000. Meskipun mengakui bahwa membeli saat harga turun berisiko seperti “menangkap pisau jatuh,” ia tetap optimis dan melabeli Donald Trump sebagai “Presiden Kripto” yang jauh lebih mendukung industri ini dibandingkan pendahulunya.
Selain Bitcoin, Scaramucci juga memprediksi bahwa Solana akan menjadi salah satu pemain terbesar yang mendominasi pangsa pasar Layer 1.
Analisis Reku:
Langkah Anthony Scaramucci mencerminkan strategi Dollar-Cost Averaging (DCA) yang disiplin dari investor institusi; mereka tidak menunggu titik terendah yang absolut, melainkan membeli secara bertahap di area yang dianggap memiliki nilai jangka panjang. Namun, pandangannya terkait Trump sepertinya bersifat politis. Ambisi geopolitik Trump yang seringkali provokatif (seperti isu Greenland) justru beberapa kali menciptakan sentimen negatif di pasar crypto baik secara langsung maupun tidak langsung. Selain itu, saat ini kebuntuan legislatif akibat polarisasi politik internal AS juga tetap menjadi hambatan besar bagi kepastian hukum aset crypto.
Bagi investor ritel, aksi SkyBridge ini adalah sinyal bahwa investor institusi atau smart money sedang memanfaatkan fase kapitulasi pasar untuk memperbesar posisi mereka, semakin menyoroti relevansi strategi akumulasi bertahap (DCA) daripada melakukan pembelian besar sekaligus (lump sum), mengingat pasar masih berada dalam fase pemulihan yang relatif rapuh. DCA pada aset dengan fundamental dan likuiditas kuat yang kini semakin mendapatkan pengakuan institusional dapat menjanjikan potensi recovery jangka panjang yang menarik.
Cek Harga Bitcoin Saat Ini di Reku

