Investing
Market
Learning Hub
Security
Fees
Other
Download Reku Apps
google-icon

Analysis

Publikasi (Deep Dives)
Analisa Kripto
Analisa Makro
Ringkasan Reku
Update Saham AS
Analisa Saham AS
Update Kripto
Iran Meledak, Bitcoin Anjlok, Bagaimana Nasib Pasar Kripto Kedepan?
Analisa Kripto
Share!

Iran Meledak, Bitcoin Anjlok, Bagaimana Nasib Pasar Kripto Kedepan?

02 March 2026
3 min read
Iran Meledak, Bitcoin Anjlok, Bagaimana Nasib Pasar Kripto Kedepan?

Konflik di Timur Tengah telah mencapai titik kritis: Serangan gabungan AS dan Israel berhasil menewaskan Supreme Leader Ayatollah Ali Khamenei beserta puluhan pejabat tinggi Iran, termasuk komandan IRGC dan target rudal balistik. Iran membalas dengan gelombang rudal serta drone ke Israel, basis AS di Teluk (UAE, Bahrain, Kuwait), bahkan hingga target di Dubai. Hezbollah Lebanon ikut terlibat, meluncurkan roket ke utara Israel. Selat Hormuz, arteri 20% pasokan minyak dunia, mulai terganggu parah, tanker berhenti berlayar, dan harga minyak melonjak tajam.

Presiden Trump menyatakan operasi militer akan berlangsung “berminggu-minggu” untuk mencapai tujuan seperti penghancuran program nuklir dan potensi regime change, sambil membuka pintu negosiasi dengan kepemimpinan baru Iran. Korban bertambah: minimal 3 tentara AS tewas, puluhan di Israel, dan ratusan di Iran (termasuk sipil). Trump memperingatkan kemungkinan korban AS lebih banyak lagi.

Pasar finansial global langsung masuk risk-off mode ekstrem, dan kripto ikut terbakar.

Bitcoin Saat Ini (per 2 Maret 2026 pagi WIB):

  • BTC diperdagangkan di kisaran $66,000 – $66,300 (turun sekitar 2-3% dalam 24 jam terakhir, setelah sempat rebound ke $68,000+ pasca berita kematian Khamenei).
  • Drop awal pasca serangan: Dari ~$68,000 ke rendah $63,000 (penurunan hampir 7-8% dalam jam-jam pertama).
  • Ethereum (ETH) turun ke sekitar $1,950 – $1,980 (drop >4%), altcoin seperti SOL/XRP anjlok 5-10%.
  • Total market cap kripto tertekan di bawah $2.3 triliun, dengan liquidasi leverage mencapai ratusan juta dolar.

Harga minyak ikut meledak: Brent crude melonjak ke $79–$82+ per barel (naik 8-13%), WTI ke $71–$72+ (potensi $100+ jika Hormuz benar-benar tertutup). Emas sebagai safe-haven sejati rally ke atas $5,300+.

Mengapa Kripto Terpukul Keras?

  • BTC bertindak sebagai risk asset murni di krisis geopolitik akut, mirip saham tech/growth, bukan “digital gold” seperti emas.
  • Inflasi energi melonjak → ekspektasi suku bunga Fed tetap hawkish → tekanan ke aset spekulatif.
  • Ketidakpastian berkepanjangan: Retaliasi Iran, potensi perang lebih luas (Lebanon, Suriah, Irak), power struggle di Iran pasca-Khamenei, dan ancaman blokade Hormuz total.

Nasib Pasar Kripto ke Depan: Bearish Short-Term, Tapi Potensi Rebound

  • Short-term (1-2 minggu ke depan): Volatilitas ekstrem. Jika Iran eskalasi lebih brutal (blokade Hormuz penuh, serangan besar ke basis AS/Gulf), BTC bisa test $60,000 atau lebih rendah lagi, risk-off akan mendominasi.
  • Medium-term (jika konflik terkendali): Regime change di Iran berhasil cepat tanpa perang panjang → stabilitas regional → risk-on kembali → BTC rebound kuat ke $70,000+ atau lebih tinggi.
  • BTC sudah turun >45-50% dari ATH 2025 (~$126,000), jadi level saat ini terlihat “undervalued” relatif terhadap emas bagi analis jangka panjang. Beberapa melihat ini sebagai setup akumulasi jika konflik tidak jadi perang berkepanjangan.

Kesimpulan 

Geopolitik 2026 ini bukan flare-up biasa, ini perang terbuka dengan risiko regime change dan gangguan energi global. Bitcoin bukan safe-haven di sini; ia adalah risk-on rocket yang mudah terbakar saat dunia panik.

Bagi trader: Risk management adalah segalanya, stop-loss ketat, position sizing kecil, hindari FOMO rebound prematur. Bagi holder jangka panjang: Ini potensi “buy the fear” jika yakin konflik berakhir dengan kemenangan cepat pihak AS/Israel.

Pantau ketat: Update rudal Iran, statement Trump, harga minyak, dan berita suksesi di Tehran. Satu berita buruk = dump lagi. Satu berita baik = rebound ganas.

Cek Harga BTC Hari Ini!

Disclaimer: Analisa market ini adalah hal yang bersifat informasional. Ini bukan merupakan tawaran untuk menjual atau ajakan untuk membeli atau menjual aset kripto apa pun di PT Rekeningku Dotcom Indonesia, perusahaan yang dibatasi oleh pihak atau entitas lain yang diorganisir, dikendalikan, atau dikelola oleh Reku, dan oleh karena itu tidak dapat diandalkan penuh sehubungan dengan pembelian atau penjualan aset kripto.

Dengan melakukan perdagangan aset kripto berarti nasabah sudah mengetahui ada unsur resiko di dalam aktivitas tersebut. Perubahan harga aset kripto sangat fluktuatif. Diharapkan menggunakan analisa cermat sebelum melakukan aktivitas membeli atau menjual aset kripto. Kami tidak memaksa nasabah untuk melakukan jual-beli aset kripto sebagai investasi atau mencari keuntungan, yang berarti semua aktivitas perdagangan merupakan keputusan individu dari pengguna.

Andri Fauzan
AuthorAndri Fauzan
Share!
Related Articles
    ETF Comeback, Bitcoin Rebound Keras
  1. ETF Comeback, Bitcoin Rebound Keras
  2. 27 February 2026
    1 min read
    Analisa Kripto
    Aave Jadi Protokol DeFi Pertama dengan Volume $1 Triliun dan Bidik Sektor Perbankan Global
  3. Aave Jadi Protokol DeFi Pertama dengan Volume $1 Triliun dan Bidik Sektor Perbankan Global
  4. 26 February 2026
    1 min read
    Analisa Kripto
Analysis
In-depth market analysis
Blog
Learn more about crypto
FAQ
Find out the latest Crypto and Stock news
Market
Start exploring and investing in Crypto assets and US Stocks on Reku