Formal verification dalam konteks kripto dan saham merujuk pada proses matematis dan logis untuk memastikan bahwa smart contract atau sistem trading berfungsi sesuai dengan spesifikasi dan tidak mengandung kesalahan. Dalam dunia kripto, ini sering diterapkan pada smart contracts dan protokol blockchain untuk memastikan keamanan dan keandalan sistem. Dalam pasar saham, meskipun tidak digunakan secara langsung, konsep ini relevan dalam memastikan algoritma dan sistem perdagangan otomatis berfungsi dengan benar.
Dalam pasar saham, formal verification lebih relevan untuk sistem perdagangan algoritmik dan platform trading otomatis. Prosesnya mirip dengan kripto tetapi dengan fokus pada algoritma perdagangan:
Kalau kamu mulai masuk ke dunia investasi, terutama di aset digital atau produk keuangan berbasis bunga, kamu pasti pernah melihat istilah APY. Meski sering muncul, banyak orang masih bingung sebenarnya apa itu APY, dan bagaimana cara kerjanya. Dalam artikel ini, kita akan bahas secara tuntas dan
All or None Order (AON) adalah jenis pesanan dalam perdagangan saham yang memastikan seluruh jumlah saham yang dipesan dieksekusi dalam satu transaksi, atau tidak sama sekali. Dalam kata lain, pesanan ini hanya akan dipenuhi jika ada cukup saham yang tersedia untuk memenuhi seluruh pesanan pada h
Circulating Supply adalah istilah yang digunakan dalam dunia kripto untuk menggambarkan jumlah total koin atau token dari suatu aset kripto yang saat ini beredar dan tersedia untuk diperdagangkan di pasar. Ini adalah metrik penting yang sering digunakan oleh investor dan analis untuk memahami seb
Block producer adalah entitas penting dalam sistem blockchain, terutama pada jaringan yang menggunakan mekanisme konsensus Proof of Stake (PoS) atau varian dari PoS. Tugas utama block producer adalah membuat dan memvalidasi blok baru dalam rantai blok, yang berfungsi sebagai catatan transaksi yan
Bull market adalah periode di pasar di mana harga saham atau aset lainnya mengalami kenaikan yang signifikan dan berkelanjutan. Istilah ini umumnya merujuk pada pasar saham, tetapi juga dapat diterapkan pada pasar obligasi, komoditas, dan aset lainnya. Dalam bull market, sentimen investor biasany