Investasi
Market
Learning Hub
Keamanan
Biaya
Lainnya
Unduh Aplikasi Reku
google-icon

Reku Kampus

Crypto
Saham
Trading
Investasi
Finansial
Teori
Kamus
9 Jenis Order Type dalam Crypto, Trader Harus Tahu!
Crypto
Bagikan!

9 Jenis Order Type dalam Crypto, Trader Harus Tahu!

14 June 2026
4 menit membaca
9 Jenis Order Type dalam Crypto, Trader Harus Tahu!

Memahami jenis order dalam crypto adalah langkah dasar yang sangat penting sebelum kamu mulai trading. Order adalah instruksi yang kamu berikan kepada platform untuk membeli atau menjual aset crypto pada kondisi tertentu. Pengetahuan ini membantu kamu mengontrol eksekusi trading, mengelola risiko, dan memaksimalkan peluang profit.

Dalam artikel ini, kamu akan mempelajari berbagai jenis order yang umum digunakan di pasar crypto, perbedaannya dengan order di pasar saham, serta tips penerapannya. Pengetahuan ini berlaku baik untuk trading crypto maupun saham, sehingga kamu bisa trading lebih percaya diri.

Mengapa Jenis Order Penting dalam Trading Crypto?

Pasar crypto bergerak sangat cepat dan buka 24 jam sehari. Tanpa pemahaman jenis order yang tepat, kamu berisiko membeli atau menjual di harga yang tidak diinginkan. Order yang benar membantu kamu:

  • Melindungi modal dari pergerakan harga yang merugikan.
  • Mengambil keuntungan secara otomatis saat target tercapai.
  • Menjalankan strategi trading secara disiplin.
  • Menyesuaikan dengan volatilitas pasar crypto yang tinggi.

Banyak trader yang menggabungkan crypto dengan saham Amerika untuk diversifikasi. Memahami order di kedua pasar akan membuat strategi kamu lebih matang.

Jenis Order Dasar dalam Crypto

Berikut adalah jenis order paling umum yang perlu kamu ketahui:

  1. Market Order Order ini mengeksekusi perdagangan segera pada harga pasar saat ini. Sangat cocok ketika kamu ingin masuk atau keluar posisi dengan cepat. Kelemahannya adalah slippage pada pasar yang volatile.
  2. Limit Order Kamu menentukan harga spesifik untuk membeli (di bawah harga pasar) atau menjual (di atas harga pasar). Order ini hanya dieksekusi jika harga mencapai level yang kamu inginkan.
  3. Stop Order (Stop-Loss) – Order ini berubah menjadi market order ketika harga mencapai level stop yang ditentukan. Digunakan untuk membatasi kerugian jika harga bergerak berlawanan dengan prediksi kamu.
  4. Stop-Limit Order – Kombinasi stop dan limit. Saat harga mencapai stop level, order berubah menjadi limit order dengan harga tertentu. Memberi kamu kontrol lebih baik daripada stop order biasa.
  5. Take Profit Order – Order otomatis untuk menjual aset ketika harga mencapai target profit yang kamu tentukan. Sangat membantu untuk mengunci keuntungan tanpa harus memantau layar terus-menerus.

Jenis Order Lanjutan yang Sering Digunakan Trader

Selain order dasar, ada beberapa jenis order lanjutan yang berguna untuk strategi kompleks:

  • Trailing Stop Order – Stop-loss yang bergerak mengikuti harga yang menguntungkan. Misalnya, trailing stop 5% akan naik seiring harga naik, tapi tetap melindungi profit jika harga turun.
  • OCO (One Cancels the Other) – Kamu memasang dua order sekaligus (biasanya stop-loss dan take-profit). Jika salah satu terpicu, order yang lain otomatis dibatalkan.
  • Iceberg Order – Order besar yang ditampilkan secara bertahap agar tidak mengganggu harga pasar. Biasanya digunakan oleh trader institusi.
  • Post-Only Order – Memastikan order kamu hanya ditambahkan ke order book sebagai maker (bukan taker), sehingga mendapatkan fee lebih rendah.

Di pasar saham, prinsip order ini mirip, tetapi crypto biasanya memiliki opsi leverage dan futures yang menambah kompleksitas.

Perbedaan Order di Crypto dan Saham

Meski prinsipnya sama, ada beberapa perbedaan penting:

  • Pasar crypto 24/7, sedangkan saham memiliki jam perdagangan resmi.
  • Volatilitas crypto jauh lebih tinggi, sehingga slippage pada market order lebih sering terjadi.
  • Di crypto, kamu bisa menggunakan order dengan leverage tinggi di futures.
  • Beberapa exchange crypto menawarkan order tipe khusus seperti TWAP (Time Weighted Average Price) untuk eksekusi besar.

Memahami perbedaan ini membantu kamu ketika beralih antara trading crypto dan saham Amerika.

Tips Memilih dan Menggunakan Jenis Order yang Tepat

Berikut panduan praktis yang bisa kamu terapkan:

  • Gunakan market order saat likuiditas tinggi dan kamu butuh eksekusi cepat.
  • Pakai limit order untuk entry di harga yang lebih baik.
  • Selalu pasang stop-loss pada setiap posisi untuk melindungi modal.
  • Kombinasikan take profit dan trailing stop untuk strategi swing trading.
  • Di pasar sideways, limit order dan OCO lebih efektif.
  • Catat setiap order dalam trading journal untuk evaluasi.

Mulailah dengan order sederhana sebelum mencoba tipe lanjutan. Praktik di akun demo sangat disarankan.

Strategi Trading dengan Berbagai Jenis Order

Kamu bisa membangun strategi lengkap menggunakan kombinasi order. Contohnya:

  • Swing trading: Masuk dengan limit order, pasang stop-loss, dan take-profit.
  • Day trading: Gunakan market order untuk entry cepat dan trailing stop untuk exit.
  • Hedging: Kombinasikan posisi spot dengan futures menggunakan stop order.

Diversifikasi ke saham Amerika juga bisa dilakukan dengan order yang sama, sehingga portofolio kamu lebih seimbang.

Di Reku, kami menyediakan berbagai jenis order lengkap baik untuk trading crypto maupun saham Amerika dalam satu platform yang aman dan mudah digunakan. Dengan fitur canggih dan biaya kompetitif, Reku mendukung kamu menerapkan strategi trading secara optimal. Pelajari lebih lanjut cara trading di Reku dengan kunjungi halaman crypto trading.

Kesalahan Umum saat Menggunakan Order

Banyak trader pemula melakukan kesalahan seperti:

  • Tidak memasang stop-loss sehingga kerugian menjadi besar.
  • Menggunakan market order di saat volatilitas tinggi tanpa antisipasi slippage.
  • Terlalu sering mengubah order karena emosi.
  • Mengabaikan fee maker vs taker.

Memahami jenis order dalam crypto adalah fondasi penting untuk trading yang sukses. Dengan menguasai market order, limit order, stop-loss, take profit, dan tipe lanjutan lainnya, kamu bisa mengontrol risiko dan memaksimalkan peluang di pasar yang dinamis ini.

Pengetahuan ini tidak hanya berguna untuk crypto, tetapi juga ketika kamu trading saham. Terus tingkatkan kemampuan kamu melalui praktik dan edukasi yang konsisten.

Semoga artikel ini membantu kamu lebih percaya diri dalam menjalankan trading. Selamat mencoba strategi order yang sesuai dengan gaya trading kamu!

Nico R. K
PenulisNico R. K
Bagikan!
Artikel Terkait
    Berapa Harga Bitcoin Tertinggi? Ini Jawabannya dan Tips Untukmu!
  1. Berapa Harga Bitcoin Tertinggi? Ini Jawabannya dan Tips Untukmu!
  2. 29 July 2026
    1 menit membaca
    Crypto
    10 Aplikasi Bitcoin di Indonesia Terbaik untuk Pemula
  3. 10 Aplikasi Bitcoin di Indonesia Terbaik untuk Pemula
  4. 19 July 2026
    1 menit membaca
    Crypto
    Perbedaan Altcoin dan Memecoin, Mana yang Cocok untuk Kamu?
  5. Perbedaan Altcoin dan Memecoin, Mana yang Cocok untuk Kamu?
  6. 17 July 2026
    1 menit membaca
    Crypto
Analisis
Analisa pasar yang mendalam
Blog
Pelajari lebih lanjut strategi investasi dan serba-serbi dunia finansial
FAQ
Cari tahu berbagai berita kripto dan saham terbaru
Market
Mulai jelajahi dan investasi aset Crypto dan Saham AS di Reku