MarketTrade
Products
Wallet
Learning Hub
Unduh Aplikasi Reku
google-icon

Reku Kampus

Blog
Teori
Tutorial
Kamus Kripto
Punya iPhone Terbaru Masih Kurang, Kalau Belum Punya Saham Apple!
Teori
Bagikan!

Punya iPhone Terbaru Masih Kurang, Kalau Belum Punya Saham Apple!

01 July 2024
3 menit membaca
Punya iPhone Terbaru Masih Kurang, Kalau Belum Punya Saham Apple!

Kamu mungkin sudah memiliki iPhone terbaru dengan fitur canggih dan desain elegan, namun pernahkah terpikir untuk memiliki sepotong kecil dari perusahaan yang menciptakannya? Memiliki produk Apple memang memberikan kebanggaan tersendiri, tetapi memiliki saham Apple bisa memberikan keuntungan finansial yang signifikan. Apple Inc., dengan sejarah inovasi yang panjang dan kinerja keuangan yang kuat, telah menjadi salah satu perusahaan teknologi terkemuka di dunia. Dalam artikel ini, kita akan membahas sejarah Apple, kelebihan dan kekurangan perusahaan, kinerja saham Apple selama lima tahun terakhir, serta gebrakan menarik yang membuat Apple tetap berada di puncak industri teknologi. 

Apa itu Apple Inc.?

Apple Inc. adalah salah satu perusahaan teknologi terbesar dan paling berpengaruh di dunia. Produk-produknya, seperti iPhone, MacBook, dan iPad, telah mengubah cara kita berinteraksi dengan teknologi. Namun, memiliki produk Apple terbaru saja mungkin belum cukup jika kamu ingin benar-benar menjadi bagian dari kisah sukses Apple. Investasi dalam saham Apple bisa menjadi langkah cerdas untuk memperluas portofolio investasi kamu. 

Sejarah Singkat Apple

Apple didirikan pada tahun 1976 oleh Steve Jobs, Steve Wozniak, dan Ronald Wayne. Perusahaan ini awalnya berfokus pada pembuatan komputer pribadi, dengan Apple I dan Apple II menjadi produk pertamanya. Keberhasilan besar datang pada tahun 1984 dengan peluncuran Macintosh, komputer pertama yang menggunakan antarmuka grafis. Namun, perjalanan Apple tidak selalu mulus. Pada tahun 1997, setelah hampir bangkrut, Steve Jobs kembali ke perusahaan dan memperkenalkan iMac, yang membantu mengembalikan Apple ke jalur kesuksesan.

Peluncuran iPod pada tahun 2001, diikuti oleh iPhone pada tahun 2007, dan iPad pada tahun 2010, secara signifikan mengubah lanskap teknologi dan mengokohkan posisi Apple sebagai inovator utama. Produk-produk ini tidak hanya mengubah cara kita menggunakan teknologi, tetapi juga mengubah industri secara keseluruhan.

Kelebihan dan Kekurangan Apple

Kelebihan

1. Inovasi Berkelanjutan

Apple dikenal karena inovasi berkelanjutan dalam desain dan teknologi. Produk-produk baru terus diperkenalkan, yang menjaga minat konsumen dan pasar.

2. Ekosistem Terpadu

Produk-produk Apple terintegrasi dengan baik satu sama lain, menciptakan ekosistem yang membuat pengguna setia pada merek.

3. Brand Loyalty yang Tinggi

Apple memiliki basis pelanggan yang sangat loyal, yang terus membeli produk-produk baru yang dirilis.

4. Kinerja Keuangan yang Kuat

Apple secara konsisten menunjukkan kinerja keuangan yang kuat, dengan pendapatan dan laba yang tinggi.

Kekurangan

1. Harga Premium

Produk Apple seringkali memiliki harga yang lebih tinggi dibandingkan dengan produk pesaing, yang bisa menjadi hambatan bagi beberapa konsumen.

2. Ketergantungan pada iPhone

Meskipun Apple memiliki berbagai produk, sebagian besar pendapatannya masih berasal dari penjualan iPhone. Ketergantungan ini bisa menjadi risiko jika penjualan iPhone menurun.

3. Persaingan Ketat

Apple menghadapi persaingan ketat dari perusahaan teknologi lainnya seperti Samsung, Google, dan Microsoft.

Kinerja Saham Apple dalam 5 Tahun Terakhir

Dalam lima tahun terakhir, kinerja saham Apple (AAPL) sangat mengesankan. Berikut adalah beberapa poin penting:

1. Pertumbuhan yang Stabil

Saham Apple telah menunjukkan pertumbuhan yang stabil, dengan peningkatan nilai yang signifikan dari tahun ke tahun.

2. Pembagian Dividen

Apple secara rutin membagikan dividen kepada pemegang saham, menjadikannya pilihan yang menarik bagi investor yang mencari pendapatan pasif.

3. Stock Split

Pada tahun 2020, Apple melakukan stock split 4-untuk-1, yang membuat sahamnya lebih terjangkau bagi investor individu.

4. Kinerja Laba

Apple terus melaporkan peningkatan laba dan pendapatan, didorong oleh penjualan produk yang kuat dan layanan seperti App Store dan Apple Music.

Gebrakan Menarik dari Apple

  1. Apple Silicon

Pada tahun 2020, Apple mengumumkan transisi dari prosesor Intel ke chip Apple Silicon, dimulai dengan M1. Langkah ini memungkinkan Apple untuk mengoptimalkan kinerja dan efisiensi produk Mac.

  1. 5G iPhone

Peluncuran iPhone 12 dengan teknologi 5G membawa Apple ke era baru konektivitas, memberikan kecepatan dan kinerja yang lebih baik bagi pengguna.

  1. Layanan Digital

Apple terus mengembangkan layanan digitalnya seperti Apple TV+, Apple Music, dan Apple Arcade, yang tidak hanya menambah sumber pendapatan, tetapi juga memperkuat ekosistem Apple.

  1. Fokus pada Kesehatan

Apple Watch telah berkembang menjadi alat kesehatan yang penting, dengan fitur-fitur seperti pemantauan detak jantung, EKG, dan pelacakan tidur.

Memiliki produk Apple terbaru mungkin memberikan kamu pengalaman teknologi terbaik, tetapi memiliki saham Apple bisa memberikan kamu keuntungan finansial yang signifikan. Dengan sejarah inovasi yang kuat, kinerja saham yang mengesankan, dan strategi bisnis yang cerdas, Apple terus menjadi pilihan investasi yang menarik. Jika kamu tertarik untuk berinvestasi di pasar saham, mempertimbangkan untuk membeli saham Apple bisa menjadi langkah yang cerdas. 

Namun, seperti investasi lainnya, penting untuk melakukan riset dan memahami risiko yang terlibat. Dengan begitu, kamu bisa mengambil keputusan yang tepat dan memaksimalkan potensi keuntungan dari investasi kamu.

Keamanan Investasimu Prioritas Kami!

Aplikasi Reku tersedia di Android dan App Store. Download untuk mulai investasi lebih dari 100 aset kripto yang terdaftar. Alasan kenapa Reku menjadi pilihan bagi jutaan pengguna di Indonesia:

  • Fee transaksi sangat rendah
  • Tersedia mode Pro dan mode Lightning, cocok untuk segala jenis investor
  • Staking dengan APY hingga 12.5% dan berlisensi BAPPEBTI
  • Bisa mulai dengan modal Rp5.000
  • Analisa setiap minggu dari Crypto Researcher Reku

Tunggu apa lagi? Ayo mulai perjalanan investasimu di Reku sekarang!

Foto diambil dari Freepik.