ASIC-Resistant adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan algoritma atau protokol dalam dunia kripto yang dirancang untuk mencegah atau mengurangi keuntungan penggunaan ASIC (Application-Specific Integrated Circuit) dalam proses penambangan.
Cara kerja ASIC-resistant adalah dengan merancang algoritma penambangan yang sulit atau tidak efisien untuk dioptimalkan oleh perangkat ASIC (Application-Specific Integrated Circuit). Algoritma ini sering menggunakan teknik yang memerlukan penggunaan memori yang tinggi atau melibatkan elemen randomisasi dalam proses penambangan, sehingga membuat pengembangan ASIC menjadi lebih rumit dan mahal. Dengan cara ini, ASIC-resistant memastikan bahwa penambangan dapat dilakukan dengan perangkat keras umum seperti CPU dan GPU, membantu menjaga desentralisasi dan keadilan dalam jaringan kripto.
Baca: Apa Itu Bitcoin Hashrate?
Kelebihan utama dari algoritma ASIC-resistant adalah kemampuannya untuk menjaga desentralisasi dalam jaringan kripto. Dengan mencegah dominasi oleh ASIC, jaringan dapat tetap lebih terbuka dan demokratis, memungkinkan lebih banyak orang untuk berpartisipasi dalam penambangan.
Namun, ada juga tantangan dalam pendekatan ini. ASIC-resistant tidak selalu sepenuhnya melindungi terhadap pengembangan ASIC yang lebih canggih. Seiring waktu, pengembang ASIC mungkin menemukan cara untuk mengoptimalkan perangkat mereka untuk bekerja dengan baik bahkan pada algoritma yang dirancang untuk menjadi resistant. Selain itu, algoritma yang lebih kompleks mungkin memerlukan lebih banyak energi dan sumber daya, yang dapat meningkatkan biaya penambangan bagi semua partisipan.
Meskipun tantangan ada, ASIC-resistant tetap menjadi area penelitian yang penting dalam upaya untuk menjaga jaringan kripto tetap desentralisasi. Banyak proyek kripto terus mengeksplorasi dan mengembangkan algoritma baru yang dapat menyeimbangkan kebutuhan akan keamanan, efisiensi, dan desentralisasi.
Pada akhirnya, fungsi dari ASIC-resistant adalah untuk menciptakan lingkungan yang adil di mana siapa saja dapat berpartisipasi dalam penambangan kripto tanpa harus berinvestasi besar-besaran dalam perangkat keras khusus. Ini adalah langkah penting dalam menjaga semangat desentralisasi yang mendasari banyak mata uang kripto.
Candidate Block adalah blok sementara yang diusulkan oleh miner dalam jaringan blockchain. Blok ini berisi kumpulan transaksi yang belum divalidasi dan disusun oleh miner untuk dimasukkan ke dalam blockchain. Setelah proses verifikasi selesai, blok ini bisa berubah statusnya menjadi blok yang val
Dalam dunia kripto, istilah bags merujuk pada jumlah aset kripto yang dimiliki seseorang, biasanya dalam jumlah yang signifikan. Istilah ini sering digunakan dalam konteks investasi untuk menggambarkan portofolio kripto seseorang, yang bisa mencakup berbagai jenis token atau koin. Mempunyai bags
Block header adalah bagian pertama dari setiap block di blockchain yang berisi metadata penting tentang block tersebut. Metadata ini mencakup informasi seperti versi block, hash dari block sebelumnya, Merkle root, timestamp, target kesulitan, dan nonce. Block header berperan sebagai pengenal unik
All-Time High (ATH) adalah istilah yang sering digunakan dalam dunia keuangan untuk menggambarkan harga tertinggi yang pernah dicapai oleh suatu aset, seperti saham, mata uang kripto, atau komoditas. Contohnya, jika harga Bitcoin mencapai nilai tertinggi yang belum pernah dicapai sebelumnya, nila
Di dunia investasi, ada banyak istilah yang terdengar teknis tapi punya dampak nyata, dan tapering adalah salah satunya. Ketika istilah ini muncul di berita, banyak investor yang langsung gelisah. Pasar saham bisa goyang, nilai tukar melemah, dan aset seperti kripto bisa ikut tertekan. Padahal, k