MarketTrade
Products
Wallet
Learning Hub
Unduh Aplikasi Reku
google-icon

Reku Kampus

Blog
Teori
Tutorial
Kamus Kripto
Kenali Apa Itu Investasi Saham: Pengertian, Jenis, Keuntungan dan Risiko
Teori
Bagikan!

Kenali Apa Itu Investasi Saham: Pengertian, Jenis, Keuntungan dan Risiko

26 June 2024
6 menit membaca
Kenali Apa Itu Investasi Saham: Pengertian, Jenis, Keuntungan dan Risiko

Apakah kamu pernah mendengar kisah orang-orang yang berhasil meraih kebebasan finansial melalui investasi? Salah satu jalan menuju tujuan ini adalah melalui investasi saham. Sejak muda, kamu sudah bisa mulai belajar tentang investasi ini dan merencanakan masa depan yang lebih cerah. Tapi, apa sebenarnya investasi saham itu? Dan bagaimana perbedaannya dengan investasi lain seperti emas? Di artikel ini, kita akan membahas apa itu investasi saham, jenis-jenisnya, keuntungan yang bisa diperoleh, serta risiko yang perlu kamu waspadai. Dengan memahami hal-hal ini, kamu akan lebih siap untuk memulai perjalanan investasimu dengan percaya diri. Jadi, mari kita mulai dan kenali lebih dalam tentang investasi saham!

Apa Itu Investasi Saham?

Investasi saham adalah salah satu cara paling populer untuk menumbuhkan kekayaan jangka panjang. Tapi, apa sebenarnya investasi saham itu? Secara sederhana, investasi saham adalah proses di mana kamu membeli saham atau bagian kepemilikan dari sebuah perusahaan. Ketika kamu membeli saham, kamu sebenarnya menyertakan modal dalam perusahaan tersebut, sehingga kamu memiliki klaim atas aset dan pendapatan perusahaan serta hak untuk ikut dalam keputusan penting melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

Tujuan utama dari investasi saham adalah mempersiapkan dana untuk masa depan. Ini bisa menjadi sumber penghasilan jangka panjang yang dapat digunakan sebagai modal usaha, tabungan pensiun, atau bahkan untuk mewujudkan impian-impian besar lainnya. Dengan memahami dasar-dasar investasi saham, kamu bisa mulai merencanakan dan mengelola keuanganmu dengan lebih baik. Apakah kamu siap untuk berinvestasi saham? Tanda-tandanya adalah jika kamu memiliki penghasilan yang lebih besar daripada pengeluaran, tidak memiliki utang konsumtif atau produktif, dan sudah terbiasa memiliki dana darurat yang memadai.

Mempelajari investasi saham adalah langkah pertama yang penting dalam perjalanan keuanganmu. Selain memberikan potensi keuntungan yang signifikan, investasi saham juga memberikanmu kesempatan untuk ikut serta dalam pertumbuhan perusahaan yang kamu dukung. Namun, penting untuk diingat bahwa seperti semua jenis investasi, saham juga memiliki risiko. Oleh karena itu, memahami sepenuhnya tentang bagaimana pasar saham bekerja dan bagaimana mengelola risiko tersebut adalah kunci untuk menjadi investor yang sukses.

Jenis-Jenis Investasi Saham

Investasi saham memiliki berbagai jenis yang dapat disesuaikan dengan tujuan keuanganmu. Secara umum, investasi saham terbagi menjadi dua kategori utama: investasi jangka panjang dan investasi jangka pendek.

1. Investasi Jangka Panjang

Investasi saham jangka panjang membutuhkan kesabaran dan komitmen waktu yang cukup lama, biasanya mulai dari 3 hingga 15 tahun. Tujuan dari investasi ini adalah untuk memaksimalkan keuntungan melalui apresiasi nilai saham dan pembagian dividen seiring dengan pertumbuhan perusahaan. Saham-saham blue-chip, yang berasal dari perusahaan besar dan stabil, sering kali menjadi pilihan bagi investor jangka panjang karena potensi pertumbuhannya yang konsisten dan risiko yang relatif lebih rendah.

2. Investasi Jangka Pendek

Di sisi lain, investasi saham jangka pendek menargetkan keuntungan dalam periode yang lebih singkat, biasanya dalam rentang 1 hingga 3 tahun. Jenis investasi ini sering kali melibatkan strategi perdagangan yang lebih aktif, seperti trading harian atau swing trading, untuk memanfaatkan fluktuasi harga saham. Meskipun bisa memberikan keuntungan lebih cepat, investasi jangka pendek juga memiliki risiko yang lebih tinggi karena volatilitas pasar yang lebih besar.

Selain itu, saham juga dapat dikategorikan berdasarkan sektor-sektor ekonomi yang berbeda, seperti pertanian, pertambangan, industri dasar dan kimia, industri barang konsumsi, properti, infrastruktur, utilitas dan transportasi, keuangan, serta perdagangan dan jasa. Memilih sektor yang tepat sesuai dengan kondisi pasar dan tren ekonomi dapat meningkatkan peluang keberhasilan investasimu. Dengan memahami jenis-jenis investasi saham ini, kamu dapat membuat keputusan yang lebih bijaksana dan strategis dalam perjalanan investasi sahammu.

Keuntungan Investasi Saham

Investasi saham menawarkan berbagai keuntungan yang bisa membuat keuanganmu tumbuh dengan cepat. Berikut adalah beberapa keuntungan utama dari investasi saham yang bisa kamu nikmati:

1. Dividen

Salah satu keuntungan paling menarik dari investasi saham adalah dividen. Dividen merupakan bagian dari keuntungan perusahaan yang dibagikan kepada pemegang saham. Kamu bisa menerima dividen dalam bentuk uang tunai atau tambahan saham, tergantung pada kebijakan perusahaan. Pembagian dividen ini biasanya diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

2. Potensi Capital Gain

Keuntungan lain yang bisa kamu peroleh dari investasi saham adalah capital gain. Ini terjadi ketika kamu menjual saham dengan harga lebih tinggi daripada harga belinya. Capital gain ini sering menjadi target utama bagi investor jangka pendek yang aktif melakukan trading untuk memanfaatkan fluktuasi harga saham. Meskipun risikonya lebih tinggi, potensi keuntungan dari capital gain bisa sangat menggiurkan jika kamu bisa melakukan analisis pasar dengan tepat.

3. Saham Bonus

Tidak semua perusahaan memberikan saham bonus, namun jika kamu beruntung, ini bisa menjadi keuntungan tambahan. Saham bonus biasanya berasal dari agio saham, yaitu selisih antara harga jual dengan harga nominal saham saat perusahaan melakukan penawaran. Menerima saham bonus berarti kamu mendapatkan tambahan saham tanpa harus mengeluarkan uang ekstra, yang tentu saja bisa meningkatkan nilai investasimu.

4. Likuiditas Tinggi

Salah satu keunggulan utama dari investasi saham adalah likuiditasnya yang tinggi. Ini berarti kamu bisa dengan mudah membeli atau menjual saham kapan saja melalui bursa saham. Tingkat likuiditas yang tinggi membuat investasi saham menjadi pilihan yang fleksibel dan mudah diakses. Kamu tidak perlu khawatir tentang kesulitan mencairkan investasi saat membutuhkan dana.

5. Transparansi

Investasi saham juga dikenal karena transparansinya. Informasi mengenai kinerja perusahaan yang sahamnya kamu miliki biasanya tersedia secara publik dan dapat diakses dengan mudah. Hal ini memudahkan kamu untuk membuat keputusan investasi yang berdasarkan data dan analisis yang akurat.

Risiko Investasi Saham

Investasi saham memang menawarkan potensi keuntungan yang tinggi, tetapi penting untuk diingat bahwa setiap keuntungan selalu datang dengan risiko. Berikut adalah beberapa risiko utama yang perlu kamu perhatikan saat berinvestasi saham:

1. Tidak Mendapatkan Dividen

Meski banyak perusahaan membagikan dividen sebagai bagian dari keuntungan mereka, ada kalanya perusahaan mengalami kerugian atau memilih untuk menahan laba untuk reinvestasi. Dalam situasi seperti ini, kamu tidak akan menerima dividen. Untuk mengurangi risiko ini, kamu bisa melakukan diversifikasi investasi dengan membeli saham dari berbagai perusahaan di sektor yang berbeda.

2. Capital Loss

Capital loss adalah kebalikan dari capital gain. Ini terjadi ketika kamu menjual saham dengan harga yang lebih rendah daripada harga saat kamu membelinya. Risiko ini sangat mungkin terjadi mengingat pasar saham yang fluktuatif. Oleh karena itu, penting untuk melakukan analisis pasar dan memilih waktu yang tepat untuk menjual saham.

3. Risiko Likuidasi

Jika perusahaan tempat kamu berinvestasi mengalami kebangkrutan dan harus dilikuidasi, pemegang saham memiliki hak klaim terakhir atas aset perusahaan setelah semua kewajiban lainnya dibayar. Jika aset yang tersisa tidak cukup untuk memenuhi kewajiban, kamu mungkin tidak mendapatkan apa-apa. Ini adalah salah satu risiko terburuk dalam investasi saham, dan untuk menguranginya, pastikan kamu berinvestasi di perusahaan yang memiliki fundamental kuat dan prospek keuangan yang baik.

4. Delisting dari Bursa Efek

Saham suatu perusahaan bisa saja dihapus dari Bursa Efek Indonesia (BEI), baik secara sukarela (voluntary delisting) maupun karena terpaksa (force delisting). Jika ini terjadi, saham yang kamu miliki akan menjadi tidak likuid, dan kamu mungkin harus menjualnya dengan harga yang jauh lebih rendah atau bahkan tidak bisa menjualnya sama sekali. Delisting bisa terjadi karena berbagai alasan, termasuk masalah keuangan serius atau kegagalan memenuhi regulasi bursa.

Apakah Investasi Saham adalah Pilihan Terbaik?

Investasi saham menawarkan potensi keuntungan yang tinggi melalui capital gain dan dividen, menjadikannya pilihan menarik bagi mereka yang memiliki pemahaman mendalam tentang pasar saham. Dengan volatilitas harga yang signifikan, investasi saham bisa sangat menguntungkan jika kamu siap menghadapi risiko dan memiliki waktu untuk mempelajari serta mengikuti perkembangan pasar. Namun, investasi saham bukan satu-satunya pilihan. Diversifikasi portofolio dengan memasukkan berbagai jenis aset seperti obligasi, reksa dana, properti, dan emas dapat membantu mengurangi risiko keseluruhan dan memberikan stabilitas lebih.

Apakah investasi saham adalah pilihan terbaik sangat tergantung pada tujuan keuangan, toleransi risiko, dan situasi pribadi kamu. Jika kamu mencari pertumbuhan jangka panjang dan siap menghadapi risiko, investasi saham bisa menjadi pilihan yang tepat. Namun, jika kamu lebih mengutamakan stabilitas, mempertimbangkan opsi investasi lain atau mengombinasikan beberapa jenis investasi mungkin lebih sesuai. Dengan melakukan riset yang baik dan mempertimbangkan semua pilihan yang ada, kamu dapat membuat keputusan investasi yang paling tepat untuk masa depan keuanganmu.

Keamanan Investasimu Prioritas Kami!

Aplikasi Reku tersedia di Android dan App Store. Download untuk mulai investasi lebih dari 100 aset kripto yang terdaftar. Alasan kenapa Reku menjadi pilihan bagi jutaan pengguna di Indonesia:

  • Fee transaksi sangat rendah
  • Tersedia mode Pro dan mode Lightning, cocok untuk segala jenis investor
  • Staking dengan APY hingga 12.5% dan berlisensi BAPPEBTI
  • Bisa mulai dengan modal Rp5.000
  • Analisa setiap minggu dari Crypto Researcher Reku

Tunggu apa lagi? Ayo mulai perjalanan investasimu di Reku sekarang!

Foto diambil dari Freepik.