Investasi
Market
Learning Hub
Keamanan
Biaya
Lainnya
Layanan Pengaduan Konsumen
  • PT Rekeningku Dotcom Indonesia (Reku)

    Email: [email protected]

  • Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga, Kementerian Perdagangan RI

    Telepon/WhatsApp: +62 853 1111 1010

Unduh Aplikasi Reku
google-icon

Reku Kampus

Cold Storage

Bagikan!
Bagikan!

Cold Storage adalah metode penyimpanan aset kripto yang dilakukan secara offline, biasanya untuk tujuan keamanan. Dalam dunia kripto, keamanan menjadi prioritas utama karena risiko peretasan dan pencurian yang cukup tinggi. Cold Storage adalah salah satu cara terbaik untuk melindungi aset digital dari ancaman tersebut.

Dengan menyimpan kunci ini secara offline, risiko peretasan melalui jaringan internet dapat diminimalkan. Cold Storage dapat berupa perangkat keras (hardware wallet), perangkat lunak yang tidak terhubung ke internet (air-gapped computer), atau bahkan kertas yang mencetak private key (paper wallet).

Manfaat Cold Storage

Cold Storage adalah langkah penting bagi mereka yang memiliki jumlah aset kripto yang signifikan atau bagi investor yang berniat menyimpan asetnya dalam jangka panjang. Dengan menjaga private key jauh dari jaringan, peluang bagi peretas untuk mendapatkan akses ke aset tersebut menjadi hampir nol.

Keuntungan utama dari Cold Storage adalah keamanan yang ditawarkannya. Dalam beberapa kasus, pertukaran kripto besar telah mengalami peretasan yang menyebabkan kehilangan dana dalam jumlah besar. Pengguna yang menyimpan koin mereka dalam Cold Storage terlindungi dari jenis serangan ini.

Cara Kerja Cold Storage

Proses Cold Storage dimulai dengan menghasilkan private key secara offline. Misalnya, jika seseorang menggunakan hardware wallet, perangkat ini akan menghasilkan dan menyimpan private key tanpa pernah terhubung ke internet. Setiap kali pengguna ingin melakukan transaksi, mereka akan perlu menghubungkan perangkat ke komputer atau smartphone yang aman, menandatangani transaksi dengan private key, dan kemudian memutuskan koneksi perangkat kembali ke mode offline.

Cold Storage juga bisa berupa paper wallet, di mana kunci pribadi dicetak atau ditulis di atas kertas. Kunci ini disimpan di tempat yang aman seperti brankas. Meskipun cara ini sangat aman dari peretasan digital, pengguna perlu berhati-hati agar kertas tersebut tidak hilang atau rusak.

Baca juga: Apa Itu Cold Wallet?

Jenis Investasi yang Cocok Menggunakan Cold Storage

Cold Storage paling ideal digunakan untuk menyimpan aset dalam jangka panjang, atau jika kamu tidak berencana untuk sering melakukan transaksi. Misalnya, jika kamu membeli Bitcoin sebagai investasi jangka panjang dan tidak ingin menjualnya dalam waktu dekat, menyimpan kunci pribadi di Cold Storage adalah pilihan bijak.

Namun, jika kamu sering berdagang atau melakukan transaksi dengan aset kripto, Cold Storage mungkin kurang praktis. Proses untuk memindahkan koin dari Cold Storage ke hot wallet (dompet yang terhubung ke internet) bisa memakan waktu dan memerlukan beberapa langkah tambahan.

Cold Storage adalah metode penyimpanan private key secara offline yang menawarkan tingkat keamanan tinggi bagi aset kripto. Dengan menggunakan Cold Storage, risiko peretasan dapat diminimalkan, membuatnya menjadi pilihan yang populer di kalangan investor kripto jangka panjang. Meskipun tidak sepraktis hot wallet untuk penggunaan sehari-hari, Cold Storage memberikan perlindungan yang sangat diperlukan untuk melindungi aset dari ancaman digital. Oleh karena itu, memahami bagaimana Cold Storage bekerja dan kapan harus menggunakannya adalah langkah penting dalam menjaga keamanan aset kripto.

 

Bagikan!
Kata Lainnya
Consumer Price Index (CPI)

Consumer Price Index (CPI) adalah indikator ekonomi utama yang digunakan untuk mengukur perubahan harga barang dan jasa yang dikonsumsi oleh rumah tangga. CPI memberikan gambaran tentang inflasi dan perubahan daya beli konsumen dari waktu ke waktu, dan merupakan alat penting bagi pembuat kebijaka

Flippening

Flippening adalah istilah yang digunakan dalam komunitas kripto untuk menggambarkan kemungkinan terjadinya perubahan besar dalam peringkat pasar kripto, di mana Ethereum (ETH) akan melampaui Bitcoin (BTC) sebagai aset kripto terbesar berdasarkan kapitalisasi pasar. Kapitalisasi pasar sendiri dihi

Dollar Cost Averaging (DCA)

Dollar Cost Averaging (DCA) adalah salah satu strategi investasi yang banyak digunakan oleh investor, baik di saham, kripto, maupun aset lainnya. Strategi ini melibatkan pembelian aset secara berkala dengan jumlah investasi yang tetap, tanpa memperhatikan harga aset pada saat pembelian.  Dollar C

Issuance

Apa itu Issuance? Issuance dalam konteks keuangan dan pasar modal merujuk pada proses di mana suatu entitas, seperti perusahaan atau lembaga pemerintah, menerbitkan sekuritas atau instrumen keuangan baru untuk mendapatkan dana. Proses ini penting untuk mendukung operasi, ekspansi, atau proyek bar

Smart Contract

Di balik pesatnya perkembangan aset digital, ada satu teknologi yang menjadi tulang punggung inovasi di industri ini: smart contract. Meski istilah ini sering terdengar, belum banyak orang yang benar-benar memahami apa sebenarnya smart contract dan bagaimana fungsinya. Apa Itu Smart Contract? Sec