Investasi
Market
Learning Hub
Keamanan
Biaya
Lainnya
Unduh Aplikasi Reku
google-icon

Reku Kampus

Crypto
Saham
Trading
Investasi
Finansial
Teori
Kamus
Minimal Beli Saham Berapa Lembar? Ini Penjelasan dan Simulasi Modalnya
Saham
Bagikan!

Minimal Beli Saham Berapa Lembar? Ini Penjelasan dan Simulasi Modalnya

17 August 2026
5 menit membaca
Minimal Beli Saham Berapa Lembar? Ini Penjelasan dan Simulasi Modalnya

Buat kamu yang baru mau mulai investasi saham, pertanyaan soal minimal beli saham berapa lembar pasti pernah muncul di kepala. Soalnya, di Bursa Efek Indonesia, kamu enggak bisa asal beli satu atau dua lembar saham seperti beli barang di e-commerce. Ada aturan satuan tertentu yang wajib kamu ikuti, dan aturan inilah yang sering bikin pemula bingung sebelum transaksi pertama.

Supaya kamu enggak salah hitung modal dan enggak kaget saat order ditolak sistem, artikel ini akan membahas tuntas soal minimal beli saham berapa lembar, cara menghitung modal yang dibutuhkan, sampai perbandingannya dengan cara beli saham luar negeri yang makin populer belakangan ini.

Apa Itu Lot dalam Jual Beli Saham?

Sebelum masuk ke perhitungan, kamu perlu paham dulu istilah lot saham adalah satuan standar yang dipakai bursa untuk transaksi jual beli saham. Semua transaksi di pasar reguler Bursa Efek Indonesia dilakukan dalam kelipatan lot, bukan per lembar satuan. Jadi kalau kamu lihat harga saham di aplikasi trading, angka itu adalah harga per lembar, tapi transaksinya tetap dihitung per lot.

Aturan satu lot ini berlaku sama untuk semua saham yang tercatat di BEI, baik itu saham blue chip maupun saham lapis dua dan tiga. Enggak ada pengecualian, kecuali kamu bertransaksi lewat pasar negosiasi yang memang punya mekanisme berbeda.

Minimal Beli Saham Berapa Lembar di Bursa Efek Indonesia?

Jawaban singkatnya, minimal beli saham berapa lembar itu adalah 100 lembar atau setara 1 lot. Aturan ini sudah berlaku sejak Bursa Efek Indonesia mengubah satuan lot dari 500 lembar menjadi 100 lembar pada tahun 2014, dengan tujuan supaya investasi saham lebih terjangkau untuk investor ritel dan pemula.

Artinya, kamu enggak bisa membeli saham hanya 10 atau 50 lembar lewat pasar reguler. Sistem order di aplikasi sekuritas otomatis akan meminta kamu memasukkan jumlah dalam kelipatan lot, misalnya 1 lot, 2 lot, 5 lot, dan seterusnya. Kalau kamu punya dana terbatas, saham dengan harga per lembar yang rendah biasanya jadi pilihan lebih ringan karena modal minimalnya juga lebih kecil.

Cara Menghitung Modal Minimal untuk Beli 1 Lot Saham

Supaya lebih jelas, berikut langkah-langkah menghitung modal yang kamu butuhkan untuk membeli 1 lot saham:

  1. Cek harga saham per lembar yang ingin kamu beli lewat aplikasi trading atau situs bursa.
  2. Kalikan harga per lembar tersebut dengan 100, karena 1 lot setara 100 lembar.
  3. Tambahkan estimasi biaya transaksi, seperti fee beli dari sekuritas yang biasanya berkisar 0,1 sampai 0,3 persen dari nilai transaksi.
  4. Jumlahkan hasil perkalian harga dengan estimasi biaya transaksi untuk mendapatkan total modal minimal yang perlu disiapkan.
  5. Siapkan dana sedikit lebih besar dari hasil perhitungan supaya order tidak gagal akibat fluktuasi harga saat transaksi berlangsung.

Sebagai gambaran, kalau harga saham Rp1.000 per lembar, maka modal minimal untuk 1 lot adalah sekitar Rp100.000 ditambah biaya transaksi. Bandingkan ini dengan saham yang harganya Rp5.000 per lembar, modal minimalnya jadi sekitar Rp500.000 untuk 1 lot yang sama. Perbedaan harga saham inilah yang membuat besaran keuntungan per lot saham juga bisa sangat bervariasi antar emiten.

Lot Saham Indonesia vs Fractional Share Saham Amerika, Apa Bedanya?

Selain saham dalam negeri, banyak investor Indonesia sekarang juga mulai melirik investasi saham amerika lewat skema fractional share. Supaya kamu enggak salah paham, berikut perbedaan mendasar antara keduanya.

  • Satuan pembelian: saham Indonesia wajib dibeli dalam kelipatan lot atau 100 lembar, sementara saham Amerika lewat fractional share bisa dibeli dalam pecahan lembar, bahkan mulai dari nominal rupiah tertentu saja.
  • Modal minimal: karena harga saham blue chip Amerika seperti Apple atau Microsoft bisa mencapai jutaan rupiah per lembar, sistem fractional share memungkinkan kamu tetap ikut memiliki sahamnya tanpa harus membeli satu lembar penuh.
  • Regulasi pasar: pembelian saham di BEI diatur oleh Otoritas Jasa Keuangan dengan mekanisme lot yang baku, sementara fractional share saham Amerika mengikuti kebijakan masing-masing platform atau broker yang menyediakan akses ke bursa AS.
  • Fleksibilitas pemula: fractional share cenderung lebih ramah untuk pemula bermodal kecil karena kamu bisa mulai investasi tanpa harus menyiapkan dana sebesar satu lot penuh.

Berikut ringkasan perbandingannya dalam tabel:

AspekSaham Indonesia (Lot)Saham Amerika (Fractional Share)
Satuan pembelianKelipatan 1 lot (100 lembar)Bisa pecahan lembar, mulai nominal kecil
Modal minimalHarga per lembar x 100Bisa mulai dari nominal rupiah tertentu saja
RegulasiDiawasi OJK dengan mekanisme baku BEIMengikuti kebijakan platform atau broker
Cocok untukInvestor modal menengah ke atasPemula bermodal kecil

Kalau kamu tertarik mencoba diversifikasi ke pasar global, sekarang sudah banyak aplikasi saham amerika yang memungkinkan investor Indonesia membeli saham perusahaan besar dunia langsung dari smartphone, termasuk lewat skema fractional share tadi.

Berapa Modal Ideal untuk Mulai Investasi Saham?

Enggak ada angka pasti soal modal ideal untuk mulai investasi saham, karena semuanya tergantung tujuan finansial dan kemampuan kamu. Tapi beberapa panduan berikut bisa jadi acuan awal:

  • Mulai dari nominal kecil dulu, misalnya Rp100.000 sampai Rp500.000, untuk membiasakan diri dengan mekanisme pasar sebelum menambah porsi investasi.
  • Fokus ke saham dengan fundamental kuat dan likuiditas tinggi, supaya risiko kesulitan jual di kemudian hari lebih kecil.
  • Sisihkan dana secara rutin tiap bulan daripada menunggu punya modal besar sekaligus, karena strategi ini membantu kamu terbiasa disiplin berinvestasi.
  • Pastikan dana yang dipakai investasi adalah dana dingin, bukan dana untuk kebutuhan mendesak dalam waktu dekat.

Kalau kamu ingin panduan lebih detail soal strategi menyisihkan dana secara konsisten, kamu bisa baca juga: Cara Menabung Saham untuk Pemula, Mulai dari Modal Kecil yang membahas langkah praktisnya dari nol.

Tips Aman Membeli Saham untuk Pertama Kali

Sebelum transaksi pertama, ada baiknya kamu perhatikan beberapa hal berikut supaya pengalaman investasi lebih nyaman:

  • Pilih aplikasi sekuritas yang sudah terdaftar dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan.
  • Pelajari dulu profil perusahaan dan laporan keuangan sebelum memutuskan membeli sahamnya.
  • Jangan tergoda ikut-ikutan tren tanpa riset, karena harga saham bisa sangat fluktuatif dalam waktu singkat.
  • Manfaatkan fitur edukasi atau simulasi yang biasanya tersedia di aplikasi trading untuk latihan sebelum pakai dana sungguhan.

Pada akhirnya, memahami minimal beli saham berapa lembar itu cuma langkah awal dari perjalanan investasi kamu. Yang lebih penting adalah konsistensi menambah porsi investasi dan terus belajar membaca kondisi pasar.

Kalau kamu ingin memperluas portofolio enggak cuma di saham dalam negeri, Reku bisa jadi salah satu pilihan platform yang memudahkan kamu mengakses saham Amerika sekaligus aset crypto dalam satu aplikasi. Dengan fitur fractional share, kamu bisa mulai investasi saham perusahaan global meski modal masih terbatas, sambil tetap belajar mengatur strategi diversifikasi portofolio secara bertahap.

Nico R. K
PenulisNico R. K
Bagikan!
Artikel Terkait
    Apa Itu Saham Kosong? Kenali Ciri dan Cara Menghindarinya
  1. Apa Itu Saham Kosong? Kenali Ciri dan Cara Menghindarinya
  2. 16 August 2026
    1 menit membaca
    Saham
    10 Saham yang Bagi Dividen Empat Kali Setahun untuk Investor Pasif
  3. 10 Saham yang Bagi Dividen Empat Kali Setahun untuk Investor Pasif
  4. 06 August 2026
    1 menit membaca
    Saham
Analisis
Analisa pasar yang mendalam
Blog
Pelajari lebih lanjut strategi investasi dan serba-serbi dunia finansial
FAQ
Cari tahu berbagai berita kripto dan saham terbaru
Market
Mulai jelajahi dan investasi aset Crypto dan Saham AS di Reku